Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Perubahan Kulit setelah Melahirkan, Abel Cantika Kini Lebih Selektif Pilih Skincare
Popmama.com/Onic Metheany
  • Abel Cantika mengalami perubahan kulit signifikan selama kehamilan, seperti kulit makin kering dan sensitif hingga sering muncul kemerahan yang ia bagikan di media sosial.
  • Setelah melahirkan, kondisi kulit Abel belum sepenuhnya pulih; masih terasa kering dan sensitif sehingga ia lebih fokus menjaga kesehatan skin barrier pascapersalinan.
  • Dengan kesibukan sebagai mama baru, Abel kini memilih skincare yang lembut, aman untuk ibu menyusui, serta praktis agar tetap bisa merawat kulit di tengah rutinitas padat.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Kehamilan dan masa menyusui sering kali membawa banyak perubahan pada tubuh, termasuk kondisi kulit.

Hal ini juga dirasakan oleh beauty influencer sekaligus mama baru, Abel Cantika. Ditemui dalam talkshow eksklusif "The Healthy Skin Barrier Starts with Wardah Cleansing Balm & Toner Pad" pada The Beauty Fashion Fragrance (BFF) Festival 2026, Sabtu (30/5) di Jakarta International Convention Center (JICC), Abel membagikan pengalamannya menghadapi kulit yang menjadi lebih sensitif selama kehamilan hingga setelah melahirkan.

Berikut Popmama.com ulas beberapa perubahan yang paling ia rasakan.

1. Kulit menjadi lebih kering dan sering mengalami kemerahan

Popmama.com/Onic Metheany

Abel mengungkapkan bahwa sebelum hamil ia memiliki jenis kulit normal cenderung kering. Namun selama kehamilan, kondisi kulitnya berubah cukup drastis.

"Pada saat kehamilan, ternyata kulit aku jadi semakin kering, jadi semakin sensitif. Kadang-kadang, malah lebih sering muncul merah-merah di kulit aku," ungkap Abel.

Menurutnya, flare up yang dialami selama kehamilan cukup sering terjadi hingga beberapa kali ia bagikan melalui media sosial. Pengalaman tersebut ternyata juga dirasakan oleh banyak perempuan lain yang mengikuti perjalanan skin journey-nya.

2. Setelah melahirkan, kondisi kulit belum sepenuhnya kembali normal

Dok. Wardah

Meski kini telah menjadi mama baru, Abel mengatakan perubahan pada kulitnya masih terasa hingga saat ini. Kulitnya memang tidak lagi mengalami kemerahan separah saat hamil, tetapi kondisinya belum kembali seperti semula.

"Sekarang sudah melahirkan, masih cenderung tetap kering, walaupun nggak separah waktu hamil. Kemerahannya juga nggak terlalu parah, tapi tetap belum kembali normal," jelasnya.

Kondisi tersebut membuat Abel semakin memahami pentingnya menjaga kesehatan skin barrier, terutama pada masa pascapersalinan ketika kulit masih beradaptasi dengan perubahan hormon.

3. Kini lebih memilih skincare yang gentle dan praktis

Dok. Wardah

Perubahan kondisi kulit serta kesibukan mengurus newborn membuat Abel mengubah rutinitas perawatan wajahnya. Ia mengaku kini lebih mengutamakan produk yang lembut, aman untuk ibu menyusui, dan tidak memerlukan banyak tahapan.

"Sekarang skincare aku lebih gentle lagi daripada sebelum aku hamil. Ditambah lagi sekarang karena aku punya newborn, jadi belum sempat pakai rangkaian skincare yang cukup panjang," kata Abel.

Menurutnya, menjaga skin barrier tidak hanya bergantung pada penggunaan pelembap atau produk hidrasi. Abel menilai kesehatan kulit perlu dijaga sejak langkah pertama dalam skincare routine agar kulit tetap nyaman dan terawat meski aktivitas sebagai mama baru semakin padat.

Pengalaman Abel menjadi pengingat bahwa perubahan kulit selama kehamilan dan setelah melahirkan merupakan hal yang umum terjadi.

Karena itu, memilih skincare yang gentle dan sesuai kebutuhan kulit dapat membantu menjaga kesehatan skin barrier di setiap fase kehidupan.

Editorial Team

Related Article