Cara Sehat Naikkan Berat Badan Tanpa Berlebihan Saat Hamil

Berat badan Mama juga pengaruhi kesehatan janin

7 November 2019

Cara Sehat Naikkan Berat Badan Tanpa Berlebihan Saat Hamil
Freepik/Yanalya

Saat hamil, banyak perempuan yang merasa tidak masalah jika berat badan terus naik. Tapi tahukah Mama berat badan berlebihan saat hamil justru tidak sehat?

Seperti disampaikan oleh pakar kebidanan dan kandungan dari Hospital of the University of Pennsylvania, Celeste Durnwald, MD, meski kenaikan berat badan wajar, namun tetap harus diawasi.

Kenaikan berat badan terlalu banyak saat hamil dapat memicu risiko diabetes gestasional, hipertensi serta preeklampsia. Hal ini pun bisa mengganggu kesehatan janin juga di dalam kandungan, Ma.

Selain itu, jika bayi tumbuh terlalu besar, maka kelak Mama akan menjadi lebih sulit saat hari persalinan. Maka dari itu, penambahan berat badan saat hamil pun perlu dilakukan dengan hati-hati.

Trik apa saja yang bisa Mama lakukan untuk menjaga berat badan tetap naik dengan aman selama hamil? Berikut informasinya, Ma:

1. Jangan lupa olahraga

1. Jangan lupa olahraga
Freepik/Onlyyouqj

Salah satu pesan Durnwald untuk Mama yang sedang ingin mengontrol berat badan saat hamil adalah jangan lupa rutin olahraga. Tak perlu yang berat-berat Ma, cukup dengan 30 menit berjalan kaki atau berenang santai.

Ada banyak manfaat dari rutin latihan selama hamil. Selain membantu mencegah berat badan naik melonjak, latihan ringan juga membantu proses pelepasan insulin secara alami.

Agar tetap termotivasi, cobalah untuk mengajak Papa atau anggota keluarga lain saat berolahraga. Mama juga bisa mengajak teman lain yang juga sedang hamil. Yang penting, Mama menikmati momen latihan tersebut.

2. Perhatikan porsi saat makan

2. Perhatikan porsi saat makan
Pexels/Life of Pix

Banyak orang beranggapan saat hamil porsi makan harus dibuat dobel. Ini karena janin juga makan melalui Mama.

Meski demikian, bukan berarti lantas Mama harus makan dua kali lebih banyak. Hal ini justru akan membuat berat badan Mama cepat naik dan tak terkontrol.

Mama bisa menambah asupan kalori yang dibutuhkan dengan mengkonsumsi sayuran dan buah segar, kok.

3. Waspadai kalori cair

3. Waspadai kalori cair
Pexels/Rawpixel.com

Perhatikan apa saja yang Mama minum selama seharian penuh. Selain air putih, minuman lain terutama yang mengandung rasa manis, tentu mengandung kalori tambahan.

Sebagai contoh, jika pagi hari Mama minum jus jeruk, kemudian minum jus apel lagi di siang hari. Itu berarti Mama sudah menambah asupan kalori cair dari pemanis dua kali dalam sehari.

Jus buah kemasan pada dasarnya mengandung tinggi gula, Ma. Hal ini dapat menambah kalori Mama tanpa disadari. Akhirnya, berat badan Mama pun mudah naik.

Editors' Picks

4. Hati-hati saat makan di restoran

4. Hati-hati saat makan restoran
Pexels/Pixabay

Ketika Mama sedang makan di luar rumah, cobalah untuk lebih berhati-hati saat memilih menu. Pilihlah menu makanan rendah lemak seperti dada ayam panggang, salad atau kentang panggang biasa.

Sebaliknya, hindari makanan yang digoreng dan tinggi lemak seperti kentang goreng, stik mozzarella, atau roti ayam yang dilapisi tepung roti.

Hindari juga mengonsumsi terlalu banyak produk susu utuh. Untuk memenuhi kebutuhan susu Mama setiap hari, cobalah untuk memilih susu skim, keju serta yoghurt rendah lemak.

5. Simpan camilan yang tepat

5. Simpan camilan tepat
Pexels/Trang Doan

Mudah lapar bukan berarti Mama bebas memilih camilan apa saja yang ada di depan mata. Sediakan selalu camilan yang sehat dan tidak terlalu banyak mengandung kalori.

Beberapa pilihan camilan yang bisa Mama konsumsi di antaranya buah potong segar, yoghurt rendah lemak, atau kacang.

Hindari camilan manis dan berkalori tinggi seperti biskuit manis, permen, donat, kue, sirup, dan keripik kentang.

6. Atur cara masak

6. Atur cara masak
Pexels/Mali Maeder

Memasak sendiri di rumah tentu lebih dianjurkan bagi ibu hamil dibandingkan makan di restoran. Dengan begitu, bahan dan cara memasak lebih bisa terkontrol.

Saat memasak, upayakan untuk mengolah makanan tidak dengan digoreng ya, Ma. makanan dalam minyak atau mentega akan menambah kalori dan lemak.

Pilihlah cara mengolah makanan yang lebih sehat seperti dipanggang, dikukus atau direbus.

7. Batasi minuman manis

7. Batasi minuman manis
Pexels/Burst

Minuman manis seperti minuman soda, minuman kemasan rasa buah, minuman kalengan, es teh manis, limun, atau minuman bubuk mengandung banyak kalori dan pemanis.

Agar lebih aman, penuhi kebutuhan cairan tubuh Mama dengan minum air putih. Selain itu, pilihan lainnya bisa juga dari jus buah segar atau susu rendah lemak.

Dengan mempertahankan berat badan sehat selama hamil, Mama akan terhindari dari berbagai risiko gangguan kehamilan. Selain itu, tumbuh kembang janin pun akan jadi lebih optimal, Ma.

Baca juga: Bahaya! Minum Soda Saat Hamil Meningkatkan Risiko Asma pada Anak

Berlangganan Newsletter?

Mau dapat lebih banyak informasi seputar parenting?
Daftar sekarang!