Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
For
You

Kenapa Ibu Hamil Cepat Lelah dan Mengantuk? Ini Penjelasannya

Pinterest/Sleepy Hero
Pinterest/Sleepy Hero
Intinya sih...
  • Mama merasa mengantuk karena perubahan hormonal dan fisiologis selama trimester pertama dan ketiga kehamilan.
  • Tidur sangat penting bagi ibu hamil karena memungkinkan otak untuk memproses informasi baru dan dapat berdampak pada proses persalinan.
  • Kelelahan bisa menjadi tanda masalah kesehatan lain yang dapat memengaruhi Mama dan janin, seperti anemia atau masalah pernapasan di malam hari.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Saat hamil, Mama mungkin mengalami banyak perubahan. Salah satunya adalah ibu hamil merasa lelah dan mudah mengantuk. Tapi apakah kondisi ini normal?

Meski normal, perubahan ini mungkin sedikit membuat Mama tidak berdaya. Apakah penyebab ibu hamil merasa mudah lelah dan mengantuk?

Bila Mama mudah lelah dan mengantuk saat hamil, Popmama.com sudah merangkum informasi tentang kenapa ibu hamil cepat lelah dan mengantuk pada ulasan berikut ini khusus untuk Mama.

Apa yang Membuat Mama Merasa Mengantuk saat Hamil?

Pexels/Ivan S
Pexels/Ivan S

Merasa lebih lelah dari biasanya selama trimester pertama dan ketiga kehamilan adalah hal yang umum.

Pada trimester pertama, volume darah dan kadar progesteron ibu hamil meningkat. Ini dapat membuat ibu hamil merasa sangat mengantuk. Pada trimester ketiga, membawa beban janin ekstra dan kecemasan emosional menjelang persalinan dapat membuat ibu hamil ingin menghabiskan lebih banyak waktu di tempat tidur.

Selain perubahan hormonal dan fisiologis ini, ibu hamil mungkin tidak mendapatkan kualitas tidur yang baik. Ketidaknyamanan terkait kehamilan, serta peningkatan tingkat stres dan kecemasan, juga dapat menyebabkan malam yang gelisah. Ini dapat membuat ibu hamil merasa lebih lelah di siang hari atau menginginkan tidur siang.

Mengapa Tidur sangat Penting?

Pexels/cottonbro studio
Pexels/cottonbro studio

Ilmu pengetahuan telah menunjukkan bahwa tidur diperlukan untuk semua jenis fungsi tubuh vital, serta memulihkan energi dan memungkinkan otak untuk memproses informasi baru yang telah diterimanya saat terjaga.

Tanpa tidur yang cukup, mustahil untuk berpikir jernih, bereaksi cepat, fokus, dan mengendalikan emosi. Kurang tidur kronis bahkan dapat menyebabkan masalah kesehatan yang serius.

Manfaat Tidur bagi Ibu Hamil

Freepik
Freepik

Sebuah studi menemukan bahwa perempuan yang tidur kurang dari 6 jam di malam hari menjelang akhir kehamilan mengalami persalinan yang lebih lama dan 4,5 kali lebih mungkin menjalani operasi caesar. Lebih lanjut, mereka menemukan bahwa perempuan dengan gangguan tidur yang parah mengalami persalinan yang lebih lama dan 5,2 kali lebih mungkin menjalani operasi caesar.

Selain itu, penelitian pada hewan menunjukkan bahwa kurang tidur selama kehamilan dapat berdampak jangka panjang pada keturunan. Jadi, jika Mama terbangun beberapa kali di tengah malam, Mama mungkin perlu meluangkan waktu ekstra di tempat tidur pada malam atau pagi hari.

Selain mendapatkan cukup tidur, penting untuk memikirkan kualitas tidur Mama. Penelitian menunjukkan bahwa gangguan pernapasan saat tidur yang dapat berkembang selama kehamilan mungkin terkait dengan peningkatan risiko preeklampsia.

Terakhir, mendengkur, yang lebih umum terjadi pada ibu hamil daripada perempuan yang tidak hamil, telah dikaitkan dengan preeklampsia dan diabetes gestasional.

Mengapa Ibu Hamil Merasa Mudah Lelah?

Freepik
Freepik

Pada trimester pertama, kelelahan (lesu) adalah hal yang umum terjadi karena perubahan yang terjadi pada tubuh. Mama mungkin akan memiliki lebih banyak energi setelah 14 minggu.

Menjelang akhir kehamilan, ibu hamil mungkin merasa lelah karena membawa lebih banyak berat badan dan tidak tidur nyenyak seperti biasanya.

Tidur yang cukup penting untuk ibu hamil dan janin. Ini bisa sulit karena pola tidur berbeda saat hamil.

Beberapa cara pola tidur ibu hamil berubah selama kehamilan meliputi:

  • Tidur tidak selelap dan menyegarkan seperti biasanya.
  • Ibu hamil lebih sering terbangun di malam hari, misalnya, untuk pergi ke toilet atau saat janin menendang.
  • Ibu hamil mungkin merasa tidak nyaman atau mengalami mulas saat berbaring.
  • Ibu hamil mungkin mulai mendengkur atau lebih sering berhenti bernapas saat tidur.
  • Beberapa orang mengalami sindrom kaki gelisah saat hamil, yang menyebabkan sensasi tidak nyaman di kaki dan keinginan kuat untuk menggerakkannya.
  • Beberapa orang mengalami mimpi buruk di akhir kehamilan, yang mungkin merupakan tanda bahwa mereka merasa cemas.

Apakah Kelelahan akan Memengaruhi Janin?

Pexels/cottonbro
Pexels/cottonbro

Rasa lelah bisa jadi normal, tetapi bisa mempersulit Mama untuk melakukan hal-hal yang baik untuk Mama dan janin, seperti makan makanan sehat dan berolahraga.

Terkadang, kelelahan atau masalah tidur bisa menjadi tanda masalah kesehatan lain yang dapat memengaruhi Mama dan janin. Misalnya:

Kelelahan mungkin merupakan gejala anemia karena kadar zat besi rendah, yang umum terjadi selama kehamilan, karena tubuh Mama membutuhkan lebih banyak zat besi.

Mendengkur keras atau seringnya jeda antar napas bisa menjadi tanda masalah pernapasan di malam hari. Ini dapat meningkatkan risiko masalah kesehatan seperti tekanan darah tinggi, yang dapat memengaruhi pertumbuhan janin.

Kesulitan tidur bisa menjadi tanda kecemasan atau depresi.

Penting untuk makan makanan sehat saat hamil. Jika Mama lelah, cobalah untuk beristirahat sebanyak mungkin. Ini bisa berarti duduk dengan kaki diangkat, meminta bantuan untuk pekerjaan rumah tangga, atau tidur lebih awal.

Berikut beberapa hal yang dapat Mama coba untuk meningkatkan kualitas tidur:

  • Jangan minum terlalu banyak sebelum tidur, untuk mengurangi frekuensi ke kamar mandi di malam hari.
  • Tidurlah miring, terutama setelah usia kehamilan 28 minggu.
  • Lakukan olahraga di sore hari, tetapi jangan terlalu dekat dengan waktu tidur.
  • Lakukan sesuatu yang menenangkan sebelum tidur.
  • Gunakan bantal di antara lutut, di belakang punggung, dan di bawah perut untuk penyangga.
  • Jika mulas menjadi masalah, tidurlah dengan kepala di atas bantal, atau tanyakan kepada dokter apakah ada obat yang dapat membantu.
  • Jika gerakan kaki menjadi masalah, mengurangi kafein mungkin dapat membantu.
  • Berikut beberapa hal yang dapat Mama coba untuk meningkatkan tingkat energi:
  • Berolahraga selama kehamilan dapat memberi Mama lebih banyak energi.
  • Bersantai selama kehamilan menghemat energi. Mama dapat belajar bersantai menggunakan teknik relaksasi dasar.
  • Mama dapat menghemat energi dengan duduk jika memungkinkan selama aktivitas harian, misalnya, saat melipat pakaian.

Itu penjelasan tentang kenapa ibu hamil cepat lelah dan mengantuk. Kondisi ini normal, Ma. Namun jika Mama khawatir atau merasakan bahwa ada sesuatu yang tidak biasa, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter, ya!

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Wahyuni Sahara
EditorWahyuni Sahara
Follow Us

Latest in Pregnancy

See More

Kenapa Ibu Hamil Cepat Lelah dan Mengantuk? Ini Penjelasannya

22 Jan 2026, 18:20 WIBPregnancy