Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Seberapa Banyak MSG yang Boleh Dikonsumsi selama Kehamilan?
Popmama.com/Alya Putri Abi/AI
  • MSG aman dikonsumsi ibu hamil asal tidak melebihi 1.500 miligram per hari.

  • Konsumsi MSG berlebihan dapat memicu risiko seperti kenaikan berat badan, tekanan darah tinggi, hingga preeklamsia.

  • Ibu hamil disarankan membaca label makanan, menghindari makanan cepat saji, serta memilih bumbu alami.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Monosodium glutamat (MSG) merupakan zat aditif yang digunakan untuk memperkuat cita rasa makanan, terutama rasa gurih atau umami. Bahan ini banyak ditemukan dalam berbagai makanan olahan, seperti mi instan, keripik, saus, makanan beku, hingga hidangan yang disajikan di restoran.

Secara alami, kandungan umami sebenarnya juga terdapat pada sejumlah bahan pangan seperti keju, daging, jamur, rumput laut, dan tomat. MSG juga tersedia secara bebas di pasaran sebagai bumbu penyedap. Bagi ibu hamil konsumsi MSG sebenarnya tidak dilarang. Namun, penggunaannya tetap perlu dibatasi dan dikonsumsi dalam jumlah yang wajar. 

Berikut Popmama.com siapkan penjelasan seberapa banyak MSG yang boleh dikonsumsi selama kehamilan.

Seberapa Banyak MSG yang Boleh Dikonsumsi selama Kehamilan?

Popmama.com/Alya Putri Abi/AI

Konsumsi MSG bagi ibu hamil sebaiknya tidak tidak lebih dari 1.500 miligram per hari atau sekitar 1 sendok teh. Dengan batasan tersebut, MSG masih tergolong aman dikonsumsi selama kehamilan.

Namun, bagi ibu hamil yang memiliki kondisi kehamilan berisiko seperti diabetes, gangguan ginjal, atau hipertensi, sebaiknya lebih berhati-hati. Konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter untuk mengetahui takaran MSG yang paling aman sesuai kondisi kesehatan.

Perhatikan Takaran MSG pada Makanan Ringan

Popmama.com/Alya Putri Abi/AI

Saat hamil, Mama mungkin lebih sering ingin mengonsumsi makanan ringan atau camilan dibandingkan makanan berat. Jika ingin menikmati camilan yang mengandung MSG, sebaiknya periksa terlebih dahulu label kemasan dan pilih produk dengan kandungan MSG yang lebih rendah.

Selain itu, perhatikan juga komposisi bahan lain yang dapat mengandung MSG tersembunyi, seperti hydrolyzed soy protein, glutamic acid, yeast extract, sodium caseinate, dan autolyzed yeast. Sebagai alternatif, ibu hamil disarankan mengati cemilan dengan makanan bergizi seperti buah, sayur, kacang-kacangan dan biji-bijian.

Keamanan Konsumsi MSG pada Ibu Hamil

Popmama.com/Alya Putri Abi/AI

Hingga saat ini, belum ada bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa konsumsi MSG dalam jumlah wajar berbahaya bagi ibu hamil. Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) bahkan mengklasifikasikan MSG sebagai bahan yang “generally recognized as safe” (GRAS), atau diakui aman untuk dikonsumsi.

Namun, tingkat sensitivitas ibu hamil terhadap MSG bisa berbeda. Beberapa mungkin mengalami gejala seperti sakit kepala, mual, atau sensasi kesemutan setelah mengonsumsi makanan dengan kadar MSG tinggi, yang dikenal sebagai MSG Symptom Complex. Jika gejala tersebut muncul, Mama sebaiknya mulai membatasi atau menghindari konsumsi MSG.

Risiko Konsumsi MSG Berlebihan

Popmama.com/Alya Putri Abi/AI

Konsumsi MSG yang berlebihan dapat menimbulkan beberapa dampak bagi tubuh, terutama pada ibu hamil. Berikut beberapa risiko yang perlu diperhatikan:

  1. Risiko kenaikan berat badan dan obesitas
    MSG diketahui dapat meningkatkan nafsu makan. Jika dikonsumsi terus-menerus dalam jangka panjang, hal ini bisa memicu peningkatan berat badan hingga berisiko obesitas.

  2. Gangguan pencernaan
    Pada sebagian orang yang sensitif, konsumsi MSG berlebihan dapat menyebabkan keluhan seperti kembung, mulas, atau rasa penuh pada perut.

  3. Peningkatan tekanan darah
    MSG dalam jumlah besar dapat meningkatkan sensitivitas tubuh terhadap garam, yang berpengaruh pada kenaikan tekanan darah. Karena itu, ibu hamil dengan riwayat hipertensi sebaiknya lebih berhati-hati atau menghindari konsumsi MSG.

  4. Risiko preeklamsia
    Konsumsi MSG yang berlebihan, terutama jika disertai asupan garam tinggi, dapat meningkatkan risiko preeklamsia. Kondisi ini ditandai dengan tekanan darah tinggi dan adanya protein dalam urine, yang dapat membahayakan ibu dan janin sehingga membutuhkan penanganan medis segera.

  5. Efek neurotoksik
    Beberapa studi pada hewan menunjukkan bahwa dosis MSG yang sangat tinggi dapat berdampak toksik pada sistem saraf, terutama pada tahap perkembangan janin. Namun, temuan ini masih memerlukan penelitian lebih lanjut pada manusia.

Hal yang Perlu Diperhatikan Ibu Hamil dalam Mengonsumsi MSG

Popmama.com/Alya Putri Abi/AI

Saat mengonsumsi makanan atau memasak dengan tambahan MSG, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh ibu hamil agar tetap aman, di antaranya:

  1. Periksa label komposisi
    Selalu perhatikan kandungan pada label makanan. MSG bisa tercantum dengan nama lain seperti flavor enhancer, hydrolyzed vegetable protein, atau E621. Jika kandungannya tinggi, sebaiknya dihindari atau dikonsumsi dengan sangat terbatas.

  2. Memasak sendiri agar lebih aman
    Mengolah makanan sendiri bisa menjadi pilihan yang lebih sehat. Gunakan bumbu alami seperti bawang putih, jahe, ketumbar, tomat, atau kaldu dari tulang ayam maupun sapi untuk menghasilkan rasa gurih tanpa tambahan MSG berlebihan.

  3. Perhatikan kandungan natrium
    Banyak makanan yang mengandung MSG juga tinggi natrium (garam). Padahal, WHO menganjurkan asupan natrium maksimal sekitar 2.000 mg per hari bagi ibu hamil. Kelebihan natrium dapat meningkatkan risiko tekanan darah tinggi dan penumpukan cairan dalam tubuh.

  4. Waspadai makanan cepat saji
    Makanan cepat saji dan makanan restoran umumnya mengandung MSG dalam jumlah yang cukup tinggi, sehingga perlu dibatasi konsumsinya.

  5. Cermat pada makanan kemasan
    Ibu hamil perlu lebih teliti membaca label gizi pada makanan kemasan, karena MSG sering digunakan sebagai bahan tambahan dalam jumlah cukup tinggi.

  6. Riwayat alergi terhadap MSG
    Jika sebelumnya pernah mengalami reaksi atau alergi terhadap MSG, sebaiknya hindari konsumsinya untuk mencegah efek negatif yang dapat berdampak pada Mama maupun janin.

 Itu penjelasan seberapa banyak MSG yang boleh dikonsumsi selama kehamilan. Batasi jumlah konsumsinya selama kehamilan, ya, Ma!

Editorial Team

Related Article