Melakukan Tes Kehamilan di Malam Hari, Apakah Akurat?

Nggak sabar menanti pagi hari untuk melakukan tes, tapi hasilnya bagaimana ya?

15 Mei 2021

Melakukan Tes Kehamilan Malam Hari, Apakah Akurat
Freepik/WayhomeStudio

Salah satu cara yang dirasa cukup akurat untuk mengetahui hamil atau tidak adalah dengan menggunakan alat tes kehamilan atau biasanya disebut dengan test pack. Alat tes kehamilan ini dapat digunakan sendiri di rumah dengan cara yang sangat mudah. Tetapi meskipun cara penggunaannya mudah hanya dengan mencelupkan strip-nya ke air seni, nyatanya banyak orang yang merasa kebingungan saat harus menggunakannya untuk pertama kali. 

Apakah ada perbedaan hasil antara menggunakan alat tes kehamilan di pagi hari dengan di malam hari? Berikut Popmama.com menjawab keingintahuan Mama tentang hal ini, dilansir dari Mom Loves Best:

Cara Kerja Alat Tes Kehamilan

Cara Kerja Alat Tes Kehamilan
Freepik

Alat tes kehamilan yang bisa digunakan sendiri di rumah mendeteksi hormon bernama hCG atau human chorionic gonadotropin dalam urine. Hormon ini dihasilkan dalam beberapa hari pertama kehamilan setelah pembuahan sukses terjadi. 

Setelah implantasi, hCG berlipat ganda setiap dua hingga tiga hari. Hormon ini berfungsi untuk mendukung perkembangan bayi dalam kandungan yang sedang bertumbuh. 

Untuk mendeteksi hCG, Mama perlu menampung sejumlah air seni dalam wadah atau meneteskannya ke strip alat tes kehamilan. Hasil akan tampak selama jangka waktu yang ditentukan (tiap merek bisa jadi berbeda-beda), biasanya antara tiga hingga lima menit. Hasil ditunjukkan melalui perubahan warna, garis, atau simbol.

Editors' Picks

Kapan Mama Perlu Melakukan Tes Kehamilan?

Kapan Mama Perlu Melakukan Tes Kehamilan
Freepik

Sebagian besar alat tes kehamilan mengklaim dapat mendeteksi kehamilan paling cepat tiga hingga empat hari sebelum haid terlewat. Tetapi agar hasilnya akurat, biasanya dokter maupun produsen alat tes kehamilan merekomendasikan menunggu hingga satu minggu setelah jadwal haid terlewat. 

Selain jadwal haid yang terlambat dari seharusnya, berikut ini beberapa gejala kehamilan yang perlu diketahui:

  • Mual atau muntah,
  • tidak bernafsu makan,
  • kelelahan,
  • perdarahan implantasi atau kram implantasi,
  • pening atau pusing,
  • payudara bengkak dan terasa sakit, atau justru terasa lembut,
  • sering buang air kecil,
  • indera penciuman menjadi lebih sensitif.

Mengapa Disarankan Melakukan Tes Kehamilan di Pagi Hari?

Mengapa Disarankan Melakukan Tes Kehamilan Pagi Hari
Freepik/drobotdean

Sebagian besar produsen alat tes kehamilan menyarankan untuk melakukan tes di pagi hari. Meski semua alat tes kehamilan ditujukan untuk bisa mendeteksi hormon hCG, tetapi faktanya ada waktu di mana hormon ini lebih mudah terdeteksi oleh alat tersebut, yaitu di pagi hari.

Air seni pertama di pagi hari dianggap lebih terkonsentrasi sehingga dapat menangkap jumlah hCG lebih tinggi ketimbang air seni berikutnya. Itulah mengapa waktu pagi hari dengan urine yang pertama kali disarankan demi tingkat akurasi yang lebih baik.

Lalu, Jika Melakukan Tes Kehamilan di Malam Hari, Bagaimana Hasilnya?

Lalu, Jika Melakukan Tes Kehamilan Malam Hari, Bagaimana Hasilnya
Pixabay/Julia Fiedler

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, air seni di pagi hari lebih terkonsentrasi karena belum 'tercampur' dengan substansi lain, misalnya apa yang diminum selama seharian itu yang sekiranya dapat mengurangi tingkat akurasi. 

Namun, jika Mama merasakan tanda-tanda kehamilan dan tetap ingin mencoba melakukan tes kehamilan di sore atau malam hari, tidak apa-apa. Jika hasilnya positif, itu artinya Mama memang benar-benar hamil. Tetapi, jika hasilnya negatif dan Mama merasa ragu dengan hasilnya, sebaiknya melakukan tes kehamilan lagi keesokan paginya agar lebih akurat. Bisa jadi terlalu sedikit hormon hCG dalam urine di malam hari untuk mendeteksi hasil yang positif. 

Hasil Positif Palsu Alat Tes Kehamilan, Apa Penyebabnya?

Hasil Positif Palsu Alat Tes Kehamilan, Apa Penyebabnya
Freepik

Meskipun sangat jarang terjadi, alat tes kehamilan dapat menunjukkan hasil positif palsu. Hasil positif palsu ini biasanya disebabkan oleh kehamilan ektopik, keguguran dini, obat kesuburan, atau pun kesalahan dalam menggunakan alat tes kehamilan. 

Ada beberapa penyebab hasil positif palsu karena kesalahan penggunaan alat tes kehamilan, misalnya membaca tes terlalu cepat atau terlalu lama, membiarkan strip terlalu lama terendam urine, atau salah mengartikan garis penguapan sebagai garis positif. 

Sangat disarankan untuk segera memeriksakan diri ke dokter kandungan apabila hasil tes kehamilan positif atau pun hasilnya berubah-ubah untuk memastikan kondisi yang dialami. 

Itulah informasi mengenai tingkat akurasi menggunakan test pack di malam hari. Semoga informasi ini bermanfaat ya, Ma. 

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.