9 Kesalahan Umum dalam Tes Kehamilan yang Harus Dihindari

Kamu sering melakukannya tanpa sadar?

2 Mei 2021

9 Kesalahan Umum dalam Tes Kehamilan Harus Dihindari
Unsplash/Lacie Slezak

Harga tes kehamilan tentunya beragam, tergantung produk maupun metodenya.

Untuk alat tes kehamilan tentunya kamu bisa menyesuaikan sesuai budget yang kamu punya.

Dilansir dari healthcentral.com, rata-rata orang di dunia menghabiskan lebih dari $ 200 juta hanya untuk tes kehamilan setiap tahunnya? 

Ini membuktikan banyak dari kita ingin mengetahui kehamilan sejak dini, karena pentingnya untuk mengupayakan kehamilan yang paling sehat terutama mengingat semua perkembangan janin yang terjadi pada minggu-minggu pertama kehamilan.

Nah, masalah bisa muncul jika Mama tak melakukan tes dengan benar.

Sehingga berimbas kamu tidak bisa menyiapkan segalanya lebih awal.

Berikut Popmama.com akan memberi info tentang beberapa kesalahan yang harus dihindari dalam melakukan pengetesan kehamilan.

1. Tidak memeriksa kadaluwarsa alat tes kehamilan

1. Tidak memeriksa kadaluwarsa alat tes kehamilan
Pexel/Tima Miroshnichenko

Alat tes kehamilan dibuat dengan tanggal kedaluwarsa. Tanggal ini seharusnya cukup mudah ditemukan di balik kemasannya. Seringkali, itu dicap di bagian akhir.  

Dengan mengeceknya kamu bisa menghindari kasus membeli alat tes yang sudah kadaluwarsa.  

Alat tes yang sudah melewati tanggal penggunaan mungkin saja memberikan jawaban yang benar, tetapi bisa juga salah.

Maka lebih baik kamu memeriksa ini sebelum kamu ingin membelinya.

2. Tidak menyadari tanggal siklus bulananmu

2. Tidak menyadari tanggal siklus bulananmu
Pexel/cottonbro

Ini menjadi yang terpenting kedua usai kamu membeli alat tes hamil. 

Meskipun banyak tes kehamilan di pasaran mencoba menawarkan keyakinan padamu bahwa alat dapat memprediksi kehamilan secara akurat sebelum lewat jadwal menstruasimu. 

Tetapi kenyataanya ini dapat menyebabkan sebuah kebenaran palsu dalam banyak kasus.  

Kok bisa? Ini karena tubuhmu mungkin belum menghasilkan cukup human chorionic gonadotrophin (hCG) untuk dideteksi dengan alat tes kehamilan.  

Bisa saja kamu terbohongi dengan hasil negatif yang sebenarnya palsu dan ini dapat mengarahkan orang pada perilaku berisiko karena mereka berpikir bahwa mereka tidak hamil. 

Bahayanya bila kamu ternyata benar-benar hamil kan Ma, dan kamu mengarah pada hal-hal yang berisiko tinggi terhadap kehamilanmu. 

Jadi tunggulah hingga kamu melewatkan masa menstruasi untuk mendapatkan hasil tes yang lebih akurat.

3. Tidak membaca instruksinya

3. Tidak membaca instruksinya
Pexel/Tima Miroshnichenko

Budaya tak baik dari banyak orang di negeri ini adalah tidak mau membaca! 

Nah, bila ini dibawa pada niatmu melakukan tes kehamilan ini gawat tentunya! 

Karena faktanya adalah, banyak kesalahan tes kehamilan yang disebabkan oleh manusianya sendiri.  

Penting untuk membaca petunjuk tes kehamilan bahkan sebelum memulai tes.  

Bila kamu gagal paham dengan tidak membacanya, bisa menyebabkan kamu mengacaukannya padahal bisa jadi saat itu adalah hari baikmu. 

Apalagi jika kamu berasumsi bahwa alat tes yang kamu beli akan bekerja dengan cara yang sama seperti alat tes merek lain yang kamu gunakan sebelumnya.  

Membaca instruksi hanya membutuhkan beberapa menit dan akan membantu memastikan keakuratan hasil pada pengetesanmu Ma.

Editors' Picks

4. Tidak menguji pada waktu yang tepat

4. Tidak menguji waktu tepat
Pexel/Tima Miroshnichenko

Yang keempat, adalah salah satu komponen utama tes kehamilan di rumah.  

Adalah kamu harus menguji dengan urine terkonsentrasi paling banyak untuk mendapatkan hasil terbaik.
 
Biasanya itu adalah urin yang kamu miliki di kandung kemih setelah tidur sepanjang malam, yang berarti kamu mungkin melakukan tes kehamilan di pagi hari. 
 
Kamu juga bisa menunggu beberapa jam di siang hari dan kemudian menggunakan urine itu.  

Jangan mencoba untuk minum banyak cairan guna membangun jumlah urine tetapi minumlah secara normal saja.

5. Tidak mengumpulkan semua perbekalan terlebih dahulu

5. Tidak mengumpulkan semua perbekalan terlebih dahulu
Pexel/Tima Miroshnichenko

Mungkin kalau biasanya kamu tidak memerlukan banyak persediaan untuk melakukan tes kehamilan. 

Kali ini kamu harus lebih mempersiapkannya. Untuk tes coba siapkan petunjuk pengujian, kit, jam tangan, serta wadah pengumpulan.  

Tidak ada salahnya kan Ma, kamu menyiapkannya agar mendapatkan detail hasil dengan benar saat melakukan pengetesan.

6. Membaca hasil tes terlalu cepat

6. Membaca hasil tes terlalu cepat
Pexel/olia danilevich

Kamu mungkin tidak sabar mendengar kamu positif hamil. 

Namun, jika kamu tidak sabar menunggu waktu yang ditentukan dalam petunjuk pengunaan alat, kemungkinan besar kamu akan mendapatkan jawaban yang salah.

7. Terlambat membaca hasil tes

7. Terlambat membaca hasil tes
Pexel/RODNAE Productions

Ini benar-benar rumit dan bisa menyebabkan banyak kecemasan. 

Jika kamu hendak megetahui hasil tes sebelum itu ada baiknya membaca petunjuk pemakaiannya, karena tes kehamilan biasanya menyatakan kerangka waktu tertentu untuk mengetahui kapan hasilnya keluar.  

Tugasmu cukup mematuhinya. Jika kamu membaca tes kehamilan setelah waktu yang ditentukan, kamu mungkin mendapatkan hasil yang palsu dari negatif atau positif. 

Ini biasanya tidak terjadi pada alat tes digital.

8. Kamu tidak menggunakan cukup urine dalam tes kehamilan

8. Kamu tidak menggunakan cukup urine dalam tes kehamilan
Unsplash/Drew Hays

Tes kehamilan membutuhkan jumlah urin tertentu. Jika kamu menggunakan tes kehamilan dengan tidak memiliki cukup air seni sebagai sampelnya, ini dapat membuat tes tidak valid.
 
Beberapa tes mengharuskan kamu mengumpulkan urine dalam wadah bersih dan meneteskannya dalam jumlah tertentu. 
 
Jadi pastikan urine yang dijadikan sebagai sampel yang akan disertakan cukup dan tidak kurang, bacalah petunjuk sebagai pedoman. 

9. Alat tes kehamilan salah membaca

9. Alat tes kehamilan salah membaca
Pexel/RODNAE Productions

Ini yang terakhir yang mungkin terjadi dan paling mengesalkan. Yakni alat tes salah membaca. 

Ini bukan kesalahanmu melainkan masalah paling mendasar dari alat tes kehamilan yang kamu punya. 

Satu studi kecil menunjukkan bahwa, tes kehamilan digital memiliki pembacaan paling akurat.  

Jadi, jika kamu benar-benar mengkhawatirkan hasil dari alat tes kehamilan yang analog, kamu dapat membayar sedikit lebih mahal dan melakukan tes kehamilan digital untuk memberi tahumu jawabannya. 

Jika kamu merasa salah membaca tes kehamilan, kamu dapat memilih untuk menunggu beberapa hari dan mengujinya ulang. 
 
Ini adalah saran paling umum dan berguna. Menunggu untuk tes ulang tidak hanya memberikanmu kesempatan kedua tetapi juga memungkinkan tubuhmu mendapatkan beberapa hari ekstra yang pada membua hCG kamu meningkat dengan cepat jika memang kamu hamil.
 
Jika semuanya belum berhasil, maka pergilah ke dokter untuk mendapatkan pengetahuan yang lebih akurat dari ahlinya.

Baca juga: 

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.