5 Makanan untuk Atasi Kekurangan Sel Darah Putih saat Program Hamil

Yuk, mulailah ubah gaya hidup jika mengalami kekurangan sel darah putih!

27 Juli 2021

5 Makanan Atasi Kekurangan Sel Darah Putih saat Program Hamil
Unsplash/Jason Briscoe

Mama perlu waspada jika jumlah sel darah putih yang rendah. Kondisi ini bisa menjadi serius dan meningkatkan risiko terkena infeksi.

Dilansir dari Medicinenet, sel darah putih adalah sebagai bagian dari sistem kekebalan tubuh. Sel darah putih membantu tubuh tetap sehat dan melawan penyakit.

Apabila mengalami sel darah putih yang rendah, maka perlu mengubah gaya hidup.

Salah satunya mengonsumsi 5 daftar makanan untuk mengatasi kekurangan sel darah putih saat program hamil. 

Berikut Popmama.com berikan ulasan selengkapnya:

1. Daging membuat sel darah putih menjadi lebih agresif

1. Daging membuat sel darah putih menjadi lebih agresif
Unsplash/Paras Kapoor (PK)

Makan makanan tinggi protein dan seng seperti daging, ini bisa meningkatkan produksi sel darah putih dan sel T yang melawan infeksi.

Di mana kandungan seng cukup membantu tubuh membuat sel darah putih yang ada menjadi lebih agresif, lho.

Selain itu daging sapi juga mengandung beragam nutrisi, vitamin dan mineral.

Namun untuk menambah sel darah putih, pastikan semua daging dimasak mencapai suhu yang tepat.

Editors' Picks

2. Jahe bisa meningkatkan aliran darah saat program hamil

2. Jahe bisa meningkatkan aliran darah saat program hamil
Unsplash/Chang Duong

Sebenarnya tubuh bergantung pada sel darah putih menyerang organisme berbahaya dan memungkinkan tubuh menjaga kesehatannya. 

Nah, jahe adalah kunci yang tepat sebagai makanan penambah sel darah putih saat program hamil.

Bahkan jahe dapat berfungsi sebagai penguat kekebalan yang kuat dan bersifat antiinflamasi maupun antibakteri.

Jahe pun bisa meningkatkan aliran darah dan membantu mengurangi peradangan selama program kehamilan.

3. Kacang-kacangan membantu memperlebar pembuluh darah

3. Kacang-kacangan membantu memperlebar pembuluh darah
Unsplash/Usman Yousaf

Sel darah putih yang dikenal dengan leukosit yakni berperan penting pada sistem kekebalan tubuh. Oleh karena itu sangat penting mengonsumsi kacang-kacangan.

Kacang sendiri memiliki vitamin dan mineral yang terkait dengan berbagai manfaat kesehatan. Salah satunya membantu menyembuhkan kapiler dan pembuluh darah.

Dikutip dari Healthshots, kacang kenari sarat dengan asam lemak esensial. Termasuk mineral seperti mangan, tembaga, kalium, kalsium, zat besi, magnesium, seng dan selenium. Ini meningkatkan metabolisme tubuh.

Selain itu, kacang mengandung sejumlah senyawa polifenol dan zat fitokimia yang bertindak sebagai agen antiinflamasi.

Vitamin E di dalam kacang dapat membantu memperlebar pembuluh darah dan merangsang kelancaran aliran darah. 

4. Tahu mengurangi peradangan pembuluh darah

4. Tahu mengurangi peradangan pembuluh darah
Unsplash/Sherman Kwan

Tahu adalah sumber protein yang baik dan mengandung sembilan asam amino esensial. Tahu merupakan sumber zat besi, kalsium dan fosfor.

Diinformasikan dari Healthline, bahwa isoflavon kedelai dapat mengurangi peradangan pembuluh darah dan meningkatkan elastisitasnya.

Bahkan memakan tahu bisa membantu mengendalikan kadar gula darah pada mereka yang menderita diabetes tipe 2.

Jadi, makan tahu setiap hari selama program hamil dianggap cukup aman.

5. Telur merupakan bahan penyusun sel darah putih

5. Telur merupakan bahan penyusun sel darah putih
Unsplash/Natalie Rhea

Faktanya, telur dapat meningkatkan kesehatan. Ini karena telur mengandung semua nutrisi yang dibutuhkan tubuh selama program hamil.

Diwartakan dari Healthfully, protein mengandung asam amino yang merupakan bahan penyusun sel darah putih. Protein dalam jumlah tinggi ditemukan dalam telur.

Apabila tanpa jumlah protein yang cukup, tubuh tidak dapat memproduksi sel darah putih yang cukup untuk melawan antigen. 

Asupan makanan fosfolipid telur dan kolin dengan pengurangan biomarker peradangan yang tak terhitung jumlahnya. 

Demikianlah 5 makanan untuk atasi kekurangan sel darah putih. Yuk, dapatkan manfaat kesehatan yang luas dengan mengonsumsinya secara rutin!

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.