Memiliki rencana untuk menambah momongan tentu menjadi momen yang sangat dinantikan oleh Mama dan Papa.
Namun, tidak jarang perjalanan untuk mendapatkan garis dua di test pack menemui tantangan tersendiri.
Salah satu faktor krusial yang sering kali luput dari perhatian adalah kualitas sperma Papa yang kurang optimal.
Melansir dari Mayo Clinic, kualitas sperma yang buruk bisa disebabkan oleh gangguan pada proses kompleks mulai dari produksi di testis hingga perjalanan sperma keluar saat ejakulasi.
Kualitas yang menurun ini tidak hanya dilihat dari jumlah, tetapi juga pergerakan sperma yang tidak normal atau bentuk yang tidak sempurna, yang akhirnya memengaruhi kesuburan.
Kondisi ini tentu bisa membuat Mama dan Papa merasa cemas. Namun, jangan panik dulu ya, Ma! Memahami akar permasalahannya adalah langkah awal yang paling bijak.
Berikut Popmama.com bagikan beberapa penyebab utama kualitas sperma buruk yang perlu Mama dan Papa ketahui.
