Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Install

6 Ciri-Ciri Darah Tinggi pada Ibu Hamil yang Patut Diwaspadai

4 min read
6 Ciri-Ciri Darah Tinggi pada Ibu Hamil yang Patut Diwaspadai
pexels.com/Yan Krukau
  • Darah tinggi pada ibu hamil mencakup hipertensi kronis, gestasional, preeklamsia, dan eklampsia; keterlambatan penanganan dapat membahayakan ibu serta janin.

  • Gejala yang perlu diwaspadai meliputi bengkak pada wajah, tangan, atau kaki; sakit kepala berat menetap; mual muntah tidak biasa; serta nyeri perut kanan atas.

  • Gangguan penglihatan dan kenaikan berat badan mendadak dapat terkait hipertensi. Ibu hamil dianjurkan memantau kondisi rutin, berkonsultasi bila gejala muncul, serta menjaga pola makan sehat.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Penyakit darah tinggi memang bisa dialami oleh siapa saja, termasuk ibu hamil. Kondisi ini bisa diakibatkan oleh beragam faktor, mulai dari gaya hidup, pola makan, hingga faktor keturunan. Darah tinggi pada ibu hamil sendiri terbagi menjadi beberapa jenis, mulai dari hipertensi kronis, hipertensi gentasional, preeklamsia, hingga eklampsia.

Kondisi tersebut tidak boleh kamu sepelekan karena penanganan yang terlambat bisa menyebabkan kondisi yang lebih serius, baik untuk ibu maupun janin yang dikandung. Nah, supaya kamu lebih paham, berikut ciri-ciri darah tinggi pada ibu hamil yang perlu kamu perhatikan.

  1. 1. Bengkak pada wajah, tangan, dan kaki

    ibu hamil minum
    Magnific/senivpetro

    Pembengkakan pada kaki memang wajar terjadi selama kehamilan. Namun, kamu perlu lebih waspada jika pembengkakan juga muncul di bagian wajah dan tangan karena kondisi ini bisa menjadi salah satu ciri-ciri darah tinggi pada ibu hamil.

    Saat hamil, jantung akan bekerja lebih keras untuk memenuhi kebutuhan darah ibu dan janin. Kondisi itu membuat tubuh lebih rentan mengalami perubahan, termasuk peningkatan tekanan darah.

    Tekanan darah yang tinggi tersebut dapat menyebabkan menyebabkan kebocoran cairan dari pembuluh darah ke jaringan di sekitarnya. Hal inilah yang memunculkan pembengkakan pada beberapa area, seperti kaki, tangan, hingga wajah.

  2. 2. Sakit kepala yang tak kunjung hilang

    ibu hamil pakai kulot
    Pexels.com/Alexander Mass

    Melansir Centers for Disease Control and Prevention (CDC), sakit kepala yang terasa berat, sering kambuh, atau tidak kunjung membaik bisa menjadi ciri-ciri darah tinggi pada ibu hamil.

    Selain itu, tekanan darah tinggi juga dapat memengaruhi sistem keseimbangan tubuh sehingga beberapa ibu hamil dapat mengalami vertigo. Jika gejala ini muncul terus-menerus, sebaiknya segera konsultasi dengan dokter.

  3. 3. Mual dan muntah

    ilustrasi mual pada ibu hamil (pexels.com/Edward Jenner)
    pexels.com/Edward Jenner

    Mual dan muntah memang umum terjadi pada awal kehamilan. Sayangnya, meski terkadang normal dialami oleh ibu hamil, keluhan ini patut diwaspadai. Apalagi jika ditambah dengan sakit kepala yang parah dan bengkak di area tubuh tertentu.

    Jika kamu mengalami mual atau muntah yang tidak biasa, segera pergi ke dokter. Pemeriksaan tekanan darah dan urine mungkin juga bisa diperlukan untuk memastikan apakah gejala darah tinggi tersebut berkaitan dengan preeklamsia atau kondisi kesehatan lainnya.

  4. 4. Nyeri perut di bagian kanan atas

    ibu hamil
    Pexels.com/Ivan S

    Nyeri pada bagian kanan atas perut, terutama di bawah tulang rusuk, bisa menjadi salah satu tanda adanya tekanan darah tinggi pada ibu hamil. Keluhan seperti ini perlu diperhatikan baik-baik, terutama jika muncul berulang atau berlangsung dalam waktu lama.

    Jika nyeri disertai gejala lain, seperti tekanan darah meningkat atau sakit kepala hebat, segera periksakan diri ke dokter. Pasalnya, kondisi tersebut juga bisa menjadi tanda dari preeklamsia yang menyebabkan gangguan atau pembengkakan pada hati.

  5. 5. Gangguan penglihatan

    ibu hamil tidur
    Pexels/cottonbro studio

    Ciri-ciri darah tinggi pada ibu hamil berikutnya bisa berkaitan dengan gangguan penglihatan. Gangguan ini dapat berupa mata yang lebih sensitif terhadap cahaya, munculnya bintik-bintik pada penglihatan, atau pandangan yang menjadi kabur.

    Bahkan, pada kasus hipertensi yang lebih berat seperti preeklamsia, kondisi tersebut bisa menyebabkan gangguan kebutaan sementara. Hal itu terjadi akibat penyempitan pembuluh darah atau penumpukan cairan pada retina sehingga mengganggu suplai darah ke saraf mata.

  6. 6. Kenaikan berat badan secara tiba-tiba

    Ibu sedang hamil besar.
    unsplash.com/Devon Divine

    Kenaikan berat badan yang terjadi secara cepat dan tidak biasa ternyata bisa jadi gejala darah tinggi pada ibu hamil, lho. Kondisi ini umumnya disebabkan oleh retensi cairan akibat gangguan pada pembuluh darah dan fungsi ginjal.

    Jika kenaikan berat badan terjadi dalam waktu singkat dan disertai pembengkakan pada tubuh (edema) atau tekanan darah tinggi, kamu perlu berhati-hati. Pastikan juga kamu selalu memantau berat badanmu selama kehamilan secara rutin agar perubahan yang tidak normal dapat segera terdeteksi.


    Itu dia ciri-ciri darah tinggi pada ibu hamil yang perlu kamu ketahui. Selain mengenal berbagai gejalanya, ibu hamil juga perlu menerapkan pola hidup sehat guna membantu menjaga tekanan darah tetap stabil. 

    Konsumsilah makanan bergizi seimbang yang kaya akan buah, sayuran, biji-bijian, dan protein rendah lemak. Sebaliknya, batasi asupan makanan tinggi garam dan lemak jenuh, ya!

    Referensi:

    “Gestational Hypertension”. Children’s Hospital of Philadelphia. Diakses pada Juni 2026.

    “Hypertension (High Blood Pressure) During Pregnancy”. Yale Medicine. Diakses pada Juni 2026.

    “High Blood Pressure (Hypertension) During Pregnancy”. Cleveland Clinic. Diakses pada Juni 2026.

    “High Blood Pressure During Pregnancy”. Centers for Disease Control and Prevention. Diakses pada Juni 2026.

    “Signs And Symptoms Of Preeclampsia”. Preeclampsia Foundation. Diakses pada Juni 2026.


Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More