Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
For
You

7 Perubahan Wajah Ekstrem Ibu Hamil Beserta Alasan Ilmiahnya

7 Perubahan Wajah Ekstrem Ibu Hamil Beserta Alasan Ilmiahnya
Freepik
Intinya Sih
  • Perubahan wajah ekstrem pada ibu hamil disebabkan oleh lonjakan hormon yang memengaruhi pembuluh darah, produksi minyak, dan pigmen kulit sehingga menimbulkan bengkak, jerawat, serta bercak hitam.
  • Hormon estrogen dan androgen berperan besar dalam perubahan fisik seperti hidung membesar, kulit lebih berminyak, hingga munculnya melasma yang biasanya akan mereda setelah melahirkan.
  • Selain faktor hormonal, kurang tidur dan retensi cairan turut membuat wajah tampak lelah atau bengkak, namun kondisi ini umumnya bersifat sementara selama masa kehamilan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Di internet banyak beredar kasus perubahan wajah ibu hamil, mulai dari lebih kering hingga berjerawat. Beberapa kasus bahkan sampai ekstrem, hidung yang lebih besar hingga perubahan wajah sehingga tampak tidak dikenali dari sebelumnya.

Salah satu yang sempat viral, ketika seorang ibu hamil membagikan perubahan drastis pada wajahnya di media sosial pada Januari 2024. Dalam video tersebut, wajahnya tampak lebih bengkak dengan hidung yang membesar, sehingga membuat banyak warganet terkejut sekaligus penasaran dengan penyebabnya.

Bagaimana perubahan wajah ekstrem ibu hamil ini bisa terjadi? Ternyata setiap kasus ada alasan dan penjelasannya, lho!

Berikut Popmama.com rangkum informasi selengkapnya!

1. Hidung tampak membengkak

Freepik
Freepik

Selama kehamilan, hormon estrogen meningkat dan memicu pelebaran pembuluh darah, termasuk di area hidung. Hal ini menyebabkan jaringan di sekitar hidung membengkak sehingga terlihat lebih besar dan berbeda dari biasanya.

Menurut Cleveland Clinic, peningkatan aliran darah selama kehamilan dapat memengaruhi jaringan lunak di tubuh, termasuk wajah. Kondisi ini umumnya bersifat sementara dan akan kembali normal setelah melahirkan.

2. Muncul bercak hitam (melasma)

Freepik
Freepik

Bercak cokelat pada wajah atau melasma terjadi akibat peningkatan hormon yang merangsang produksi melanin. Paparan sinar matahari dapat memperparah kondisi ini sehingga warnanya tampak lebih gelap.

American Academy of Dermatology menjelaskan bahwa melasma umum dialami ibu hamil, terutama di area dahi, pipi, dan dagu. Biasanya, kondisi ini akan memudar secara bertahap setelah kehamilan berakhir.

3. Kantong mata lebih terlihat

Freepik
Freepik

Selama kehamilan, perubahan hormon dapat memengaruhi pola tidur sehingga ibu hamil lebih mudah terbangun di malam hari. Kurangnya waktu istirahat ini dapat membuat area bawah mata tampak lebih gelap dan bengkak.

Gangguan tidur selama kehamilan memang cukup umum terjadi dan dapat berdampak pada kondisi fisik. Dikutip dari Sleep Foundation, efek dari hal itu termasuk munculnya kantong mata dan wajah yang terlihat lebih lelah.

4. Wajah menjadi berjerawat

Unsplash/Barbara Krysztofiak
Unsplash/Barbara Krysztofiak

Perubahan hormon selama kehamilan dapat meningkatkan produksi minyak alami kulit atau sebum. Ketika produksi minyak berlebih, pori-pori bisa tersumbat dan memicu munculnya jerawat.

Mayo Clinic menyebutkan bahwa peningkatan hormon androgen saat hamil menjadi salah satu penyebab utama kulit menjadi lebih berminyak. Kondisi ini membuat jerawat lebih mudah muncul, terutama pada trimester awal.

5. Perubahan pigmen dan kulit lebih sensitif

Freepik
Freepik

Selama kehamilan, beberapa area kulit bisa menjadi lebih gelap, seperti leher, puting, hingga muncul garis linea nigra di perut. Selain itu, kulit juga menjadi lebih sensitif terhadap paparan sinar matahari atau produk tertentu.

Perubahan pigmen kulit merupakan hal yang umum terjadi akibat pengaruh hormon selama kehamilan. Karena itu, penting untuk melindungi kulit agar tidak semakin iritasi.

6. Stretch mark memengaruhi tampilan kulit

Pexels/Photo By: Kaboompics.com
Pexels/Photo By: Kaboompics.com

Stretch mark muncul akibat peregangan kulit yang terjadi seiring pertumbuhan janin. Kondisi ini biasanya muncul di area perut, payudara, pinggul, atau paha. Kondisi ini umumnya banyak terjadi di ibu hamil.

Mengutip American Pregnancy Association, stretch mark dipengaruhi oleh perubahan hormon dan elastisitas kulit. Meski tidak berbahaya, kondisi ini sering membuat tampilan kulit terasa berbeda dari sebelumnya.

7. Wajah tampak lebih bengkak

Freepik
Freepik

Ada beberapa ibu hamil yang mengalami perubahan wajah selama hamil menjadi lebih glowing. Namun, sayangnya sebagian ibu hamil juga mengalami pembengkakan ringan di wajah akibat retensi cairan. Hal ini membuat wajah tampak lebih penuh atau sedikit berubah bentuk.

Mengutip Healthline, peningkatan volume darah dan cairan tubuh selama kehamilan dapat menyebabkan pembengkakan di beberapa bagian tubuh, termasuk wajah. Kondisi ini umumnya normal selama tidak disertai gejala lain yang serius.

Itulah tadi informasi mengenai perubahan wajah ekstrem ibu hamil beserta alasannya. Semoga membantu!

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Wahyuni Sahara
EditorWahyuni Sahara
Follow Us

Latest in Pregnancy

See More