Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Tak Banyak Bergerak, Ini Ciri-Ciri Janin Tidur di Dalam Kandungan
Magnific
  • Janin yang tidur biasanya bergerak lebih sedikit dan detak jantungnya lebih stabil, meski pada fase REM masih dapat melakukan gerakan ringan seperti tendangan lembut.

  • Menjelang persalinan, terutama pada usia 32 minggu, janin dapat tidur 90–95 persen waktunya dalam siklus 20–40 menit, terkadang hingga 90 menit.

  • Gerakan ibu, suara, serta asupan makanan bisa memengaruhi aktivitas janin; bila gerakan jauh berkurang atau polanya berubah menetap, Mama perlu memantau gerakannya.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Janin menghabiskan sebagian besar waktunya untuk tidur, terutama saat usia kehamilan semakin mendekati persalinan. Namun, waktu tidur tersebut tidak berlangsung terus-menerus, melainkan terbagi dalam beberapa siklus yang umumnya berlangsung sekitar 20–40 menit dan terkadang hingga 90 menit.

Selama berada dalam siklus tidur, aktivitas janin biasanya menjadi lebih tenang sehingga Mama mungkin merasakan gerakan si Kecil berkurang untuk sementara. Lantas, apa saja tanda yang bisa menunjukkan bahwa janin sedang tidur?

Yuk, simak penjelasan Popmama.com kali ini, yang membahas tentang ciri-ciri janin tidur dalam kandungan.

1. Ciri-ciri janin tidur dalam kandungan.

Magnific

Salah satu ciri janin sedang tidur yang dapat Mama rasakan adalah gerakannya menjadi lebih sedikit dibandingkan saat janin sedang aktif. Ketika memasuki periode tidur, aktivitas tubuh janin menjadi lebih tenang sehingga gerakannya pun cenderung berkurang. Kondisi ini membuat Mama mungkin merasakan janin lebih jarang menendang untuk sementara waktu.

Meski begitu, janin tidak selalu diam selama tidur. Pada fase tidur aktif atau rapid eye movement (REM), yang merupakan salah satu fase tidur janin, janin masih dapat melakukan gerakan ringan, seperti menggerakkan mata atau menendang dengan lembut.

Selain itu, detak jantung yang lebih stabil juga dapat menjadi salah satu tanda janin sedang berada dalam kondisi tidur. Saat janin tidak banyak bergerak dan aktivitas tubuhnya lebih tenang, detak jantungnya cenderung lebih teratur, dikutip dari Healthline.

2. Fakta medis mengenai waktu tidur janin

Magnific

Semakin mendekati waktu kelahiran, waktu yang dihabiskan janin untuk tidur semakin banyak. Menurut dr. Sarah Jordan, dokter kandungan bersertifikat di Pediatrix, janin dapat menghabiskan sekitar 90–95 persen waktunya untuk tidur ketika usia kehamilan mencapai 32 minggu, dikutip dari The Bump.

Meski durasinya terlihat panjang, tidur tersebut tidak berlangsung sekaligus. Janin memiliki siklus tidur yang relatif singkat, yaitu sekitar 20–40 menit dan terkadang dapat mencapai 90 menit. Setelah terbangun sebentar, janin kembali memasuki periode tidur berikutnya.

3. Hal yang dapat membuat janin tidur

Magnific

Ada beberapa kondisi yang disebut dapat membuat janin lebih mudah tertidur atau memengaruhi aktivitasnya di dalam kandungan, antara lain:

  • Aktivitas mama: Gerakan tubuh mama saat berjalan atau berolahraga memberikan sensasi seperti diayun bagi janin sehingga membuatnya lebih tenang.

  • Suara dari dalam dan luar tubuh mama: Suara yang terus terdengar dari luar maupun dari dalam tubuh, seperti detak jantung, aliran darah, hingga suara dari lingkungan sekitar.

  • Asupan makanan: Konsumsi gula dan kafein dapat membuat janin lebih aktif, sedangkan asupan makanan bergizi seimbang dapat membuat janin lebih rileks dan tidur.

4. Cara membedakan janin sedang tidur dengan kondisi lain

Magnific

Berkurangnya gerakan untuk sementara memang dapat terjadi ketika janin sedang tidur. Namun, Mama tetap perlu membedakan periode tidur dengan perubahan gerakan yang perlu diperhatikan. Beberapa hal yang dapat menjadi pertimbangan, yaitu:

  1. Perhatikan siklusnya: Siklus tidur janin umumnya berlangsung sekitar 20–40 menit dan terkadang dapat mencapai 90 menit. Setelah itu, janin biasanya kembali aktif untuk sementara.

  2. Perhatikan perubahan yang menetap: Jika gerakan janin terasa jauh lebih sedikit dari biasanya atau Mama tidak lagi merasakan pola gerakan yang biasa, perlu dilakukan pemantauan dan konsultasi lebih lanjut oleh dokter spesialis obgyn.

  3. Penghitungan gerakan: dokter kandungan merekomendasikan penghitungan gerakan janin mulai sekitar usia kehamilan 28 minggu untuk membantu memantau aktivitas janin, dikutip dari The Bump.

Nah, itu dia penjelasan mengenai ciri-ciri janin tidur dalam kandungan. Semoga informasi ini dapat memperkaya insight mama mengenai perkembangan janin, ya!

Curated For You

Editorial Team

Related Article