Tak Hanya Enak, Inilah Manfaat Ngemil Kuaci bagi Ibu Hamil

Meski kecil mungil, kuaci punya manfaat besar lho!

15 April 2021

Tak Ha Enak, Inilah Manfaat Ngemil Kuaci bagi Ibu Hamil
Freepik/welcomia

Saat hamil, keinginan untuk ngemil biasanya meningkat ketimbang hari-hari biasanya. Semua camilan tampak begitu menggoda bukan, Ma? Eits, tetapi jangan asal ngemil lho, Ma.

Memang, makanan kemasan dan camilan manis terlihat sangat menggugah selera. Tetapi, kita bisa memilih aneka camilan yang lebih sehat dan juga memiliki rasa tak kalah enak. 

Jenis camilan yang disarankan dikonsumsi saat hamil adalah kacang-kacangan dan biji-bijian. Salah satunya adalah kuaci. Ya, camilan yang terbuat dari biji semangka, biji bunga matahari, atau pun biji labu yang dikeringkan ini punya rasa gurih dan sedikit asin yang nikmat.

Tak hanya itu, ternyata kuaci juga mengandung serangkaian nutrisi untuk menjaga kesehatan ibu hamil dan janin dalam kandungan. Berikut Popmama.com merangkum serba-serbi kuaci untuk ibu hamil, dilansir dari livestrong.com:

Kalori dalam Kuaci untuk Ibu Hamil

Kalori dalam Kuaci Ibu Hamil
Freepik

Dilansir dari The Ultimate Pregnancy Guide for Expectant Mothers, 1/4 cangkir kuaci labu mengandung 186 kalori. Jumlah ini mencukupi setengah dari kebutuhan kalori ekstra yang diperlukan ibu hamil.

Konsumsi kuaci ini bisa dilakukan dengan berbagai cara, mengonsumsinya secara langsung, atau pun mencampurnya ke dalam salad atau bahan pembuat roti bersama dengan gandum dan biji-bijian lainnya. 

Di dalam kuaci yang mungil, mengandung aneka nutrisi, antara lain:

1. Zat besi

1. Zat besi
Pixabay/siobandholezal

Kekurangan zat besi adalah masalah yang seringkali dihadapi para ibu selama kehamilan. Padahal, zat besi sangat diperlukan untuk membantu produksi sel darah merah yang membawa oksigen ke seluruh tubuh.

Selama kehamilan, tubuh menghasilkan jumlah sel darah merah yang lebih tinggi untuk mendorong pertumbuhan bayi. Itulah sebabnya kebutuhan zat besi ibu hamil meningkat daripada sebelumnya. 

Biji labu memiliki kandungan zat besi tertinggi kedua setelah biji wijen, yaitu 8,8 miligram besi untuk setiap 100 gram. Hanya diperlukan satu cangkir luaci labu untuk memenuhi setengah kebutuhan harian zat besi saat hamil.

Editors' Picks

2. Vitamin B

2. Vitamin B
Pixabay/PublicDomainPictures

Vitamin B berperan untuk memproduksi energi. Saat hamil, para Mama membutuhkan energi yang lebih besar dari sebelum hamil. Oleh karena itu, ibu hamil membutuhkan asupan vitamin B yang lebih banyak. 

Selain itu, kandungan folat dalam vitamin B juga penting bagi ibu hamil karena membantu mencegah cacat tabung saraf, seperti spina bifida. Dalam satu ons kuaci labu mengandung sekitar 16 mikrogram folat. Ibu hamil membutuhkan sedikitnya 400 mikrogram folat setiap hari.

3. Seng

3. Seng
Pixabay/2102033

Setengah ons biji labu mengandung 1,1 miligram seng. Seng adalah mineral penting bagi ibu hamil karena membantu produksi DNA dan memicu pertumbuhan sel yang cepat pada janin yang sedang berkembang.

Dilansir dari Baby Center, kekurangan seng selama kehamilan dapat menyebabkan keguguran, berat badan lahir rendah, toksemia, dan komplikasi-komplikasi lain selama kehamilan hingga persalinan. Dibutuhkan 13 miligram seng tiap hari untuk mencukupi kebutuhan harian ibu hamil.

4. Sumber lemak sehat

4. Sumber lemak sehat
Pixabay/SEMSEMS

Kuaci labu merupakan sumber lemak tak jenuh yang sehat, dan juga sumber asam lemak omega 3 yang baik. Kedua kandungan ini bermanfaat untuk meningkatkan perkembangan otak bayi. 

Bayi yang memiliki kadar asam lemak esensial rendah mungkin mengalami penurunan perkembangan otak. Itulah mengapa dibutuhkan asupan omega 3 untuk membangun sel-sel otak. Asam lemak juga meningkatkan ketajaman visual dan membantu dalam pengembangan sistem saraf pusat. 

Boleh Ngemil Kuaci, Asal Terkendali

Boleh Ngemil Kuaci, Asal Terkendali
Pixabay/sahinsezerdincer

Meski mengandung serangkaian vitamin dan nutrisi yang diperlukan untuk mencukupi kebutuhan harian ibu hamil, sebaiknya kuaci dikonsumsi dalam porsi wajar. Ini dikarenakan konsumsi berlebih dapat menyebabkan darah tinggi karena kandungan garam di dalam kuaci yang cukup banyak.

Selain itu, jika membeli kuaci yang telah dikemas di pasaran, kemungkinan telah ditambah berbagai bahan-bahan yang berpotensi mengganggu kesehatan.

Itulah beberapa manfaat mengonsumsi kuaci saat hamil. Walau kecil, ternyata banyak manfaatnya ya, Ma. Semoga informasi ini bermanfaat. 

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.