Memasuki trimester ketiga, tidur nyenyak rasanya menjadi kesempatan berharga yang sulit didapatkan.
Perut yang membesar, sakit punggung, bolak-balik ke kamar mandi, hingga gerakan janin yang aktif sering kali membuat ibu hamil kerap terjaga semalaman. Kondisi insomnia atau kurang tidur ini memang wajar, namun bukan berarti boleh dibiarkan begitu saja.
Tidur adalah fase krusial bagi tubuh untuk memulihkan energi dan mempersiapkan diri menghadapi "maraton" persalinan nanti. Jika Mama terus-menerus kurang tidur di minggu-minggu terakhir, ada beberapa risiko kesehatan yang mengintai.
Berikut Popmama.com telah merangkum beberapa dampak buruk susah tidur saat hamil tua yang perlu diwaspadai.
Yuk Ma, simak dampaknya agar lebih termotivasi untuk istirahat!
