Mitos atau Fakta, Benarkah Air Kelapa Buat Kulit Bayi Terlahir Bersih?

Ketahui faktanya di sini!

28 Desember 2021

Mitos atau Fakta, Benarkah Air Kelapa Buat Kulit Bayi Terlahir Bersih
Freepik/Jcomp

Saat musim panas, air kelapa menjadi salah satu senjata untuk mengalahkan hawa panas yang mendera karena rasanya yang sejuk, menyehatkan serta memberi energi bagi tubuh.

Air kelapa dikenal sebagai minuman alami yang kaya akan banyak nutrisi penting dibutuhkan tubuh ibu hamil. Selain itu, air kelapa juga diketahui dapat menetralisir racun sekaligus merevitalisasi tubuh Mama saat sakit.

Dengan semua manfaat yang terkandung, air kelapa merupakan minuman yang bisa dikonsumsi selama masa kehamilan. Vitamin dan mineral alaminya sangat cocok untuk ibu hamil.

Di luar itu semua, mungkin Mama kerap mendengar beberapa kalimat mengenai manfaat air kelapa untuk janin di kandungan. Salah satunya seperti, benarkah air kelapa memiliki khasiat dapat membantu kulit bayi di kandungan Mama terlahir bersih?

Untuk memperjelasnya, berikut Popmama.comtelah merangkum ulasan mengenai beberapa mitos yang disertai dengan fakta terkait mengonsumsi air kelapa saat hamil.

1. Mitos: Air kelapa bisa membantu kulit bayi terlahir bersih

1. Mitos Air kelapa bisa membantu kulit bayi terlahir bersih
Unsplash/Neora Aylon

Fakta: Hal ini memang bagus untuk didengar, tetapi melebih-lebihkan khasiat dari air kelapa tidak membuat hal tersebut menjadi kenyataan. Karena faktanya, mengonsumsi air kelapa tidak akan membuat kulit bayi Mama terlahir bersih.

Kulit dan kesehatan bayi akan sepenuhnya bergantung pada banyak faktor, seperti faktor genetik, nutrisi serta kesehatan orangtua. Kebersihan kulit bayi tidak dapat diubah hanya dengan minum air kelapa saat hamil.

Editors' Picks

2. Mitos: Air kelapa membuat rambut bayi tumbuh lebih tebal dan kuat

2. Mitos Air kelapa membuat rambut bayi tumbuh lebih tebal kuat
Unsplash/Datingscout

Fakta: Sayangnya belum ada penelitian yang dapat mengaitkan konsumsi air kelapa dengan kualitas rambut bayi. Faktanya, kekuatan dan tekstur rambut bayi di kandungan Mama murni bergantung pada faktor genetik.

Minum air kelapa tidak akan memberikan manfaat apapun ke pertumbuhan rambut bayi. Itu hanya desas-desus yang diturunkan dari generasi ke generasi.

3. Mitos: Seorang ibu hamil dapat mendapatkan seluruh nutrisi yang diperlukan dengan meminum air kelapa

3. Mitos Seorang ibu hamil dapat mendapatkan seluruh nutrisi diperlukan meminum air kelapa
Pixabay/InstagramFOTOGRAFIN

Fakta: Di bumi, tidak ada satu pun makanan yang mengandung semua paket nutrisi yang dibutuhkan ibu hamil.

Meskipun air kelapa memang memiliki berbagai nutrisi penting, namun hal ini bukan berarti membuat air kelapa sudah cukup memberikan semua nutrisi yang dibutuhkan saat hamil.

4. Mitos: Air kelapa menyebabkan keasaman dalam tubuh meningkat jika dikonsumsi selama kehamilan

4. Mitos Air kelapa menyebabkan keasaman dalam tubuh meningkat jika dikonsumsi selama kehamilan
Unsplash/Tijana Drndarski

Fakta:  Air kelapa tidak menyebabkan keasaman meningkat selama kehamilan. Keasaman yang mungkin Mama alami, yakni karena perut membesar yang diikuti dengan terganggunya proses pencernaan.

5. Mitos: Air kelapa bisa menjadi minuman terbaik dalam mengatasi dehidrasi selama kehamilan

5. Mitos Air kelapa bisa menjadi minuman terbaik dalam mengatasi dehidrasi selama kehamilan
Freepik/svetlanasokolova

Fakta: Sayangnya baik minuman berelektrolit maupun air kelapa tidak memiliki sifat penghidrasi terbaik jika dibandingan dengan air putih. Air putih masih menempati posisi pertama yang dianjurkan untuk dikonsumi secara sering oleh ibu hamil.

Setidaknya, Mama harus mengonsumsi delapan hingga dua belas air per hari untuk membuat tubuh Mama tetap terhidrasi.

Nah jadi itulah informasi terkait beberapa mitos yang disertai dengan fakta terkait mengonsumsi air kelapa saat kehamilan.

Dari informasi ini, Mama bisa belajar bahwa biasakan jangan dengan mudahnya percaya dengan kalimat yang belum terbukti faktanya. Biasakan untuk mencari informasinya terlebih dahulu sebelum percaya dan menyebarkannya ya, Ma!

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.