TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

10 Produk yang Memicu Ruam pada Kulit Bayi

Tidak semua produk aman untuk si Kecil, Ma!

Freepik/Kwangmoop

Bayi cenderung memiliki kulit yang sensitif, Ma. Selain itu, kulit bayi belum berkembang secara maksimal sehingga membuat kulitnya rentan terinfeksi atau iritasi seperti ruam pada kulit.

Penggunaan beberapa produk dapat memicu ruam pada kulit bayi. Sebab, sebagian produk mengandung bahan-bahan kimia.

Bahkan dalam beberapa kasus, tak semua produk perawatan khusus bayi aman digunakan. Tak sedikit bayi mengalami iritasi akibat produk tersebut. Kuncinya perhatikan kandungan produk tersebut sebelum membelinya dan diberikan pada si Kecil, Ma.

Berikut Popmama.com merangkum 10 produk yang memicu ruam pada kulit bayi. Cari tahu, yuk, Ma!

1. Pelembut pakaian dan detergen

Freepik

Jangan tergiur dengan produk detergen yang menawarkan banyak busa, wangi, dan membantu pakaian menjadi lembut, Ma. Sebab, biasanya mengandung bahan kimia yang dapat mengiritasi kulit si Kecil.

Pilihlah pelembut pakaian dan detergen yang bebas pewangi dan soda api rendah, agar si Kecil terhindar dari iritasi atau alergi yang bisa menimbulkan ruam pada kulit bayi.

2. Tisu basah

Unsplash/Towfiqubarbhuiya

Tisu basah bayi biasanya digunakan untuk membersikhan bagian wajah atau kotoran bekas BAB/BAK si Kecil. Penggunaan tisu basah sangat membantu dan memudahkan Mama, karena dapat dibawa kemana saja.

Namun, perhatikan kandungan tisu basah yang akan digunakan pada si Kecil. Sebab, beberapa tisu basah mengandung pewangi dan alkohol yang dapat mengiritisai dan menimbulkan ruam pada bayi.

3. Sunscreen atau tabir surya

Freepik

Sunscreen sangat berfungsi untuk melindungui kulit dari paparan sinar matahari. Bayi yang berusia di atas 6 bulan, disarankan menggunakan sunscreen yang menggandung SPF dan PA guna melindungi kulit dari sinar UVA dan UVB.

Hindari memberikan sunscreen atau tabir surya mengandung Para AminoBenzoic Acid (PABA), karena bisa menyebabkan ruam pada kulit bayi, Ma. 

4. Losion

Freepik

Penggunaan losion sangat bagus untuk kulit bayi agar tetap terjaga kelembapannya. Produk losion mudah ditemukan di mana saja, namun hindari losion yang mengandung pewangi.

Losion yang mengandung pewangi bisa menyebabkan kulit si Kecil iritasi dan menyebakan ruam. Kondisi tersebut bisa semakin parah apabila di Kecil memiliki riwayat alergi, Ma.

5. Sabun mandi

Pexels/Sarah Chai

Sabun mandi yang menciptakan banyak busa memang terlihat lebih menarik. Namun, sebaiknya hindari sabun mandi dengan banyak busa, Ma. Sabun mandi dengan banyak busa umumnya mengandung Sodium Lauryl Sulfate (SLS) atau Sodium Laureth Sulfate (SLES) yang dapat menyebabkan iritasi dan ruam pada kulit bayi, Ma.

6. Obat penyangkal serangga

Unsplash/Laryssa Suaid

Serangga yang membandel di rumah tentunya sangat menggangu kenyamanan si Kecil. Mama mungkin akan memilih cara praktis untuk mengatasinya dengan menggunakan obat penyangkal serangga yang diaplikasikan ke kulit bayi.

Namun, Mama perlu memperhatikan kandungan yang terdapat pada obat penyangkal serangga tersebut. Biasanya mengandung bahan kimia DEET yang menyebabkan ruam pada kulit si Kecil.

7. Cairan pembersih barang-barang rumah

Pexels/Anna Shvets

Lingkungan rumah yang bersih dapat meningkatkan kenyamanan si Kecil. Namun, beberapa cairan pembersih biasanya mengandung Alkylphenol ethoxylates (APEs).

Alkylphenol ethoxylates (APEs) dapat menyebabkan ruam pada kulit bayi yang sensitif. Sebaiknya ganti dengan bahan alami seperti baking soda, cuka, dan larutan air karena cenderung lebih aman.

8. Cairan pembersih lantai

Freepik/Proostoleh

Bayi di atas enam bulan umumnya sedang aktif mengeksplor banyak hal, salah satunya bermain di lantai. Pastikan lantai dalam keadaan bersih dan hindari membersihkan lantai dengan kandungan yang berbahaya, Ma. Pilihlah pembersih lantai yang ramah untuk anak.

9. Sabun antibakteri

Pexels/Castorly Stock

Mama wajib tahu bahwa sabun antibakteri tidak dianjurkan untuk si Kecil, lho. Pasalnya beberapa kandungan dari jenis sabun ini seperti triclosan bisa menyebabkan kulit menjadi kering dan iritasi, terutama untuk si kecil yang memiliki kulit cenderung sensitif.

Jadi, hindari penggunaan sabun antibakteri ini pada si Kecil, ya, Ma. Gunakan jika memang diperlukan, misalnya saat si Kecil mengalami infeksi pada kulit.

10. Sampo dan kondisioner

Freepik/Odua

Selain sabun antibakteri, nyatanya beberapa sampo dan kondisioner juga bisa menyebabkan kulit bayi menjadi iritasi, Ma. Hal ini disebabkan oleh zat yang terkandung di dalamnya, seperti formaldehyde, phthalates, pewangi, dan 1,4 dioxane.

Mama wajib membaca lagi kandungan pada sampo dan kondisioner yang digunakan si Kecil. Lebih baik pilih produk yang terbuat dari bahan-bahan alami serta bebas pewangi. Perhatikan juga tanggal kedaluwarsanya, Ma!

Nah, itu tadi 10 produk yang memicu ruam pada kulit bayi. Jaga kesehatan kulis si Kecil dengan menggunakan produk yang aman, ya, Ma!

Baca juga:

The Latest