TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Mengapa Bayi Baru Lahir Tidak Mengeluarkan Air Mata saat Menangis?

Apakah Mama pernah menyadari jika bayi baru lahir tidak mengeluarkan air mata saat menangis?

upload.wikimedia.org

Menangis adalah cara komunikasi antara bayi dan Mama ketika dia merasa lapar, mengantuk, atau tidak nyaman karena popok mulai basah. Namun, apakah Mama pernah menyadari jika bayi baru lahir tidak mengeluarkan air mata saat menangis? Padahal orang dewasa selalu mengeluarkan air mata saat menangis. 

Jangan khawatir ya, Ma karena kondisi bayi menangis tanpa mengeluarkan air mata merupakan sesuatu yang normal. Buat Mama yang penasaran penyebab bayi tidak mengeluarkan air mata saat menangis, simak rangkuman penjelasan dari Popmama.com berikut ini. 

1. Saluran air mata belum terbentuk sempurna

Freepik

Dalam sehari, bayi bisa menangis dalam kurun waktu dua sampai tiga jam. Saat bayi baru dilahirkan, saluran air mata belum terbentuk sempurna sehingga belum mampu mengeluarkan air mata sebanyak orang dewasa saat menangis. 

Oleh karena itu, bayi terlihat seperti tidak mengeluarkan air mata ketika menangis. Padahal mereka telah mengeluarkan air mata namun dalam jumlah yang sedikit. Air mata tersebut hanya membuat mata si Kecil terlihat lembap saja. Mama tidak perlu khawatir karena saluran air mata bayi akan berkembang seiring dengan pertambahan usia bayi.

2. Penyumbatan saluran air mata

Freepik

Saluran air mata bayi akan matang ketika si Kecil berusia dua sampai delapan minggu. Saat itulah, bayi bisa mengeluarkan air mata lebih banyak dibanding saat si Kecil baru lahir.

Namun, Mama perlu mewaspadai kondisi si Kecil apabila bayi tidak mengeluarkan air mata hingga berusia lebih dari delapan minggu. Kondisi tersebut bisa disebabkan penyumbatan saluran air mata yang membuat air mata si Kecil tidak dapat keluar dengan lancar. 

Penyumbatan saluran air mata ditandai dengan mata si Kecil yang terlihat kering dan kemerahan. Selain itu, muncul juga kotoran mata berupa cairan lengket berwarna kuning yang menyerupai nanah pada mata si Kecil. 

3. Bayi mengalami dehidrasi

freepik.com/nataliakuzina

Tidak keluarnya air mata juga bisa disebabkan bayi mengalami dehidrasi. Salah satu gejalanya adalah si Kecil mengalami muntah-muntah, frekuensi buang air kecil mulai berkurang, bibir kering atau pecah-pecah, hingga diare. Jika si Kecil mengalami diare, Mama bisa memberikan asupan cairan lebih dari ASI atau susu formula. 

Cara Mengatasi Penyumbatan Saluran Air Mata

freepik.com/pch.vector

Apabila Mama ingin memberikan pertolongan pertama pada si Kecil, maka Mama bisa memberikan pijatan lembut pada sudut mata si Kecil menggunakan jari atau kapas basah. Pijatan tersebut bisa mengeluarkan cairan yang menyumbat saluran air mata si Kecil. 

Jika Mama ragu untuk melakukannya, Mama bisa langsung membawa si Kecil ke dokter untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut. Dokter biasanya akan memberikan resep obat tetes atau salep mata untuk membuka saluran air mata si Kecil yang tersumbat. 

Itulah penyebab bayi tidak mengeluarkan air mata saat menangis. Seperti yang dijelaskan sebelumnya, Mama tidak perlu panik ya ketika si Kecil tidak mengeluarkan air mata saat menangis. Mama perlu konsultasi ke dokter saat bayi tidak mengeluarkan air mata hingga berusia lebih dari delapan minggu. 

Baca juga :

The Latest