TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

5 Penyebab Bayi Telat Berjalan, Orangtua Wajib Tahu!

Salah satunya bisa terjadi karena faktor genetik, lho, Ma!

Pexels.com/Karolina Grabowska

Perkembangan motorik adalah kemampuan bayi untuk mengontrol gerakan tubuhnya. Perkembangan motorik dimulai sejak bayi dilahirkan, ketika bayi mulai menggerakkan tangan dan kaki. Proses ini terjadi secara bertahap dan bergantung pada kematangan sistem saraf dan otot bayi.

Pada umumnya, perkembangan motorik bayi yang sehat akan mencapai tonggak perkembangan pada rentang waktu yang normal, meskipun beberapa bayi mungkin membutuhkan waktu lebih lama atau lebih pendek untuk mencapai setiap tahapan.

Ya, ada bayi yang lebih cepat berjalan dari usia seharusnya, misanya. Namun, ada juga yang lebih lambat dari usia seharusnya. Ada penyebab bayi terlembat berjalan yang normal, namun ada juga yang harus dikhawatirkan.

Di bawah ini Popmama.com rangkum penyebab bayi telat berjalan. Mari disimak, Ma!

Kapan Bayi Mulai Bisa Berjalan?

Pexels.com/Kyle Karbowski

Setiap bayi tumbuh dan berkembang pada tingkat yang berbeda-beda, dan tidak ada jadwal pasti untuk kapan bayi bisa mulai berjalan.

Namun, secara umum, kebanyakan bayi mulai menunjukkan tanda-tanda ingin berjalan saat usia 9-12 bulan, meskipun ada juga yang baru mulai berjalan pada usia 15-16 bulan.

Umumnya, bayi akan melewati tahap merangkak, duduk dan berdiri, memegang atau meraih benda-benda di sekitar untuk membantu mereka berjalan.

Sebelum bayi mulai berjalan, penting untuk memberikan rangsangan dan dorongan yang tepat untuk membantu mereka mencapai tonggak perkembangan ini.

Salah satu cara untuk membantu bayi belajar berjalan adalah dengan memberikan mainan atau peralatan seperti kursi dorong, yang akan memberikan mereka dukungan saat mereka belajar berdiri dan berjalan.

Penyebab Bayi Telat Berjalan

Pexels.com/Keira Burton

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, ada beberapa bayi yang mengalami keterlambatan dalam berjalan. Ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan bayi kondisi tersebut, antara lain:

1. Faktor genetik

Faktor genetik dapat memengaruhi kecepatan perkembangan motorik bayi, termasuk kemampuan berjalan. Jika ada riwayat keluarga dengan masalah perkembangan motorik atau gangguan neuromuscular, maka kemungkinan bayi akan mengalami keterlambatan dalam belajar berjalan.

Gangguan neuromuscular dapat memengaruhi kemampuan seseorang untuk mengontrol gerakan tubuh dan bisa menyebabkan berbagai masalah, termasuk kelemahan otot, kekakuan, tremor, dan gangguan keseimbangan.

2. Keterlambatan perkembangan motorik

Beberapa bayi mungkin membutuhkan waktu lebih lama untuk mengembangkan kemampuan motorik mereka. Ini dapat terjadi karena berbagai alasan, seperti kekurangan gizi, kurangnya rangsangan motorik, atau kondisi kesehatan yang memengaruhi perkembangan motorik.

3. Keterlambatan perkembangan fisik

Hal ini dapat terjadi karena beberapa hal, seperti pertumbuhan tulang yang lambat atau kurangnya kekuatan otot sehingga dapat memengaruhi kemampuan bayi untuk berjalan.

4. Kondisi medis

Beberapa kondisi medis dapat memengaruhi perkembangan motorik bayi, seperti cerebral palsy atau spina bifida. Kondisi ini dapat memengaruhi kemampuan bayi untuk mengontrol gerakan tubuh dan belajar berjalan.

5. Prematuritas

Bayi prematur, yaitu bayi yang lahir sebelum usia kehamilan 37 minggu, cenderung mengalami keterlambatan dalam perkembangan motorik dibandingkan bayi yang lahir pada waktu yang tepat. Hal ini disebabkan karena sistem saraf dan otot bayi prematur belum matang sepenuhnya pada saat lahir.

Jika si Kecil mengalami keterlambatan dalam berjalan, penting untuk berkonsultasi dengan dokter anak untuk mengetahui penyebabnya dan memastikan si Kecil mendapatkan perawatan yang tepat, ya, Ma.

Nah, jadi itu dia informasi tentang penyebab bayi telat berjalan. Semoga informasi ini bermanfaat, Ma.

Baca juga:

The Latest