TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Beritahu Anak Mama, Ini Tips Bersepeda dengan Aman Selama Masa Pandemi

Jangan lupa untuk tetap mengikuti protokol kesehatan ya!

Dok. Jovee

Agar tubuh tetap sehat dan bugar, pastinya Mama dan anak perlu aktif bergerak. Dengan melakukan aktivitas fisik, bisa membantu mengurangi risiko berbagai penyakit dan masalah kesehatan.

Mulai dari obesitas, penyakit jantung, kanker, gangguan mental, diabetes,dan radang sendi. Berbicara soal aktivitas fisik, bersepeda merupakan salah satu jenis olahraga yang bisa dilakukan oleh semua orang.

Akhir-akhir inipun gowes atau bersepeda juga semakin populer di kalangan orang dewasa, bahkan juga anak-anak. Banyak orang yang lebih memilih bepergian menggunakan sepeda daripada naik kendaraan umum.

Selain bisa meminimalisir kemungkinan penulaaran Covid-19, bersepeda juga termasuk aktivitas yang murah dan memiliki banyak manfaat. Namun sebenarnya, apakah bersepeda saat pandemi ini aman?

Berikut ini Popmama.com akan membahas selengkapnya berdasarkan informasi dari dr. Falla Adinda yang merupakan salah satu tim dokter dari Jovee. Yuk simak informasinya di bawah ini!

1. Apa saja manfaat dari bersepeda?

Freepik/Bearfotos

Bersepeda merupakan aktivitas aerobik, yang artinya jantung, pembuluh darah, sampai paru-paru ikut berolahraga. Dengan bersepeda, kedalaman nafas dan suhu tubuh Mama dan anak-anak pun meningkat. Tubuh pun juga akan berkeringat lebih banyak.

Hal ini membuat tubuh menjadi lebih bugar dan sehat secara keseluruhan. Selain itu, bersepeda juga mempunyai manfaat lain bagi kesehatan, diantaranya adalah:

  • Meningkatkan fungsi jantung dan pembuluh darah
  • Meningkatkan kekuatan dan kelenturan otot
  • Meningkatkan mobilitas sendi
  • Menurunkan tingkat stres, kecemasan, hingga mencegah potensi depresi
  • Memperbaiki postur dan koordinasi
  • Menguatkan tulang
  • Membantu mengurangi persentase lemak tubuh
  • Mengurangi risiko penyakit

2. Bersepeda di masa pandemi aman dilakukan asal menerapkan protokol kesehatan

Freepik/Manupadillaphoto

Pada dasarnya, bersepeda di masa pandemi ini aman. Asalkan, Mama dan anak harus tetap menerapkan protokol kesehatan yang berlaku. Misalnya menggunakan masker kain selama berolahraga.

 “Bersepeda memang olahraga yang menyenangkan. Tapi ingat, ini masih pandemi. Artinya tetap dibutuhkan tanggung jawab dalam pelaksanaan protokol kesehatan. Jangan sampai yang niatnya untuk meningkatkan sistem imun malah menjadi sumber penularan Covid-19.” dr. Falla Adinda

Para ahli menyarankan untuk bersepeda dengan intensitas ringan. Hal ini disebabkan karena pemakaian masker dan olahraga yang dilakukan dengan intensitas berat dapat mengurangi jumlah oksigen yang masuk ke paru-paru.

 Jika terus berlanjut, Mama dan anak bisa mengalami hipoksia, yaitu kondisi dimana jaringan tubuh kekurangan oksigen. Hipoksia dapat memperlambat kerja jantung dan menyempitkan saluran pernapasan. Inilah yang menyebabkan adanya kasus kematian mendadak saat olahraga.

Lalu, cara untuk mengetahui intensitas ringan atau berat adalah ketika napas sudah tersengal-sengal atau sudah tidak bisa berbicara dengan jelas, sehingga turunkan intensitas olahraga.

3. Sebelum dan sesudah bersepeda perlu membersihkan seluruh permukaan sepeda dan helm

Freepik/Torwaiphoto

Dikutip dari laman Hospital for Special Surgery Amerika Serikat, Mama dan anak perlu membersihkan seluruh permukaan sepeda. Baik sebelum maupun sesudah menaikinya. Selain itu sebaiknya juga mengelap helm untuk meminimalisir kemungkinan berpindahnya virus dari lingkungan ke tubuh.

Saat bersepeda, hendaknya jangan mampir dan berhenti di tempat yang ramai. Bahkan, untuk sekedar membeli minuman. Maka, disarankan untuk membawa minuman dan makanan camilan dari rumah. Kalau Mama atau anak butuh istirahat, jagalah jarak fisik minimal 2 meter dengan orang lain atau carilah tempat yang sepi.

Perhatikan keselamatan Mama dan anak dengan memakai helm dan kacamata guna tidak terkena debu dan cipratan droplet orang lain. Sebisa mungkin, pilihlah rute yang tidak terlalu ramai atau rute yang memang menyediakan jalur sepeda.

4. Protokol kesehatan yang harus dilakukan ketika bersepeda di tempat umum

Freepik/User21473825

Berdasarkan Kemenkes RI, berikut ini adalah protokol kesehatan yang harus dilakukan ketika bersepeda di tempat umum, yakni:

  • Pastikan kondisi tubuh sehat sebelum berolahraga. Jika ada keluhan demam, batuk, pilek, nyeri tenggorokan, dan sesak nafas tetap tinggal di rumah, olahraga saja di rumah.
  • Hindari olahraga yang membutuhkan kontak fisik.
  • Gunakan masker selama beraktivitas di luar rumah.
  • Cuci tangan pakai sabun dan air mengalir sebelum dan setelah berolahraga. Kalau tidak ada air, pakai hand sanitizer berbahan dasar alkohol 70%.
  • Hindari menyentuh area wajah seperti mata, hidung atau mulut.
  • Jaga jarak, kurang lebih sekitar 20 meter, dengan orang di depan.
  • Segera cuci tangan, mandi, dan berganti pakaian sesampainya di rumah.
  • Bersihkan sepeda, handphone, kacamata, tas dan barang lainnya dengan cairan disinfektan.

Nah, apabila Mama dan keluarga ingin mengikuti acara olahraga berkelompok, Mama harus memastikan bahwa semua peserta menjalankan protokol di atas.

5. Tips bersepeda untuk Mama atau Papa saat pergi ke kantor

Dok. Jovee

Selain mengikuti protokol di atas, Mama dan Papa juga harus membawa cadangan masker dan baju ganti. Jika perlu, pakailah sarung tangan dan ganti masker jika basah karena keringat sesampainya di kantor.

Gunakan pakaian yang tertutup dan nyaman, seperti kaos berlengan panjang dan celana panjang. Sebaiknya Mama atau Papa tidak memakai pakaian kantor saat bersepeda. Setelah mencapai tujuan, barulah ganti pakaian.

Saat sampai di rumah, segera ganti pakaian dan masukkan ke tempat cucian kotor atau mesin cuci.

Itulah tips bersepeda yang bisa Mama dan keluarga terapkan di masa pandemi ini. Secara umum, bersepeda selama pandemi terbilang aman.

Akan tetapi, Mama dan keluarga juga harus tetap menjalani protokol kesehatan yang berlaku. Menjaga keselamatan dan kesehatan saat ini menjadi hal yang penting.

Baca juga:

The Latest