TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Ini Pengertian Reklame, Ciri-ciri, Jenis, dan Contohnya

Reklame merupakan salah satu bentuk visual yang sangat mudah ditemukan

Pexels/jose-antonio-gallego-vazquez-1133558

Pernahkah kamu melihat sebuah papan dipinggir jalan yang mempromosikan suatu produk, layanan, atau jasa? Jika pernah, itu merupakan salah satu contoh dari iklan reklame. Biasanya, dalam papan reklame terdapat berbagai pesan atau informasi yang menarik agar seseorang yang melihat dapat terpengaruh.

Dengan menggunakan reklame, sangat memungkinkan orang akan mengenal produk, layanan, atau jasa yang ditawarkan. Sebab, tidak hanya ukurannya saja yang besar, tetapi gambar dan informasinya cukup menarik dan jelas.

Tidak heran jika reklame dimanfaatkan dalam periklanan karena dapat menjangkau audiens target bisnis yang lebih luas. Lantas, apa sih sebenarnya pengertian dari reklame itu sendiri?

Kali ini, telah Popmama.com rangkumkan tentang pengertian reklame, ciri-ciri, jenis, dan contohnya. Yuk, disimak!

1. Pengertian reklame

Pexels/ekaterinabelinskaya

Berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), reklame merupakan pemberitahuan kepada umum tentang barang dagangan (dengan kata-kata yang menarik, gambar) supaya laku. Sementara secara umum, reklame adalah sebuah media yang digunakan untuk menyampaikan informasi secara singkat kepada masyarakat.

Reklame tidak hanya dibuat melalui tulisan yang dicetak saja, tetapi juga dapat disiarkan melalui suara. Selain itu, agar lebih menarik perhatian, reklame kerap kali dibuat dengan mempertimbangkan visual.

Reklame ini dibuat semenarik mungkin agar menjadi pusat perhatian masyarakat. Hal tersebut bertujuan untuk memberi pengaruh pada publik agar menggunakan, mengkondumsi, atau bahkan mengikuti reklame yang dilihat.

2. Ciri-ciri reklame

Pexels/corentin-henry-1296863

Meski sering diartikan sebagai iklan, tetapi reklame dan iklan pada dasarnya memiliki sedikit perbedaan. Adapun ciri-ciri reklame yang dapat membedakannya dengan iklan adalah sebagai berikut.

  1. Kalimat yang digunakan cukup singkat, jelas, dan padat.
  2. Dilakukan berulang-ulang agar memberikan kesan kepada masyarakat yang mellihatnya.
  3. Menyampaikan informasi yang jujur dan benar.
  4. Tulisan dan gambar dibuat semenarik mungkin dan eye catching guna mencuri perhatian masyarakat.

3. Fungsi reklame

Pexels/cottonbro

Selain digunakan untuk memberikan informasi kepada masyarakat, reklame juga memiliki beberapa berfungsi lainnya, yaitu:

  1. Sebagai alat komunikasi yang dapat memengaruhi masyarakat.
  2. Memberikan imbauan dan kesan positif kepada masyarakat terhadap produk, layanan, atau jasa yang ditawarkan.
  3. Memberikan kepuasan kepada konsumen.
  4. Mengajak publik untuk mengikuti dan mentaati peraturan/peringatan/imbauan.
  5. Meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai informasi yang disampaikan.

4. Jenis-jenis reklame

Pexels/innermostlimits

Reklame tidak hanya berfungsi sebagai sarana iklan atau promosi saja. Ada pula reklame non komersil yang berfungsi untuk memberikan pengetahuan. Dilihat dari tujuannya, reklame terbagi dalam dua jenis, yaitu reklame komersial dan non komersial.

  1. Reklame komesial adalah sebuah media yang berguna untuk mempromosikan produk atau layanan yang terdaftar. Biasanya, tipe reklame ini berfokus pada penyediaan informasi tentang produk atau layanan dan informasi yang tercantum kurang detail. Sebab dalam reklame komersial, kata dan kalimat yang digunakan singkat, tetapi cukup jelas.
  2. Reklame non komersial dibuat tidak ditujukan untuk menghasilkan banyak keuntungan dan sama sekali tidak berhubungan dengan komersialisasi. Umumnya, reklame jenis ini berkaitan dengan peringatan, imbauan, atau informasi lainnya.

5. Contoh reklame

Pexels/readymade

Berikut ini adalah contoh reklame yang biasa dijumpai dalam kehidupan sehari-hari.

1. Brosur

Contoh reklame yang satu ini biasanya dibuat dalam selembar kertas dengan informasi yang cukup rinci dan jelas. Penyampaian brosur langsung disebarluaskan kepada target yang sudah ditentukan agar dapat segera dibaca dan dipahami oleh target tersebut.

2. Spanduk

Spanduk merupakan contoh reklame yang memuat informasi, baik komerisal maupun non komersial. Umumnya, sebuah spanduk berbentuk seperti bendera dengan berukuran panjang yang menampilkan sebuah simbol, logo, slogan, dan lainnya.

3. Poster

Hampir sama seperti brosur, poster juga berbentuk lembaran kertas. Hanya saja, poster berisi gambar dan tulisan yang dibuat semenarik mungkin guna mendapatkan perhatian masyarakat atau konsumen. Biasanya, poster ditempatkan di tempat-tempat strategis dan mundah dijangkau masyarakat umum.

4. Baliho

Baliho merupakan reklame berisi gambat atu tulisan yang juga dibuat semenarik mungkin dengan ukuran besar. Namun, baliho lebih informatif. Layaknya poster, baliho juga di tempatkan di tempat-tempat strategis. Hanya saja, baliho ini memerlikan tiang besar dan kuat sebagai penyangganya.

5. Billboard

Seperti halnya baliho, billboard juga memiliki ukuran yang besar. Selain itu, billboard berisi informasi menarik dan informatif. Akan tetapi, tidak seperti baliho yang dipasang di tempat umum dan strategis, billboard justru ditempatkan di atap dinding pertokoan atau instansi tertentu yang bersifat permanen.

6. Banner

Banner merupakan jenis reklame yang memiliki bentuk potrait dan dicetak menggunakan MMT. Biasanya, banner dipasang dengan menggunakan besi penyangga dan ditempatkan di depan toko atau pada sebuah acara.

Itulah pengertian reklame, ciri-ciri, jenis, dan contohnya. Apakah kamu sudah bisa membedakan contoh-contoh reklame?

Baca juga:

The Latest