TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

7 Cara Mengajarkan Citra Tubuh yang Positif pada Remaja

Di tengah banjirnya informasi di media, anak perlu tahu seperti apa citra tubuh yang positif.

Pexels/olia-danilevich

Setiap hari, anak remaja kita, baik laki-laki maupun perempuan, dibombardir dengan penggambaran kecantikan dan maskulinitas yang tidak realistis. Serangan visual ini datang dari berbagai tayangan di televisi atau pun media sosial, serta majalah-majalah dan website.

Secara tak disadari, anak memiliki gambaran seperti apa citra tubuh dan perilaku yang ingin mereka contoh seperti tontonan yang mereka lihat. 

Anak perempuan ingin memiliki tubuh yang kurus atau justru yang molek berisi seperti yang di majalah atau di media sosial. Mereka melihat gambaran perempuan yang sempurna, tanpa mengetahui bahwa semua itu telah melalui rekayasa visual. 

Di sisi lain, anak laki-laki diajari untuk percaya bahwa tubuh yang berotot adalah gambaran laki-laki yang maskulin. Dengan penampilan yang maskulin, mereka seolah-olah bisa mendapatkan apa saja yang mereka tahu. 

Masalah citra tubuh (body image) yang buruk sejak dini ini dapat memengaruhi bagaimana anak melihat dirinya sendiri. Saat mereka tidak bisa seperti tokoh yang diidolakannya, mereka merasa terpuruk dan memengaruhi kualitas hidupnya. Apabila dibiarkan berlarut-larut, anak bisa mengalami gangguan, seperti bulimia dan anoreksia nervosa.

Sebagai orangtua, tentunya mama tak ingin hal seperti ini merenggut kebahagiaan anak. Berikut ini Popmama.com merangkum 7 cara mengajarkan konsep citra tubuh yang sehat kepada remaja, dilansir dari Child Development Info.

1. Jadilah contoh yang baik

Freepik/Rawpixel.com

Orangtua, nenek, kakek, dan kerabat-kerabat dekat yang lain adalah contoh terdekat anak yang ia lihat setiap hari. Karenanya orang-orang dewasa di sekitar anak perlu membantu menangkat pengaruh media dengan menjadi contoh yang baik. 

2. Ajak anak berkegiatan fisik bersama-sama

Freepik/jcomp

Tunjukkan bahwa mama sebagai orangtua juga memiliki relasi yang baik dengan citra tubuh mama sendiri. Ajak anak berkegiatan fisik bersama-sama. Misalnya dengan berjalan-jalan atau bersepeda. 

Jika anak tidak ingin bergabung dengan aktivitas pilihan mama dan memilih aktivitasnya sendiri, tunjukkan minat pada aktivitas yang mereka lakukan meskipun mama tidak dapat berpartisipasi dengan mereka.

3. Ajak anak berdiskusi

Freepik/Pch.vector

Ajari anak remaja mama cara berpikir kritis menyangkut klaim obat diet dan gambaran tubuh yang menurut mereka menarik di media. Jika anak mama berpikir ia perlu terlihat seperti selebriti tertentu, ajak ia berdiskusi mengenai berapa banyak orang yang ia temui setiap harinya yang seperti standar selebriti idolanya.

4. Tanamkan konsep citra tubuh yang baik

Freepik/our-team

Secara bertahap tanamkan konsep citra tubuh yang baik pada anak. Ajarkan kebiasaan kognitif yang sehat dengan membantu anak memiliki konsep yang baik untuk melawan hal-hal hiperrealistis yang mereka lihat di media. 

Apabila anak memiliki atlet profesional favoritnya, di usia remajanya saat ini mungkin ia belum terlihat seperti idolanya. Tetapi tidak ada salahnya ia berolahraga dan terus berlatih, selama ia menunjukkan usaha yang baik dari sudut pandang yang sehat dan menyeluruh.

5. Batasi pembicaraan tentang penampilan orang lain

Pexels/Ron Lach

Sebagai orangtua mungkin kita tak sadar apa yang kita lontarkan diserap oleh anak-anak kita. Oleh karenanya, batasi pembicaraan tentang penampilan orang lain. Alih-alih, tunjukkan apresiasi terhadap anak atau orang lain dari sisi yang lain, misalnya dari usaha yang mereka lakukan, ketekunan, inisiatif, dan lain-lain.

6. Ajak anak ngobrol tentang seperti apa tubuh yang sehat

Freepik/Kukota

Bicarakan tentang fungsi tubuh yang sehat dan kuat, bukan sekadar penampilan dari luar. Tanamkan pengertian pada anak bahwa tubuh yang sehat, kuat, dan mampu menjalankan fungsinya dengan baik, lebih penting ketimbang sekadar terlihat sempurna secara penampilan.

7. Ajak anak berkenalan dengan orang-orang yang memiliki bentuk tubuh berbeda-beda

Pexels/Vanessa Loring

Berikan panutan kehidupan nyata dari beragam orang. Mama bisa mengajak anak berkenalan dan ngobrol dengan orang-orang yang punya bentuk tubuh berbeda-beda yang dapat melakukan hal-hal luar biasa dengan tubuh mereka yang tidak sesempurna yang digambarkan media. 

Cara ini akan memperluas cara pandang anak dan membuat anak lebih menghargai seperti apa pandangan orang lain terhadap seseorang di dunia nyata. 

Itulah 7 cara mengajarkan konsep citra tubuh yang positif kepada remaja. Semoga artikel ini dapat menginspirasi ya, Ma.

Baca juga:

The Latest