TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

10 Lagu Nasional Indonesia yang Harus Anak Hafal, Apa Saja Ya?

Lagu nasional adalah lagu yang dinyanyikan saat upacara. Lagu apa saja yang perlu dihafal?

Pexels/Dio Hasbi

Ketika sedang melakukan rangkaian upacara bendera, seringkali kita mendengar beberapa lagu yang dimainkan ataupun dinyanyikan sebagai salah satu ritualnya.

Lagu yang dinyanyikan pada saat upacara adalah lagu nasional atau lagu kebangsaan, yang merupakan lagu bertema nasionalisme.

Lagu dengan tema nasionalisme ini dapat dibagi menjadi dua macam, yaitu lagu nasional dan lagu wajib nasional.

Lagu wajib nasional adalah lagu yang perlu dinyanyikan dalam acara resmi kenegaraan, sementara lagu nasional adalah lagu yang diciptakan untuk membangkitkan rasa patriotisme.

Lagu apa saja ya yang kira-kira perlu dihafal? Popmama.com sudah mengumpulkan 10 lagu nasional Indonesia yang harus anak hafal di bawah ini.

1. Indonesia Raya karya WR Supratman

Unsplash/Anggit Rizkianto

Indonesia Tanah Airku

Tanah Tumpah Darahku

Di sanalah Aku Berdiri

Jadi Pandu Ibuku

Indonesia Kebangsaanku

Bangsa dan Tanah Airku

Marilah Kita Berseru

Indonesia Bersatu

Hiduplah Tanahku, Hiduplah Negeriku

Bangsaku, Rakyatku, Semuanya,

Bangunlah Jiwanya, Bangunlah Badannya,

Untuk Indonesia Raya.

Indonesia Raya, Merdeka, Merdeka, Tanahku, Negriku yang Kucinta,

Indonesia Raya, Merdeka, Merdeka, Hiduplah Indonesia Raya

Indonesia Raya adalah salah satu lagu utama yang harus anak hafal, karena Indonesia Raya adalah lagu resmi kebangsaan Indonesia.

Indonesia Raya pertama kali diciptakan oleh WR Supratman pada tahun 1924 dan pertama kali dinyanyikan pada saat Hari Sumpah Pemuda.

Awalnya lagu ini memiliki hingga 3 stanza, namun yang hingga kini dinyanyikan hanya sampai 1 stanza.

2. Mengheningkan Cipta karya T. Prawit

Unsplash/Devi Puspita Amartha Yahya

Dengan seluruh angkasa raya memuji

Pahlawan negara

Nan gugur remaja diribaan bendera

Bela nusa bangsa

Kau kukenang wahai bunga putra bangsa

Harga jasa

Kau cahaya pelita

Bagi Indonesia merdeka

Lagu berikutnya adalah lagu nasional lainnya yang selalu dijumpai pada rangkaian upacara pengibaran bendera.

Mengheningkan cipta juga salah satu ritual dalam upacara bendera untuk menghormati jasa para pahlawan yang telah gugur dalam membela bangsa.

Lagu Mengheningkan Cipta adalah karya dari Truno Prawit, seorang komposer asal Solo yang lahir pada 1915.

Selain seniman, Prawit juga merupakan seorang pelaku sejarah, yang banyak mengasah kemampuan bermusiknya di Staf Musiek Kraton Surakarta.

3. Garuda Pancasila karya Sudharnoto dan Prahar

Unsplash/Mufid Majnun

Garuda Pancasila

Akulah pendukungmu

Patriot proklamasi

Sedia berkorban untukmu

Pancasila dasar negara

Rakyat adil makmur sentosa

Pribadi bangsaku

Ayo maju, maju

Ayo maju, maju

Ayo maju, maju!

Lagu wajib berikutnya adalah Garuda Pancasila yang awalnya disebut sebagai “Mars Pancasila”, kemudian diganti menjadi Garuda Pancasila.

Lagu ini ditulis tahun 1956 ciptaan Sudharnoto, seorang musikus yang bekerja di Radio Republik Indonesia.

Ia membuat lagu Garuda Pancasila dibantu oleh rekannya, yaitu Prahar.

4. Hari Merdeka karya H. Mutahar

Unsplash/Falaq Lazuardi

Tujuh belas Agustus tahun empat lima

Itulah hari kemerdekaan kita

Hari merdeka nusa dan bangsa

Hari lahirnya bangsa Indonesia

Merdeka

Sekali merdeka tetap merdeka

Selama hayat masih dikandung badan

Kita tetap setia tetap sedia

Mempertahankan Indonesia

Kita tetap setia tetap sedia

Membela negara kita

Sebagai salah satu lagu yang sering diputar pada tanggal kemerdekaan, lagu Hari Merdeka juga menjadi salah satu lagu nasional yang perlu anak hafal.

Sosok yang menciptakan lagu ini adalah Husein Mutahar, komposer lagu kebangsaan dan anak-anak sekaligus sosok kepaduan Indonesia tahun 1945-1961.

Lagu terakhir yang ia ciptakan adalah lagu Dirgahayu Indonesiaku untuk lagu resmi hari ulang tahun ke-50 Indonesia.

5. Bagimu Negeri karya Kusbini

Unsplash/Fahmi Anwar

Padamu negeri kami berjanji

Padamu negeri kami berbakti

Padamu negeri kami mengabdi

Bagimu negeri jiwa raga kami

Bagimu Negeri, atau terkadang disebut Padamu Negeri, adalah lagu perjuangan yang diciptakan Kusbini yang terkenal sebagai tokoh musik keroncong pada tahun 1930-1955.

Lagu ini yang diciptakan tahun 1942 ini kemudian ditetapkan sebagai lagu wajib perjuangan dan juga sebagai lagu nasional Indonesia pada tahun 1960.

6. Berkibarlah Benderaku karya Ibu Sud

Unsplash/Mufid Majnun

Berkibarlah benderaku

Lambang suci gagah perwira

Di seluruh pantai Indonesia

Kau tetap pujaan bangsa

Siapa berani menurunkan engkau

Serentak rakyatmu membela

Sang merah putih yang perwira

Berkibarlah slama-lamanya

Lagu Berkibarlah Benderaku adalah salah satu lagu nasional Indonesia yang diciptakan oleh Ibu Sud tahun 1947.

Lagu ini sangat populer dan umumnya dinyanyikan pada siswa tingkat Taman Kanak-Kanak (TK) hingga Sekolah Dasar (SD) di Indonesia.

Ibu Sud atau Saridjah Niung menulis lagu ini dengan bantuan duta besar Indonesia Joesoef Ronodipoero yang saat itu menjadi salah satu pimpinan Radio Republik Indonesia (RRI).

7. Hymne Guru karya Sartono

Unsplash/Husniati Salma

Terpujilah

Wahai engkau ibu bapak guru

Namamu akan selalu hidup

Dalam sanubariku

Semua baktimu akan kuukir

Didalam hatiku

Sebagai prasasti terimakasihku

Tuk pengabdianmu

Terpujilah wahai ibu bapak guru

Namamu akan selalu hidup dalam sanubariku

Semua baktimu akan kuukir didalam hatiku

Sebagai prasasti terimakasihku

Tuk pengabdianmu

Engkau bagai pelita dalam kegelapan

Engkau laksana embun penyejuk dalam kehausan

Engkau patriot pahlawan bangsa tanpa tanda jasa

Dengan tema yang sedikit berbeda, Hymne Guru umumnya diputar ketika memperingati Hari Guru Nasional pada tanggal 25 November, yang juga merupakan kelahiran Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) pada 25 November 1945

Lagu ini diciptakan oleh Sartono tahun 1980-an. Sartono sendiri adalah seorang mantan guru seni musik yayasan swasta di Kota Madiun, Jawa Timur.

8. Maju Tak Gentar karya Cornel Simajuntak

Unsplash/Fajar Grinanda

Maju tak gentar

Membela yang benar

Maju tak gentar

Hak kita diserang

Maju serentak

Mengusir penyerang

Maju serentak

Tentu kita kita menang

Bergerak bergerak

Serentak Serentak

Menerkam Menerjang Terkam

Tak gentar tak gentar

Menyerang menyerang

Majulah majulah menang

Lagu Maju Tak Gentar adalah salah satu kiasan rasa semangat warga Indonesia saat mengusir penjajah dalam perang 10 November 1945 yang kemudian diingat sebagai Hari Pahlawan Nasional.

Pencipta lagu ini adalah Cornel Simanjuntak, seorang guru dan komposer yang turut angkat senjata mengusir penjajah.

9. Bangun Pemudi Pemuda karya A. Simajuntak

Unsplash/Mufid Majnun

Bangun pemudi pemuda Indonesia

Tangan bajumu singsingkan untuk negara

Masa yang akan datang kewajibanmu lah

Menjadi tanggunganmu terhadap nusa

Menjadi tanggunganmu terhadap nusa

Lagu Bangun Pemudi Pemuda adalah lagu kebangsaan yang umumnya dinyanyikan pada Hari Sumpah Pemuda yang tanggal 28 Oktober.

Lagu ini diciptakan oleh Alfred Simajuntak ketika Indonesia masih berada di bawah penjajahan Jepang tahun 1943.

Alfred Simajuntak sendiri juga seorang komponis berbagai lagu anak-anak dan lagu paduan suara.

Ia juga merupakan teman baik Cornelis Simajuntak, dan terkadang lagu karya Alfred dianggap sebagai lagu ciptaan Cornelis karena memiliki gaya dan nada yang serupa.

10. Satu Nusa Satu Bangsa karya Liberty Manik

Unsplash/Mufid Majnun

Satu nusa

Satu bangsa

Satu bahasa kita

Tanah air

Pasti jaya

Untuk Selama-lamanya

Indonesia pusaka

Indonesia tercinta

Nusa bangsa

Dan Bahasa

Kita bela bersama

Lagu nasional Indonesia lainnya yang juga diputar pada Hari Sumpah Pemuda adalah Satu Nusa Satu Bangsa.

Pencipta lagu Satu Nusa Satu Bangsa, Liberty Manik, adalah seorang tokoh musisi nasional yang pernah bekerja sebgaai penyiar Radio Republik Indonesia (RRI) di Yogyakarta ini menciptakan lagu tersebut pada 1947.

Itulah 10 lagu nasional Indonesia yang harus anak hapal. Mama sudah hafal semua belum ya?

Baca Juga:

The Latest