TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Cara Menjelaskan ke Balita Jika Ingin Mengadopsi Anak untuk Jadi Adik

Tak bisa sembarangan, ada beberapa tips cara memberi pengertian kepada si Kecil terkait adopsi anak

Freepik

Niatan untuk mengadopsi anak nyatanya tak hanya dimiliki oleh pasangan yang belum dikaruniai anak saja. Pasangan yang sudah memiliki anak pun ternyata masih memiliki niatan tersebut, seperti Raffi Ahmad dan Nagita Slavina. 

Belakangan ini, Raffi dan Nagita menjadi perbincangan warganet lantaran diduga mengadopsi seorang bayi perempuan yang diberi nama Lily. Bagi Rayyanza yang masih berusia dua tahun, keberadaan Lily tampaknya sempat membuat ia cemburu. 

Bahkan, Raffi dan Nagita juga sempat menyadari bahwa putra kedua mereka merasa cemburu karena adanya Baby Lily. Lantas, bagaimana cara menjelaskan ke balika jika ingin mengadopsi anak untuk dijadikan adik

Simak ulasan selengkapnya telah Popmama.com rangkum. 

1. Jelaskan dengan kata-kata yang mudah dimengerti anak

Freepik

Sebelum menjelaskan kepada anak, pastikan Mama dan Papa memiliki pemahaman yang jelas tentang rencana adopsi untuk disampaikan kepada si Kecil. Persiapkan juga waktu tepat dan suasana yang tenang untuk berbicara dengan anak. 

Gunakan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami oleh anak seusia balita. Hindari menggunakan istilah yang rumit atau teknis. Gunakan kata-kata yang menunjukkan kasih sayang, seperti "kita ingin menyambut adik baru ke dalam keluarga dengan cinta."

2. Jelaskan bahwa konsep keluarga harmonis tak sebatas yang memiliki hubungan darah

Freepik/pressfoto

Katakan kepada anak bahwa Mama dan Papa ingin menambahkan anggota baru ke dalam keluarga. Saat menjelaskan, pastikan anak merasa aman dan tetap diberi perhatian. 

Berikan contoh sederhana tentang konsep keluarga yang berisi orang-orang saling menyayangi meski tidak memiliki hubungan darah. Jelaskan bahwa adopsi adalah salah satu cara indah untuk membentuk keluarga harmonis.

3. Menggunakan buku atau cerita yang menarik

Freepik/bnbb

Gunakan cerita atau buku anak-anak yang mengangkat tema adopsi bisa menjadi hal menarik untuk membantu menjelaskan konsep adopsi kepada balita. 

Mama bisa memilih buku yang memiliki gambar atau visualisasi menarik agar cerita mudah dipahami oleh anak. Penggunaan buku cerita dapat membuat anak memiliki gambaran terkait adopsi anak. 

4. Ajak anak berpartisipasi dalam menyambut adik baru

Freepik/freepik

Kehadiran adik baru bisa memicu cemburu anak, terutama bagi mereka yang dulunya berstatus sebagai anak paling kecil di keluarga. Itu sebabnya, Mama dianjurkan untuk mengajak anak berkontribusi dalam persiapan menyambut adik baru. 

Misalnya, minta si Kecil untuk membantu mempersiapkan ruang tidur atau memilih mainan untuk calon anak adopsi yang sebentar lagi menjadi adik baru mereka. 

5. Jawab pertanyaan dengan jujur jika anak bertanya

Pixabay/marcisim

Jika hendak mengadopsi anak, ada baiknya Mama dan Papa bersikap terbuka. Pasalnya, kemungkinan besar anak memiliki banyak pertanyaan tentang adopsi. 

Jawab pertanyaan anak dengan jujur dan sesuaikan dengan tingkat pemahaman mereka. Intinya, orangtua harus menjelaskan dengan cara sederhana dan jujur.

6. Tetap berikan dukungan emosional pada anak

Freepik/freepik

Mengadopsi anak itu tandanya Mama dan Papa harus membagi perhatian kepada. Membagi perhatian bukan berarti mengurangi rasa cinta kepada balita yang baru saja menyandang status sebagai kakak. 

Pastikan anak merasa tetap didukung dan dicintai oleh orangtua. Berikan anak ruang untuk berekspresi dan bertanya tentang perasaan yang mereka rasakan. Beri pengakuan pada perasaan mereka dan tunjukkan bahwa Mama akan selalu ada untuk mereka.

7. Jangan lelah untuk menjelaskan konsep adopsi yang sebenarnya

Freepik/tirachardz

Perlu disadari bahwa konsep adopsi kemungkinan besar memerlukan waktu lebih bagi balita untuk memahami sepenuhnya. Ulangi penjelasan secara perlahan dengan kalimat yang mudah dimengerti. 

Setelah mengadopsi anak, pastikan Mama dan Papa tetap terus memberikan dukungan serta perhatian kepada balita. Dengan menggunakan pendekatan tersebut, diharapkan balita secara perlahan dapat menerima keberadaan adik yang baru saja diadopsi oleh Mama dan Papa. 

Semoga informasinya membantu dan mudah dipahami ya, Ma!

Baca juga:

The Latest