TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Tak Sekadar Hobi, 5 Manfaat Bernyanyi bagi Balita

Tanpa disadari, bernyanyi bisa meningkatkan kognitif anak lho!

Freepik/Youzhny

Siapa anak yang tidak suka bernyanyi? Sejak usia bayi mungkin anak telah dikenalkan dengan berbagai lagu. Pertumbuhan usia anak juga diisi dengan lagu-lagu anak yang menggambarkan kegembiraan.

Bernyanyi juga merupakan aktivitas yang banyak disukai anak-anak. Mendengarkan anak bernyanyi mungkin adalah salah satu hal terindah yang Mama dengar. Dibalik itu, ada beberapa manfaat jika anak mulai suka bernyanyi pada anak usia dini.

Kira-kira apa saja manfaat bernyanyi bagi anak-anak? Serta bagaimana cara memulainya? Yuk simak informasinya yang telah Popmama.com rangkum di bawah ini!

1. Membantu mengembangkan otak

Freepik/yarruta

Bernyanyi adalah salah satu aktivitas yang membuat berbagai bagian otak bekerja. Kegiatan ini berdampak pada perilaku motorik halus, citra visual, bahasa, dan emosi. Selain itu, bernyanyi juga melibatkan mengingat lirik, melafalkan lagu, dan mengetahui kapan harus memulai lagu.

Semua hal tersebut meningkatkan keterampilan konsentrasi seorang anak. Bernyanyi juga dapat meningkatkan imajinasi dan kreativitas si Kecil.

Lebih lanjut, sebuah studi di tahun 2010 berjudul “Music Making as a Tool for Promoting Brain Plasticity across the Life Span” menunjukkan bahwa bernyanyi dapat membantu meningkatkan plastisitas otak atau istilah neuroplastisitas.

Hal ini mengacu pada kemampuan pikiran untuk mempelajari hal-hal baru. Bernyanyi juga bisa menjadi terapi untuk menghilangkan stres pada anak.

2. Meningkatkan keterampilan komunikasi

Freepik/Ufabizphoto

Jangan heran jika si Kecil bisa bernyanyi jauh sebelum ia bisa berbicara. Bernyanyi jauh lebih mudah daripada berbicara, karena musik itu dapat menarik perhatian anak. Bernyanyi juga bisa bermanfaat dalam meningkatkan keterampilan komunikasi.

Melalui nyanyian, anak dapat belajar bagaimana merangkai kata dan suara menjadi satu kalimat. Ia juga belajar bagaimana mengekspresikan perasaan dan emosinya. Selain itu, anak juga belajar mendengarkan orang-orang di sekitarnya, yang merupakan bagian penting dari komunikasi.

Dengan bernyanyi akan mendengarkan musik, lirik, ketukan, dan nada, kapasitas dan kemampuan mendengarkannya meningkat.

3. Meningkatkan fungsi pernapasan dan jantung

Freepik/Bearmoney

Tahukah Ma, bahwa bernyanyi sebenarnya adalah salah satu bentuk olahraga anaerobik?

Dilansir dari healthline.com, latihan anaerobik melibatkan ledakan energi yang cepat dan dilakukan dengan tenaga maksimal untuk waktu yang singkat. Sehingga dapat berkontribusi pada peningkatan sistem kardiovaskular.

Bernyanyi dapat membantu meningkatkan tingkat kewaspadaan dan konsentrasi, seperti halnya dengan setiap latihan aerobik setelah oksigenasi darah.

Dilansir dari parenting.firstcry.com, selain itu untuk sistem pernapasan, bernyanyi meningkatkan aktivitas toraks yang pada gilirannya membantu beberapa mekanisme pernapasan dan meningkatkannya. Tak hanya itu, banyak otot di tubuh bagian atas juga ikut dilatih.

Terakhir, bernyanyi dapat menurunkan pertumbuhan bakteri di saluran pernapasan bagian atas, karena ada aliran udara yang jauh lebih baik. Bernyanyi juga merupakan cara yang bagus untuk mengurangi stres.

4. Meningkatkan proses kognitif

Freepik/User18526052

Kognitif mengacu pada proses berpikir. Menyanyi dapat berdampak positif pada proses kognitif anak, hal ini karena ia terus memikirkan nada apa yang harus dilakukan saat bernyanyi, dan mengenal berbagai suara musik yang menyertai aktivitas ini.

Ketika lagu sudah familiar, si Kecil sekali lagi memikirkan banyak hal seperti di mana lagu itu didengarkan, liriknya, dan langkah-langkah tarian yang terkait dengannya. Pada gilirannya, hal ini dapat membantu proses mental dan perkembangan otak.

5. Membantu meningkatkan percaya diri

Freepik

Terkadang, mempelajari lagu baru adalah terapi yang dibutuhkan untuk mengurangi stres. Bagi seorang anak, mengetahui bahwa ia bisa menyanyi dapat menanamkan rasa kepuasan dan kebanggaan. Dan seperti yang Mama tahu, menyanyi adalah bakat. Ketika anak tahu bahwa ia bisa menyanyi, maka rasa percaya dirinya akan meningkat.

Cara Membuat Anak Melatih Kemampuannya Bernyanyi

Setiap anak memiliki bakatnya masing-masing, beberapa anak mungkin ada yang memiliki bakat menyanyi secara alami. Namun, ada beberapa anak yang membutuhkan latihan untuk mengembangkan kemampuannya.

Beberapa cara agar anak dapat belajar menyanyi meliputi:

1. Dasar-dasar pengajaran

Freepik/v.ivash

Memulai dengan dasar selalu membantu karena ini adalah langkah pertama untuk apa pun. Mama bisa mengajak anak untuk menyanyikan beberapa lagu pendek tapi menarik, atau mainkan musik yang memiliki beberapa kata.

Sebelum mulai berlatih dengan si Kecil, buatlah ia menguap. Ini mungkin terdengar aneh, tapi ada penjelasan untuk itu. Menguap sebelum bernyanyi seperti pemanasan sebelum berolahraga.

Dilansir dari vibrantvocalpower.com, dengan menguap, rahang menjadi lebih rileks. Serta bernapas dalam-dalam dapat membantu mendukung suara, sehingga suara berbicara dan bernyanyinya akan meningkat secara eksponensial.

Anak juga secara otomatis akan terdengar lebih percaya diri dan berwibawa ketika mampu berbicara dan bernyanyi dengan nada yang rileks dan beresonansi dalam suaranya.

Kemudian, latih beberapa latihan pernapasan dengan anak. Ini membersihkan saluran pernapasan dan membantu pengaturan pernapasan. Untuk memulainya, cobalah menyanyikan lagu-lagu pendek.

2. Kursus menyanyi

Freepik/Khromkrathok

Ada beberapa kelas menyanyi dan pusat pengajaran yang menawarkan kursus menyanyi. Jika ini tidak tersedia, menyanyi adalah bagian dari hampir setiap kegiatan ekstrakurikuler sekolah, sehingga Mama dapat meminta anak untuk mendaftar di kegiatan yang sama.

Jika anak mama menunjukkan minat yang tinggi dalam bernyanyi, Mama bahkan dapat melanjutkan dan menyewa instruktur suara atau paduan suara untuk membimbing anak. Saat ini, beberapa kursus dan program online juga tersedia, sehingga Mama juga dapat mendaftarkannya.

Mama juga dapat membiarkan anak tergabung dalam paduan suara kelompok.

3. Aktivitas dan permainan

Freepik/Kuprevich

Mama dapat memasukkan menyanyi ke dalam rutinitas si Kecil dengan menjadikannya bagian dari permainan atau aktivitas yang akan disukainya. Mama dapat memainkan permainan yang mengharuskan anak mengulangi suara musik yang dibuat.

Mama juga dapat memilih lagu setiap minggu yang dapat dipelajari anak. Untuk membuatnya lebih menyenangkan, hubungi temannya dan jadikan ini sebagai aktivitas kelompok.

Bernyanyi adalah aktivitas yang banyak disukai anak balita. Namun nyatanya, ini lebih dari sekedar aktivitas, tapi adalah bentuk seni.

Jaga seni ini agar tetap hidup dengan mengajari anak hal yang sama! Pastikan Mama membawa nyanyian ke dalam kehidupan sehari-hari si Kecil. Agar nantinya ia dapat mengembangkan bakat ini menjadi keuntungan di masa depan.

Baca juga:

The Latest