TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Viral Kembali di Media Sosial, Apa Itu Tren Cegat Truk?

Meski berbahaya dan memakan korban jiwa, masih ada saja yang tertarik melakukan tren ini

Pexels/Screeny42

Peristiwa aneh sekaligus tragis kembali viral di jagad media sosial. Peristiwa yang sedang viral tersebut dinamakan dengan tren cegat truk.

Tren maut ini sudah dilakukan oleh beberapa orang dan diabadikan dalam bentuk video yang diunggah di media sosial. Aksi cegat truk ini diketahui telah memakan banyak korban, yang di mana kebanyakan terjadi pada remaja.

Belum lama ini, seorang remaja berusia 18 tahun tewas mengenaskan akibat mengikuti tren ini. Remaja tersebut bersama temannya sedang melakukan aksi cegat truk di Jalan Otista, Karawaci, Kota Tangerang, Banten, Jumat (3/6/2022) lalu.

Namun sebenarnya, apa arti dari tren cegat truk yang saat ini tengah viral? Berikut Popmama.com berikan beberapa informasi tentang tren cegat truk secara lebih detail.

Apa Itu Tren Cegat Truk?

Pexels/Braeson Holland

Akhir-akhir ini viral kembali sebuah konten di media sosial yang bernama tren cegat truk. Tren berbahaya ini berupa aksi seseorang yang berdiri di depan truk di tengah jalanan. Bila truk yang dicegatnya berhenti, orang tersebut telah berhasil melakukan tren ini.

Hingga berita ini ditulis, masih belum diketahui secara pasti mengenai asal tren maut tersebut. Tren yang satu ini sangat berbahaya untuk dilakukan siapa pun, sebab kematian menjadi risiko yang sudah pasti bakal dihadapi.

Tren Cegat Truk Bukan Baru Ini Saja Terjadi

Instagram.com/abouttng_official

Setelah ditelusuri lebih jauh, ternyata tren cegat truk bukan baru-baru ini saja terjadi. Sejak tahun 2021 lalu, tren ini sudah lebih dulu viral di media sosial. Dari berita yang beredar, para peserta yang mengikuti tren ini berujung luka parah hingga meninggal dunia.

Selain di Tangerang, kejadian lainnya pernah terjadi di daerah Bekasi, Jawa Barat, pada Juli 2021 lalu.

Kala itu, remaja berinisial FA (13) sedang mencoba tren maut tersebut di depan truk yang melintas. Nahasnya, remaja yang mengikuti tren itu harus meregang nyawa karena tertabrak truk.

Meski sudah setahun lebih menyebar di media sosial dan memakan korban jiwa, peminat dari tren ini tetap masih ada.

Tren ini diduga menjadi viral karena visual adegan yang terekam terlihat seru, menantang, dan memacu adrenalin. Dengan demikian, orang yang melihat pun menjadi penasaran dan tertarik untuk mencoba hal serupa.

Orangtua Harus Berperan Aktif Cegah Anak Ikut Tantangan Ini

Pexels/Andrea Piacquadio

Tak dapat dipungkiri bahwa perkembangan teknologi semakin hari semakin canggih. Akibat dari perkembangan ini, beragam informasi maupun konten bisa didapatkan secara mudah melalui telepon pintar.

Oleh karena itu, orangtua harus turut berperan aktif untuk mencegah anak ikut tantangan berbahaya yang beredar di media sosial.

Hal yang bisa dilakukan oleh orangtua saat ini ialah mengawasi anak, seperti memperhatikan perilakunya. Saran ini dikatakan oleh Komisioner KPAI, Retno Listyarti kepada wartawan, pada 14 Juli 2021 lalu.

"KPAI berharap, kasus ini menjadi momentum bagi para orangtua, apalagi di masa pandemi seperti saat ini untuk memperhatikan perilaku anak-anaknya. Jika orangtua bekerja, pengawasan dapat dilakukan oleh pengasuh pengganti di rumah," ujar Retno.

"Tapi jika tidak ada pengasuh pengganti, maka pengawasan dapat dilakukan melalui aktivitas media sosial anak-anaknya. Karena mereka biasanya akan memposting aktivitas kesehariannya ketika sendiri apalagi ketika bersama kawan-kawannya," tambahnya.

Jadi itulah rangkuman informasi yang berhasil dikumpulkan tentang tren cegat truk. Kejadian semacam ini hendaknya menjadi pelajaran penting untuk selalu mengawasi segala kegiatan yang dilakukan anak tercinta.

Baca juga:

The Latest