TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

5 Solusi Tepat Mengembalikan Daun Pintu yang Memuai

Rumah yang nyaman haruslah terbebas dari masalah pintu

Freepik/ungvar

Material favorit yang sering digunakan untuk daun pintu rumah biasanya berbahan kayu. Banyaknya variasi modelnya yang membuat daun pintu berbahan kayu menjadi daya tarik tersendiri.

Di mana rumah yang menggunakan pintu berbahan kayu memang tampak elegan. Namun sayangnya, pintu kayu sangat mudah menyusut dan memuai karena kondisi cuaca. Kayu umumnya akan memuai di musim hujan karena kandungan airnya meningkat.

Sementara penyusutan terjadi pada kondisi diterpa cuaca panas, sehingga mengalami pergerakan. Biasanya tidak cuma memuai, tetapi sambungan pintu kayu juga tampak renggang dan pintu rumah pun menjadi lebih rapuh.

Jika daun pintu rumahmu mengalami pemuaian akibat cuaca panas atau musim hujan, berikut Popmama.com rangkum 5 solusi tepat mengembalikan daun pintu yang memuai.

1. Memastikan tingkat kekeringan pada pintu kayu

Freepik/Nensuria

Ya, pintu kayu cenderung memiliki cara dan perawatan yang berbeda.

Hal ini dikarenakan pintu kayu sering mengalami penyusutan atau pemuaian yang disebabkan oleh pergeseran kondisi cuaca, sehingga membuat pintu jadi memuai. 

Salah satu cara tepat untuk mencegah pemuaian pada daun pintu di rumah adalah dengan memastikan bahwa kayu yang digunakan benar-benar kering atau hasil dari oven.

Jika kayu masih basah atau terlihat lembap, maka pintu tersebut akan lebih mudah melengkung dan menyebabkan pintu di rumahmu jadi keras saat dibuka atau ditutup.

Jadi saat mulai rusak sebaiknya memastikan tingkat kekeringan pada daun pintu rumahmu.

2. Menjemur daun pintu rumah

Freepik/bedneyimages

Cara sederhana yang dapat kamu lakukan untuk menangani masalah pintu yang memuai adalah dengan menjemur daun pintu kayu di bawah sinar matahari.

Pertama-tama lepaslah pintu kayu dari kusen. Lalu jemur pintu di bawah sinar matahari. Pastikan seluruh permukaan pintu terkena sinar matahari secara merata.

Jika setelah pintu tersebut dirasa sudah benar-benar kering, maka akan membantu mengurangi kadar air berlebih yang dikandungnya dan pintu tersebut akan kembali ke ukuran yang sesungguhnya.

Setelah itu baru dapat menyesuaikannya kembali dengan kusen pintu di rumah.

3. Mengecat bagian pintu yang berpori

Freepik/Senivpetro

Setelah memastikan daun pintu terkena sinar matahari secara menyeluruh, langkah selanjutnya lapisi bagian atas dan bawah daun pintu dengan cat berbahan dasar minyak untuk menghindari kayu menyerap air dari bawah. 

Kemudian lapisi bagian pintu kayu menggunakan cat yang diinginkan.

Pemakaian cat ini ditujukan untuk membuat pori-pori kayu kembali ke bentuk semula.

4. Membeli pintu yang sudah dilapisi veener

Freepik/aopsan

Masalah pintu kayu yang timbul bukan hanya penyusutan dan pemuaian saja, tapi disertai kondisinya yang lebih rapuh.

Apabila masalah tersebut sudah terlanjur menimpa pintu rumahmu, maka tak ada lagi yang dapat kamu lakukan untuk menggantinya dengan pintu baru.

Solusi terbaik agar tidak mengulangi kesalahan yang sama, kamu perlu membelinya yang baru dan sudah dilapisi veener secara keseluruhan.

Langkah ini adalah upaya pencegahan yang baik.

5. Pemilihan kayu yang tepat

Freepik/Rawpixel.com

Saat memiliki masalah maka pintu kayu yang sudah tak sesuai dengan kusennya dan mengalami pergerakan.

Sementara pemilihan kayu yang solid adalah solusi tepat dalam menggunakan daun pintu. Pilihlah kayu yang solid sebagai material penggunaan pintu kayu rumahmu.

Pasalnya kayu solid cenderung kuat dan tahan terhadap cuaca, sehingga terbilang awet dan tidak keropos. Sebaiknya kamu memilih material daun pintu seperti kayu jati, meranti, merbau, ulin, dan lan sebagainya.

Demikian 5 tips untuk mengatasi masalah penyusutan dan pemuaian pada pintu rumah yang berbahan kayu. Tentunya, setiap penggunaan material daun pintu memiliki kelebihan maupun kekurangannga masing-masing.

Baca juga:

The Latest