TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Efek Negatif Memajang Tanaman Palsu di Rumah

Tanaman palsu kerap dijadikan dekorasi rumah atau ruang kerja

19 Agustus 2022

Efek Negatif Memajang Tanaman Palsu Rumah
Unsplash/Fredmarriage

Tanaman artifisial adalah tanaman buatan atau tanaman palsu yang menyerupai bentuk aslinya. Tanaman palsu kerap dijadikan dekorasi rumah atau ruang kerja. 

Keberadaan tanaman palsu sangat diperlukan oleh orang-orang yang ingin menciptakan suasana baru di rumah atau ruang kerja, tetapi tak mau repot merawat tanaman. Tren tanaman palsu semakin meningkat sejak banyak pekerja yang dituntut bekerja dari rumah selama pandemi. 

Namun, faktanya tanaman palsu memiliki sisi negatif kepada pemilik rumah. Mengapa tanaman palsu bisa memberikan dampak negatif pada pemilik rumah?

Berikut penjelasannya yang dirangkum Popmama.com dilansir dari Decoholic!

Berdampak Negatif Menurut Feng Shui

Berdampak Negatif Menurut Feng Shui
Unsplash/Scottwebb

Feng Shui adalah teori yang membahas keseimbangan alam antara elemen api, tanah, kayu, air, dan logam. Apabila Mama memajang tanaman asli di rumah atau ruang kerja, maka hal itu mampu menjaga keseimbangan Feng Shui. 

Sebab, tanaman asli memiliki elemen kayu, air, dan tanah. Beberapa tanaman bahkan dipercaya bisa meningkatkan keberuntungan dan kemakmuran. 

Namun, kondisi berbeda jika Mama memajang tanaman palsu. Tanaman palsu nyatanya tidak menjaga keseimbangan Feng Shui, bahkan cenderung menambah elemen yang tidak harmonis dengan dekorasi rumah. Itulah sebabnya, tanaman palsu dianggap berdampak negatif pada pemilik rumah. 

Editors' Picks

Tanaman Palsu Tidak Mampu Membersihkan Udara

Tanaman Palsu Tidak Mampu Membersihkan Udara
Unsplash/Scottwebb

Tanaman asli akan mengeluarkan bau alami yang menenangkan. Oleh karena itu, menempatkan tanaman asli di rumah bisa membuat ruangan lebih tenang dan nyaman. 

Tanaman asli juga mampu mengubah karbondioksida menjadi oksigen. Hal ini membantu membersihkan udara dari partikel beracun.  

Sementara itu, tanaman palsu tidak memberikan fungsi apapun ke ruangan. Tanaman palsu tidak mampu mengubah karbondioksida menjadi oksigen, sehingga keberadaannya tidak bisa membersihkan udara. Ruangan akan tetap kotor dan menyebabkan rasa tidak nyaman. 

Tanaman Palsu Bisa Memperburuk Kesehatan Mental

Tanaman Palsu Bisa Memperburuk Kesehatan Mental
Unsplash/Igorson

Bagi Mama yang sedang mengalami masalah mental, sebaiknya tidak memajang tanaman palsu di rumah. Beberapa orang yang menderita impostor syndrome bahkan merasa cemas ketika dirinya dikelilingi oleh tanaman palsu. 

Oleh karena itu, Mama sebaiknya merawat tanaman asli untuk dijadikan hiasan atau dekorasi di rumah. Tanaman asli dapat membersihkan udara di sebuah ruangan, sehingga bisa lebih tenang ketika berada di ruangan tersebut. 

Berpotensi Mencemari Lingkungan

Berpotensi Mencemari Lingkungan
Unsplash/Jazminantoinette

Tanaman palsu memang mudah ditemukan di pasaran. Mama dapat membeli tanaman palsu secara online maupun offline. Tanaman palsu umumnya terbuat dari plastik yang tentu saja menambah masalah pencemaran lingkungan. 

Sebab, seperti diketahui bahwa ada banyak sampah plastik di lautan. Sampah-sampah itu bisa dikonsumsi oleh hewan laut seperti paus dan lumba-lumba. Oleh karena itu, dibutuhkan usaha ekstra untuk membiasakan diri mengurangi penggunaan plastik. 

Memajang tanaman palsu sebagai interior ruangan memang tidak selalu buruk. Namun, dengan mempertimbangkan efek negatif di atas, tak ada salahnya untuk beralih menggunakan tanaman asli sebagai interior ruangan di rumah.

Tanaman asli setidaknya mudah didapat dan memiliki manfaat bagi kesehatan. 

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.

Mama CerdAZ

Ikon Mama CerdAZ

Panduan kehamilan mingguan untuk Mama/Ibu, lengkap dengan artikel dan perhitungan perencanaan persalinan

Cari tahu yuk