TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Pro Kontra Shandy Aulia Pilates Saat Hamil, Apa Manfaat & Bahayanya?

Sebelum berasumsi lebih jauh, ketahui dulu penjelasan berikut ini!

Instagram.com/shandyaulia

Shandy Aulia kini tengah menikmati masa-masa kehamilannya yang sudah memasuki usia 3 bulan. Tak heran ia sangat menjaga kesehatan tubuhnya termasuk melakukan senam pilates untuk ibu hamil.

Bukan tanpa alasan, dengan melakukan senam ini, Shandy merasakan manfaatnya yang luar biasa. Dikatakan Shandy dalam akun instagramnya @shandyaulia, ia sudah rutin melakukan senam pilates bahkan sebelum hamil.

Sehingga ia merasa olahraga ini cocok dan nyaman dengan kondisi tubuhnya. Meski begitu, warga net yang melihat unggahannya di Instagram banyak yang berkomentar bahwa jenis olahraga yang ia lakukan terlalu berbahaya. 

Nah, sebenarnya apakah pilates baik dan aman untuk dilakukan oleh ibu hamil?

Tanda bahaya seperti apa yang harus diwaspadai ketika berolahraga saat hamil?

Untuk menjawab itu semua, berikut Popmama.com telah merangkum 3 informasi pentingnya.

1. Mengundang banyak komentar pro dan kontra dari netizen

Instagram.com/shandyaulia

Semenjak hamil anak pertama, Shandy Aulia diketahui semakin gencar berolahraga, khususnya olahraga pilates. Hal tersebut diketahui dari unggahannya di akun Instagram @shandyaulia.

Mengetahui hal tersebut, kemudian timbulah pro kontra dari netizen yang mengomentari media sosialnya.

Ada yang beranggapan bahwa hal tersebut bagus untuk kesehatan ibu hamil dan janin, namun ada juga yang beranggapan bahwa kegiatannya tersebut sangat membahayakan janin.

Kira-kira seperti inilah komentar pro kontra dari para warga net:

"Nggak kegencet itu nanti baby-nya? hati-hati mbak mending relax aja," tulis netter.

"Padahal kalo dibuka hashtagnya banyak gerakan yang lebih ekstrem ya sist, bahkan ada yang udah gede perutnya," bela yang lain.

"Awas kepeleset.. Makanya orangtua dulu bilang jangan terlalu berat bekerja dan ringan-ringan saja.. Untuk mengurangi resiko yang nggak diinginkan.. Memang semua kemabali pada yang diatas.. Alangkah bagus berhati-hati... Guru sekalipun pasti bisa jatuh kalau lagi latihan... Semoga sehat kakak Sandi dan bayi... Saya peduli sama kakak," tulis lainnya.

"Bayi itu di ruang yang sangat sempit... terus ditekan kayak gitu... coba dibayangkan sendiri rasanya gimana... kalo dia bisa protes atau menangis... akan dia lakukan... jadi belajar pintar aja memperlakukan janin atau bayi... beri dia kenyamanan...," ujar netter lain.

"Semua alat di ruangan itu adalah alat olahraga yg sudah didesain aman untuk orang yang sedang mengandung. Jadi sebelum komentar negatif sebaiknya cari pengetahuan dulu, biar nggak terkesan norak," bela warga net lainnya.

Nah, kalau menurut Mama sendiri, bagaimana?

2. Manfaat pilates bagi ibu hamil

Instagram.com/shandyaulia

Meski menimbulkan banyak pro dan kontra, ternyata senam pilates memiliki banyak manfaat untuk ibu hamil. Namun sebelum melakukannya, pastikan dulu bahwa saat berolahraga Mama telah didampingi oleh trainner handal.

Pastikan juga agar Mama hanya melakukan gerakan-gerakan yang aman untuk ibu hamil. 

Nah, agar lebih jelas, berikut beberapa manfaat pilates bagi ibu hamil:

  • Memperkuat otot

Manfaat dari senam pilates yang pertama adalah memperkuat otot-otot di sekitar perut seperti otot punggung bawah, otot pinggul, otot panggul dan otot perut.

Dengan rutin melakukan senam pilates selama kehamilan, otot-otot akan bekerja secara harmonis dan memudahkan Mama untuk menopang berat bayi di dalam kandungan.

Sebab, daerah di sekitar perut merupakan pusat gravitasi tubuh yang perlu dijaga.  

  • Mengontrol berat badan

Selama masa kehamilan beberapa dokter kandungan memang menyarankan diet untuk ibu hamil. Namun, juga harus disertai dengan kegiatan yang membuat tubuh aktif bergerak.

Pilates bisa menjadi pilihan olahraga Mama saat hamil untuk menjaga tubuh terus bergerak. Dengan melakukan senam ini, Mama dapat mengontrol berat badan dan menjaga metabolisme tubuh.

  • Membuat tidur lebih lelap 

Ibu hamil sering kali merasa sulit mencari posisi nyaman untuk tidur. Namun, Mama bisa mengatasinya dengan senam pilates.

Karena jika Mama rutin mengikuti pelatihan senam yang satu ini, pernapasan dan peredaran darah dalam tubuh akan terasa lebih lancar sehingga tidur Mama akan lebih lelap dan berkualitas.

  • Mencegah varises, kaki bengkak, dan kram

Gerakan kaki yang dilakukan selama senam pilates dapat melancarkan peredaran darah sehingga otot-otot besar dan pergelangan kaki akan terus terlatih.

Lancarnya aliran darah selama kehamilan dapat bermanfaat untuk mencegah varises, kaki bengkak dan kram

  • Mengatasi sakit pinggang

Sakit pinggang sudah menjadi permasalahan umum saat Mama sedang hamil. Perkembangan janin akan menjadikan perut Mama semakin membesar dan beban yang ditanggung pinggang juga semakin berat.

Gerakan pilates yang terfokus pada kekuatan otot perut dapat membuat Mama mengurangi beban yang ditanggung pinggang belakang. Sehingga bisa mengatasi sakit pinggang yang sering Mama rasakan.

  • Menjaga mood agar tetap baik

Rasa lelah dan sakit yang Mama rasakan selama kehamilan pasti dapat merusak mood dalam aktivitas sehari-hari. Namun, pilates bisa menjadi solusinya.

Pengantaran energi ke seluruh tubuh akan menjaga tubuh tetap bugar dan aktif kembali. Sehingga mood tetap terjaga dan aktivitas harian berjalan dengan baik.

3. Tanda bahaya saat berolahraga di masa kehamilan

Instagram.com/shandyaulia

Saat ibu hamil berolahraga terlalu berat, maka tubuh pun akan memberikan tanda-tanda tertentu yang memberitahukan pada Mama agar segera beristirahat.

Lantas, apa saja tanda-tandanya?

  • Berkurangnya pergerakan janin

Tanda bahaya pertama adalah berkurangnya pergerakan janin yang ada di dalam kandungan Mama.

Jika ibu hamil menyadari bahwa janin di dalam kandungan tidak bergerak sesering biasanya, maka berhentilah berolahraga dan rasakan selama beberapa menit apa yang dilakukan janin di dalam kandungan.
 

  • Pusing

Tanda kedua adalah pusing. Bila ibu hamil sering diserang pusing yang diikuti dengan kelelahan setiap habis berolahraga, maka bisa jadi ini adalah gejala bahwa Mama terserang anemia atau kondisi kesehatan serius lainnya.
 

  • Merasa kepanasan

Jika saat berolahraga ibu hamil merasa kunang-kunang, pusing, keram, mual dan memiliki detak jantung yang tidak beraturan artinya tubuh Mama sedang kesulitan untuk menyesuaikan temperatur di dalam tubuh.

Hal ini bisa membahayakan kondisi janin di dalam kandungan.
 

  • Jantung berdebar-debar

Detak jantung yang cepat atau berdebar-debar bisa menjadi tanda bahwa ibu hamil tengah mengalami dehidrasi. Redakan aktivitas apapun yang tengah Mama lakukan, dengan beristirahat sejenak.

Jantung berdebar-debar juga bisa menjadi tanda bahwa ibu hamil terkena gangguan tiroid atau masalah hati.
 

  • Pembengkakan

Kaki maupun tangan ibu hamil mungkin akan sedikit membengkak setiap selesai berolahraga, tapi jika Mama menyadari bahwa pembengkakan ini terjadi di betis dengan disertai rasa nyeri dan warna kulit kemerahan, maka Mama harus segera waspada.

Beberapa gejala tadi merupakan pertanda dari penyakit trombosis vena dalam atau deep vein thrombosis (DVT), penyakit yang berpotensi mengancam jiwa ibu hamil yang disebabkan oleh penyumbatan pembuluh darah. 

Nah, itulah ketiga informasi penting terkait pro kontra senam pilates bagi ibu hamil yang dilakukan oleh Shandy Aulia.

Semoga bisa menjawab semua keresehan dan keraguan Mama selama ini, ya!

Baca juga:

The Latest