TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Tak Perlu Khawatir, Ini Penyebab Pusar Menonjol saat Hamil

Sebagian orang percaya bahwa pusar menonjol menandakan adanya gangguan pada plasenta atau rahim

pixabay/Patou Ricard

Selama hamil, Mama memang mengalami perubahan fisik seperti berat badan bertambah, ukuran payudara membesar, dan perut yang membuncit. Namun, tanpa Mama sadari ada perubahan fisik lainnya yang sering terjadi selama kehamilan yakni pusar menonjol. 

Beberapa orang mengaitkan pusar menonjol dengan jenis kelamin janin. Sebagian orang lainnya percaya bahwa pusar menonjol menandakan adanya gangguan pada plasenta, rahim, maupun kesehatan janin dalam kandungan. Padahal, semua kepercayaan itu hanyalah mitos belaka. 

Tidak ada hubungan antara pusar menonjol dan kesehatan janin dalam kandungan. Pusar yang menonjol merupakan kondisi normal saat hamil. Lantas, apa penyebab pusar menonjol?

Agar Mama tidak khawatir dengan kondisi tersebut, Popmama.com telah merangkum penjelasan seputar penyebab pusar menonjol saat hamil. Yuk, simak penjelasannya di bawah ini. 

1. Ukuran janin bertambah, pusar semakin menonjol

Pixabay/Alba Romá

Jika diamati, pusar mama mulai menonjol ketika usia kandungan menginjak 26 minggu. Pada dasarnya, pusar menonjol tergolong kondisi yang normal saat hamil. Kondisi tersebut disebabkan oleh ukuran janin dalam kandungan yang semakin membesar. 

Bertambahnya ukuran janin menyebabkan tekanan pada dinding perut mama, sehingga pusar akan semakin menonjol ke depan. Pusar akan menonjol mulai trimester kedua hingga trimester ketiga kehamilan. Ketika bayi lahir, maka pusar akan kembali ke bentuk sebelumnya. 

2. Pusar menonjol lebih sensitif

Pexels/nappy

Meski tergolong kondisi normal, Mama tetap perlu berhati-hati merawat pusar. Pasalnya, pusar menonjol akan menjadi lebih sensitif sehingga mudah iritasi apabila terkena gesekan. 

Untuk menghindari iritasi, Mama sebaiknya memakai celana khusus ibu hamil atau celana dengan bahan yang lembut. Mama juga dianjurkan memakai baju yang longgar untuk mengurangi risiko iritasi akibat gesekan pusar pada pakaian. 

3. Pusar terasa gatal

Freepik/Wavebreakmedia

Selain terjadi perubahan bentuk pada pusar, Mama mungkin merasakan gatal di area sekitar pusar. Dilansir dari jurnal American College of Obstetrics and Gynecologists, kulit di sekitar pusar akan gatal karena ukuran perut yang semakin melebar. 

Selain rasa gatal, muncul juga garis-garis halus berwarna putih atau stretch mark di sekitar pusar. Apabila Mama terus menggaruknya, maka dikhawatirkan akan menimbulkan bekas luka di sekitar perut. Oleh karena itu, untuk mengurangi rasa gatal, Mama bisa mengoleskan losion khusus ibu hamil di area sekitar pusar.

4. Yang perlu diwaspadai saat pusar menonjol

Freepik/valuavitaly

Terakhir, Mama juga perlu waspada terhadap pusar menonjol. Ada beberapa gejala yang perlu diwaspadai ketika pusar mulai menonjol, seperti adanya benjolan di sekitar pusar, pusar terasa nyeri, hingga susah untuk beraktivitas. 

Apabila Mama mengalami gejala-gejala di atas disertai batuk dan bersin, maka Mama harus segera konsultasi ke dokter. Sebab, gejala-gejala di atas menandakan adanya hernia umbilikalis atau masalah kesehatan lainnya. 

Pada dasarnya, pusar menonjol selama kehamilan adalah kondisi normal. Mama hanya perlu waspada ketika pusar menonjol disertai beberapa gejala seperti muncul benjolan dan rasa nyeri. Untuk mengurangi risiko masalah kesehatan selama kehamilan, Mama sebaiknya rutin konsultasi ke dokter.

Demikian informasi terkait penyebab pusar menonjol saat hamil. Semoga informasi ini bermanfaat ya, Ma.

Baca juga:

The Latest