TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Benarkah Makan Es Krim saat Hamil Bisa Menambah Berat Badan Janin?

Es krim memang enak, namun apakah benar dapat meningkatkan berat badan janin?

Freepik.com/@nakaridore

Seiring dengan bertambahnya usia kehamilan, janin pun makin tumbuh dan berkembang. Termasuk penambahan berat badannya.

Berat badan janin sangat penting karena menjadi acuan kesehatan saat si Kecil lahir nanti. Bayi yang lahir dengan kondisi berat badan lahir rendah memiliki risiko kesulitan mengatasi infeksi. Selain itu, ia juga mungkin kesulitan untuk mengontrol suhu tubuhnya.

Mama mungkin pernah mendengar nasihat: jika berat badan janin kurang maka konsumsi es krim dapat membantu meningkatkan berat badan si Kecil.

Benarkah makan es krim saat hamil bisa menambah berat badan janin? Jawabannya bisa Mama simak pada ulasan Popmama.com berikut ini, ya!

Apakah Ibu Hamil Boleh Makan Es Krim?

Freepik/Racool-studio

Ya, tentu ibu hamil boleh makan es krim. Bahan dasar es krim adalah susu (susu, krim), gula, dan telur (kadang-kadang). Semua bahan itu aman dikonsumsi selama kehamilan. Namun, ketika susu dan telur digunakan, keduanya harus dipasteurisasi untuk menghilangkan risiko keracunan bakteri.

Es krim juga memiliki rasa yang biasanya tidak berbahaya bagi kehamilan. Tetapi penting untuk mengetahui tentang bahan dan rasa yang digunakan, serta apakah itu baik untuk Mama atau tidak. Misalnya, jika Mama memiliki alergi buah atau kacang, hindari makan es krim rasa buah dan yang mungkin mengandung kacang sebagai topping.

Benarkah Makan Es Krim saat Hamil Bisa Menambah Berat Badan Janin?

Pexels/MART PRODUCTION Deteksi down syndrome melalui USG

Mama mungkin sering mendengar nasihat berikut: menaikkan berat badan janin yang kurang dengan mengonsumsi es krim.

Mitos atau fakta, ya?

Menurut dr. Keven Tali, seorang dokter spesialis kebidanan dan kandungan, mengonsumsi es krim memang dapat meningkatkan berat badan janin. Namun es krim saja tidak dapat memenuhi nutrisi yang dibutuhkan janin untuk bertumbuh, Ma. Jadi harus diimbangi dengan makanan bergizi lainnya.

Lalu, jika berat badan janin kurang, diskusikan dengan dokter mengenai cara yang paling tepat untuk meningkatkan berat badan itu. Meningkatkan berat badan janin jangan dilakukan dengan sembarang. Alih-alih sehat, ini malah dapat membahayakan janin dan mama.

Dokter biasanya akan menyarankan Mama untuk menambah jumlah makanan bernutrisi yang dikonsumsi.

Risiko Konsumsi Es Krim secara Berlebihan

Pixabay/Capri23auto

Menikmati es krim di tengah udara panas memang enak, Ma. Terutama ketika saat hamil, Mama mudah sekali merasa gerah. Namun es krim juga tidak boleh dikonsumsi secara berlebihan, ya, Ma.

Pasalnya es krim mengandung gula yang dapat memicu diabetes gestasional jika dikonsumsi terlalu banyak. Jika itu terjadi, justru dapat membahayakan janin dan kesehatan ibu hamil.

Tips Aman Mengonsumsi Es Krim saat Hamil

Pexels/Jonathan Borba

Berikut beberapa tips mengonsumsi es krim dengan amat:

  • Hindari es krim lembut dan es krim goreng untuk mencegah risiko infeksi.
  • Es krim buatan sendiri terkadang tidak aman untuk kehamilan karena dibuat menggunakan telur mentah.
  • Jika Mama ingin membuat es krim dari adonan kue, periksa bahan-bahannya. Beberapa merek memasukkan telur mentah sementara beberapa tidak.

Meski biasanya aman, konsumsi es krim juga dapat menimbulkan risiko berikut:

  • Jika Mama menderita diabetes, Mama harus membatasi konsumsi es krim karena tinggi kalori dan karbohidrat.
  • Ibu hamil rentan terhadap infeksi seperti toksoplasmosis dan listeriosis. Saat mengonsumsi es krim yang mengandung telur mentah, telur yang tidak dipasteurisasi, atau susu yang tidak dipasteurisasi, ini mungkin bisa menimbulkan risiko bagi kesehatan. Penting untuk mengetahui apa yang aman untuk kesehatan Mama dan es krim mana yang dapat dikonsumsi dengan aman untuk menghindari infeksi ini.

Jadi, makan es krim saat hamil bisa menambah berat badan janin, tapi jangan berlebihan, ya, Ma. Selain itu, nutrisi yang dibutuhkan janin juga tidak dimiliki oleh es krim. Diskusikan dengan dokter mengenai cara yang paling tepat untuk meningkatkan berat badan janin.

Semoga informasi ini bermanfaat, Ma!

Baca juga:

The Latest