Tumbuh gigi merupakan salah satu tahapan penting dalam pertumbuhan bayi. Tanda kemunculan gigi susu bayi biasanya dimulai saat bayi berusia 6 bulan.
6 Tanda Pertumbuhan Gigi Bayi yang Tidak Normal, Ini Cara Mengatasinya!

- Pertumbuhan gigi bayi umumnya dimulai usia 6–12 bulan; pemeriksaan dokter dianjurkan bila gigi muncul sebelum 4 bulan atau belum tumbuh pada usia 18 bulan.
- Tanda tidak normal meliputi susunan miring, tidak rata atau tumpang tindih, warna kekuningan/abu-abu, bercak rapuh, serta jumlah, bentuk, atau ukuran gigi yang tidak biasa.
- Orangtua perlu berkonsultasi ke dokter gigi bila tanda muncul, terutama saat bayi sulit makan atau menyusu, berat badan turun, atau gusi berdarah; nutrisi kalsium, fosfor, dan vitamin D juga penting.
Pada fase ini, biasanya bayi menjadi lebih rewel, lebih sering menangis, gusi bengkak, hingga air liur berlebih. Kondisi ini umum dialami pada bayi yang mengalami fase tumbuh gigi, namun Mama juga perlu mengetahui tanda pertumbuhan gigi bayi yang seharusnya.
Jangan sampai terdapat pertumbuhan gigi bayi yang tidak normal dan terlambat disadari. Pertumbuhan gigi yang tidak normal bukan hanya membuat posisi gigi tidak rapi, tetapi juga berisiko membuat bayi kesulitan menyusui atau makan.
Berikut ini Popmama.com merangkum tanda pertumbuhan gigi bayi yang tidak normal. Disimak, yuk, Ma!
Table of Content
1. Waktu tumbuh gigi tidak sesuai

Pertumbuhan gigi bayi biasanya dimulai setidaknya sejak usia 6 bulan hingga 12 bulan. Namun, ada bayi yang pertumbuhan giginya telah dimulai sejak usia 4 bulan dan hal ini masih tergolong wajar, Ma.
Pertumbuhan gigi bayi yang dimulai di bawah usia 12 bulan masih tergolong normal. Jika gigi bayi masih belum tumbuh gigi saat berusia 18 bulan atau tumbuh terlalu cepat sebelum usia 4 bulan, segera periksakan kondisinya ke dokter agar tidak terlambat dideteksi.
2. Tumbuhnya gigi tidak beraturan

Gigi bayi yang tumbuh tidak normal juga menjadi pertanda ada yang salah dengan prosesnya. Umumnya gigi bayi tumbuh secara bertahap dan berpasangan.
Selain itu, gigi yang tumbuh miring, tidak rata, dan tumpang tindih juga menjadi tanda pertumbuhan gigi tidak normal yang kerap disebabkan oleh keterbatasan ruang tumbuh atau faktor genetik.
3. Gigi tidak putih bersih saat tumbuh

Gigi susu umumnya berwarna putih bersih sejak pertama kali muncul. Jika terlihat kekuningan, abu-abu, atau adanya bercak putih rapuh bisa menjadi tanda pertumbuhan gigi tidak normal.
Biasanya kondisi ini disebabkan oleh adanya gangguan pada lapisan gigi sehingga menjadi lebih sensitif. Hal ini yang akhirnya memicu pertumbuhan gigi tidak normal seperti seharusnya.
4. Jumlah gigi tidak biasa

Tidak perlu menunggu lama untuk mengetahui apakah jumlah gigi yang tumbuh normal atau tidak, karena masing-masing jenis gigi memiliki pembagian.
Mengutip dari Medical News Today, gigi susu yang tumbuh pada bayi umumnya berjumlah 20 buah yang akan lengkap saat anak berusia what i3 tahun.
Gigi seri tumbuh 8 buah, gigi taring 4 buah, dan gigi geraham 8 buah. Masing-masing dibagi 2 untuk rahang atas dan bawah. Pada beberapa kasus, gigi bayi tumbuh secara berlebih (supernumerary) atau kurang dari seharusnya (hypodontia) yang menjadi tanda pertumbuhan tidak normal.
5. Bentuk dan ukuran gigi terlihat aneh

Pertumbuhan gigi yang tidak normal juga dapat dilihat dari bentuknya. Gigi bayi yang tidak normal bisa berbentuk lebih kecil dari ukuran rata-rata, sering kali terlihat mengerucut atau tidak proporsional.
Ada juga gigi yang ukurannya lebih besar, biasanya disebut gigi kelinci jika tumbuh pada gigi depan. Kondisi ini juga menjadi tanda pertumbuhan gigi tidak normal.
6. Gigi susu tampak terlalu rapat

Gigi juga bisa tumbuh tampak terlalu rapat dan menyatu menjadi satu mahkota gigi yang terlihat lebih besar. Kondisi ini juga termasuk tanda pertumbuhan gigi tidak normal.
Gigi yang tumbuh terlalu rapat akan sulit dibersihkan, sehingga meningkatkan risiko penumpukan kuman. Selain itu, kondisi ini juga memengaruhi fungsi penampilan dan fungsi gigi si Kecil, Ma.
Mengatasi Gigi Bayi yang Tumbuh Tidak Normal

Penting bagi orangtua untuk memperhatikan setiap fase tumbuh kembang anak, salah satunya saat fase tumbuh gigi. Jika ada tanda-tanda pertumbuhan yang tidak normal seperti ciri-ciri di atas, segera bawa si Kecil konsultasi dengan dokter gigi untuk mengetahui kondisinya.
Tidak sedikit orangtua yang masih bingung kapan harus membawa bayi ke dokter gigi. Padahal, tahapan ini sangat penting untuk mencegah kondisi yang fatal pada kondisi pertumbuhan giginya.
Bawa si Kecil ke dokter saat tanda-tanda di atas muncul, terutama saat bayi sudah mulai sulit makan atau menyusu hingga berat badannya turun, atau bahkan terdapat gusi berdarah yang tidak biasa.
Selain itu, pastikan agar bayi mendapat kebutuhan nutrisi yang mendukung pertumbuhan giginya, seperti kalsium, fosfor, dan vitamin D.
Itu dia penjelasan mengenai tanda pertumbuhan gigi bayi yang tidak normal. Perhatikan setiap detail pertumbuhan si Kecil, Ma.




















