Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Install

6 Cara Melindungi Bayi dari Cuaca Panas, Mama Wajib Tahu!

6 Cara Melindungi Bayi dari Cuaca Panas, Mama Wajib Tahu!
Magnific/magnific
Intinya Sih
5W1H
Gini Kak
  • Bayi lebih rentan dehidrasi saat cuaca panas; ASI atau susu formula dapat diberikan lebih sering untuk menjaga kebutuhan cairan hariannya.

  • Pilih pakaian longgar berbahan ringan; saat di luar, gunakan pakaian tertutup, topi lebar, tabir surya khusus bayi, serta stroller berkanopi tanpa menutupinya dengan selimut.

  • Di rumah, kurangi panas dengan menutup tirai ketika matahari terik dan gunakan kipas untuk sirkulasi udara, tanpa mengarahkannya langsung ke tubuh atau wajah bayi.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Saat cuaca sedang terik, Mama mungkin memilih mengajak si Kecil lebih banyak beraktivitas di dalam rumah.

Padahal, berada di dalam ruangan bukan berarti bayi terbebas dari risiko kepanasan. Baik saat bepergian ke luar maupun bersantai di rumah, ada beberapa hal yang perlu Mama perhatikan agar si Kecil tetap nyaman.

Dengan beberapa cara sederhana, Mama bisa membantu si Kecil tetap nyaman di mana pun berada.

Yuk, cari tahu cara melindungi bayi dari cuaca panas dalam artikel Popmama.com tentang 6 cara melindungi bayi dari cuaca panas yang Mama wajib tahu berikut ini.

1. Penuhi konsumsi cairan harian bayi

Penuhi konsumsi cairan harian bayi
Pexels/Han Nguyen

Tubuh bayi rentan terhadap lingkungan sekitar, termasuk ketika cuaca panas sehingga lebih berisiko kehilangan banyak cairan tubuh atau dehidrasi.

Untuk mencegah dehidrasi pada bayi, Mama bisa memberikan ASI atau susu formula dengan frekuensi lebih sering dari biasanya.

Mama juga bisa menyiapkan ASI dan menyimpannya di kulkas untuk berjaga-jaga jika si Kecil kehausan karena cuaca panas. Dengan memenuhi konsumsi cairan harian, bayi akan merasa nyaman sepanjang cuaca panas melanda.

2. Pilih pakaian dengan bahasan ringan

Pilih pakaian dengan bahasan ringan
Magnific/jcomp

Saat berada di dalam rumah, Mama bisa memakaikan si Kecil pakaian yang longgar dan ringan, terutama yang berbahan alami seperti katun karena lebih mudah menyerap keringat.

Melansir dari Parents, Mama hanya perlu memakaikan bayi dengan pakaian yang kurang lebih sama ringannya dengan yang Mama kenakan saat cuaca panas.

Sementara saat keluar rumah, pilih pakaian yang tetap ringan tetapi menutupi kulit, seperti celana panjang, baju lengan panjang, dan topi bertepi lebar untuk melindungi wajah dari sinar matahari.

3. Gunakan tabir surya khusus bayi

Gunakan tabir surya khusus bayi
Popmama.com/Nafia Mahesa/AI

Jika Mama mengajak si Kecil beraktivitas di luar rumah, kulitnya perlu dilindungi dari paparan sinar matahari. Untuk bayi yang sudah boleh menggunakan tabir surya, pilih produk yang memang dibuat untuk kulit bayi dan memiliki SPF yang sesuai.

Oleskan pada area kulit yang tidak tertutup pakaian dan ulangi pemakaian sesuai petunjuk pada kemasan. Meski begitu, tabir surya sebaiknya tetap dibarengi dengan perlindungan lain seperti pakaian tertutup dan tempat yang teduh.

4. Gunakan stroller dengan kanopi

Gunakan stroller dengan kanopi
Magnific/magnific

Kalau Mama mengajak si Kecil bepergian saat cuaca panas, pilih stroller yang memiliki kanopi untuk memberikan perlindungan ekstra dari sinar matahari.

Mama juga bisa menggunakan canopy extender agar tubuh bayi tetap teduh dari kepala hingga kaki.

Dilansir dari What to Expect, hindari menutupi stroller dengan selimut atau kain, meski bahannya tipis dan dianggap adem.

Cara ini justru bisa menghambat sirkulasi udara, membuat bayi lebih mudah kepanasan, hingga meningkatkan risiko sesak. Mama juga jadi lebih sulit memantau kondisi si Kecil.

5. Tutup tirai saat matahari sedang terik

Tutup tirai saat matahari sedang terik
Magnific/magnific

Bukan hanya saat berada di luar rumah, Mama juga perlu memerhatikan kondisi si Kecil saat memilih berada di alam ruangan.

Ketika sinar matahari masuk langsung melalui jendela, tutup tirai atau gunakan blind untuk membantu mengurangi panas yang masuk ke dalam ruangan.

Mama bisa membuka tirai pada waktu matahari tidak terlalu terik agar ruangan tetap mendapat pencahayaan dan sirkulasi udara tetap berjalan.

6. Gunakan kipas angin

Gunakan kipas angin
Popmama.com/Nafia Mahesa/AI

Cuaca panas rentan akan ruangan yang pengap dan lembab.

Mama bisa menggunakan kipas angin untuk membantu sirkulasi udara agar ruangan terasa lebih sejuk. Namun, jangan mengarahkan kipas langsung ke tubuh atau wajah bayi.

Letakkan kipas pada posisi dan jarak yang aman dan pastikan aliran udara tetap bergerak di dalam ruangan tanpa membuat si Kecil kedinginan.

Nah, itulah 6 cara melindungi bayi saat cuaca panas. Saat cuaca panas, Mama perlu memberikan perlindungan ekstra agar si Kecil tetap nyaman dan aman, baik saat berada di luar maupun di dalam rumah.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More