Earmuff dapat membantu melindungi pendengaran si Kecil dari paparan suara keras, terutama saat berada di tempat seperti konser, acara olahraga, pesta, atau pertunjukan kembang api. Bayi dan balita memiliki telinga yang masih sensitif sehingga lebih rentan terhadap dampak suara bising.
Tak Boleh Asal, Ini Tips Memilih Earmuff untuk Anak sesuai Usia

Earmuff membantu melindungi pendengaran bayi dan balita dari suara keras di konser, olahraga, pesta, atau kembang api, karena telinga mereka masih sensitif.
Bayi 0–6 bulan disarankan memakai headband elastis berbahan lembut dengan bobot di bawah 100 gram; usia 6–12 bulan ke atas dapat memakai model adjustable.
Pilih peredaman NRR 21–31 dB atau SNR 25–30 dB, bantalan lembut, material bebas BPA dan phthalates, serta model praktis yang mudah dibersihkan.
Agar perlindungannya tetap nyaman, pemilihan earmuff perlu disesuaikan dengan usia dan ukuran kepala anak. Selain memperhatikan tingkat peredaman suara, Mama juga perlu mempertimbangkan bahan, bantalan, hingga kemudahan penggunaannya.
Berikut Popmama.com telah merangkum panduan dan tips memilih earmuff untuk anak sesuai usia, seperti dikutip dari laman Sensory Assist.
Yuk, disimak, Ma!
Table of Content
1. Pilih earmuff dengan headband elastis untuk bayi usia 0–6 bulan

Popmama.com/Sofya Wardhani/AI Untuk bayi usia 0–6 bulan, Mama bisa memilih earmuff dengan model headband elastis atau soft band. Kulit dan tulang tengkorak bayi masih sangat lembut dan sensitif, sehingga pilih bahan kain elastis yang dapat disesuaikan tanpa memberikan tekanan berlebih pada kepala.
Selain modelnya, perhatikan juga bobot earmuff agar tidak mengganggu kenyamanan bayi. Sebaiknya pilih earmuff yang sangat ringan, yaitu dengan berat di bawah 100 gram, sehingga tidak memberikan beban berlebih pada leher bayi yang masih berkembang.
2. Pilih model adjustable untuk anak usia 6–12 bulan ke atas

Popmama.com/Sofya Wardhani/AI Pada usia 6–12 bulan ke atas, struktur kepala anak sudah lebih kuat sehingga Mama dapat memilih earmuff dengan model frame atau adjustable headband. Pilih model dengan headband berbahan plastik lentur yang dilengkapi bantalan empuk dan dapat disesuaikan mengikuti ukuran kepala anak.
Pastikan earmuff memiliki cengkeraman yang pas agar tetap nyaman digunakan saat si Kecil bergerak aktif. Hindari model yang terlalu ketat karena dapat menimbulkan rasa sakit, tetapi pastikan juga tidak terlalu longgar hingga mudah terlepas.
3. Perhatikan tingkat peredaman suara

Popmama.com/Sofya Wardhani/AI Tingkat peredaman suara menjadi salah satu hal penting yang perlu diperhatikan ketika memilih earmuff untuk anak. Mama bisa mencari produk dengan tingkat Noise Reduction Rating (NRR) sekitar 21–31 dB atau SNR 25–30 dB sesuai kebutuhan penggunaan.
Tingkat peredaman tersebut dapat membantu mengurangi paparan suara bising saat anak berada di lingkungan yang ramai. Earmuff juga sebaiknya tidak membuat si Kecil sepenuhnya terisolasi dari suara di sekitarnya agar tetap dapat merasakan lingkungan sekitar.
4. Utamakan bantalan yang lembut dan material yang aman

Popmama.com/Sofya Wardhani/AI Bantalan pada bagian telinga perlu diperhatikan agar earmuff tidak menekan daun telinga secara berlebihan. Pilih bantalan yang lembut, misalnya berbahan synthetic leather atau foam yang dirancang untuk memberikan rasa nyaman saat digunakan.
Selain bantalan, perhatikan juga material yang digunakan pada earmuff. Pastikan produk menggunakan bahan yang aman dan bebas dari bahan kimia berbahaya seperti BPA dan phthalates, terutama karena bayi dan anak sering menyentuh atau memasukkan benda ke dalam mulut.
5. Pertimbangkan earmuff yang praktis dibawa

Popmama.com/Sofya Wardhani/AI Kepraktisan juga tidak kalah penting, terutama jika earmuff akan digunakan saat bepergian bersama si Kecil. Mama bisa memilih model yang dapat dilipat atau foldable sehingga lebih mudah disimpan di dalam diaper bag tanpa memakan banyak tempat.
Pastikan bagian bantalan juga mudah dibersihkan setelah digunakan. Earmuff yang dapat dibersihkan dengan mudah menggunakan lap basah akan lebih praktis, terutama setelah dipakai anak dalam perjalanan atau di tempat yang ramai.
Manfaat Earmuff untuk Anak

Popmama.com/Sofya Wardhani/AI Selain membantu mengurangi paparan suara bising, earmuff juga dapat memberikan beberapa manfaat lain untuk anak, terutama ketika digunakan di lingkungan yang sesuai.
Membantu melindungi pendengaran: Earmuff dapat membantu mengurangi paparan suara keras yang berlebihan, seperti saat berada di konser, acara olahraga, atau lingkungan yang sangat bising.
Membantu anak tetap fokus: Mengurangi gangguan suara dapat membantu anak lebih mudah berkonsentrasi, terutama bagi anak yang sensitif terhadap suara.
Membantu menjaga telinga tetap hangat: Earmuff berbahan wol atau bulu sintetis dapat membantu menjaga telinga si Kecil tetap hangat ketika berada di lingkungan dengan cuaca dingin.
Nah, itu dia beberapa tips memilih earmuff untuk anak berdasarkan usia. Semoga informasi ini dapat membantu Mama dalam memilih perlengkapan anak yang sesuai.






















