Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Mengenal Baby Brain Gym: Apa Itu, Manfaat dan Caranya
Popmama.com/Nafia Mahesa/AI
  • Baby brain gym adalah adaptasi gerakan sederhana dari brain gym untuk bayi, dirancang sesuai kemampuan dan tahap perkembangan mereka.

  • Aktivitas ini membantu bayi mengenal tubuh, melatih koordinasi gerak, motorik halus, serta perkembangan sensorik melalui keterlibatan gerakan dan indra.

  • Salah satu gerakannya adalah cross crawl yang mempertemukan tangan kanan dengan kaki kiri, lalu bergantian tangan kiri dan kaki kanan di atas matras.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Baby brain gym adalah aktivitas gerakan sederhana untuk bayi yang disesuaikan dengan kemampuan dan tahap perkembangannya, guna mengenalkan tubuh, melatih koordinasi gerak, serta mendukung eksplorasi lingkungan.
  • Who?
    Bayi menjadi peserta aktivitas ini, sementara orang tua atau pengasuh dapat membantu melakukan gerakan secara lembut sesuai usia dan kemampuan bayi.
  • Where?
    Gerakan dapat dilakukan dengan membaringkan bayi di atas matras. Lokasi khusus per saat ini tidak menjadi ketentuan.
  • When?
    Baby brain gym dilakukan saat bayi siap beraktivitas dan gerakannya disesuaikan dengan usia serta tahap perkembangan bayi.
  • Why?
    Aktivitas ini digunakan untuk membantu bayi mengenal dan mengontrol tubuh, melatih koordinasi kedua sisi tubuh, serta mendukung perkembangan motorik dan sensorik.
  • How?
    Untuk gerakan silang, tangan kanan dan kaki kiri bayi diarahkan perlahan hingga bertemu di atas perut, lalu dikembalikan. Gerakan diulangi bergantian dengan tangan kiri dan kaki kanan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Baby brain gym adalah gerakan mudah untuk bayi bermain dan belajar mengenal tubuhnya. Gerakan ini bisa membantu bayi menggerakkan tangan, kaki, dan indranya. Mama bisa membaringkan bayi di matras, lalu mempertemukan tangan kanan dengan kaki kiri pelan-pelan. Setelah itu, tangan kiri dan kaki kanan. Gerakannya harus lembut dan sesuai umur bayi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Mama mungkin pernah mendengar istilah baby brain gym sebagai salah satu aktivitas yang bisa dilakukan untuk menstimulasi tumbuh kembang si Kecil.

Aktivitas ini melibatkan gerakan-gerakan sederhana yang disesuaikan dengan kemampuan bayi. Namun, sebelum mencobanya, Mama perlu tahu apa sebenarnya baby brain gym.

Untuk mendapatkan jawabannya, yuk, simak penjelasan dari Popmama.com tentang baby brain gym: apa itu, manfaat, dan caranya berikut ini.

Apa Itu Baby Brain Gym?

Popmama.com/Nafia Mahesa/AI

Dikutip dari laman Thera Cure, brain gym merupakan program yang memanfaatkan gerakan tubuh untuk mendukung proses belajar dengan melibatkan kemampuan kognitif, fisik, dan sensorik secara bersamaan.

Konsep ini awalnya dikembangkan oleh Dr. Paul Dennison untuk membantu anak-anak usia sekolah yang mengalami kesulitan belajar.

Seiring perkembangannya, konsep brain gym kemudian disesuaikan untuk berbagai kelompok usia, termasuk bayi. Dari sinilah muncul baby brain gym, yaitu aktivitas gerakan yang dibuat lebih sederhana dan disesuaikan dengan kemampuan serta tahap perkembangan bayi.

Melalui gerakan dan permainan yang sesuai usia, baby brain gym dapat menjadi salah satu cara bagi bayi untuk mengenal tubuh, melatih koordinasi gerak, dan mengeksplorasi lingkungan di sekitarnya.

Manfaat Baby Brain Gym

Popmama.com/Nafia Mahesa/AI

Mengutip dari penelitian ilmiah Paediatrica Indonesiana (2025), gerakan pada brain gym, khususnya untuk bayi, lebih banyak menggunakan gerakan-gerakan sederhana yang membantu bayi mengenal dan mengontrol tubuhnya.

Secara teori, brain gym bermanfaat untuk mendukung komunikasi antara bagian otak kiri dan kanan, sehingga membantu melatih koordinasi gerak tubuh serta keterampilan motorik halus yang sedang berkembang.

Aktivitas ini juga melibatkan koordinasi antara gerakan tubuh dan indra yang dapat mendukung perkembangan kemampuan motorik dan sensorik si Kecil serta membantu melatih koordinasi tubuh.

Cara Melakukan Baby Brain Gym

Popmama.com/Nafia Mahesa/AI

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, brain gym lebih banyak dilakukan kepada anak-anak usia sekolah. Meski begitu, bukan berarti brain gym tidak dapat dilakukan pada bayi.

Mama dapat melakukan baby brain gym yang disesuaikan dengan usia bayi dengan cara yang mudah. Salah satu gerakan yang bisa dilakukan adalah gerakan silang (cross crawl) yang dimodifikasi agar ramah dan aman untuk bayi.

Caranya, Mama baringkan si Kecil di atas matras, kemudian pegang tangan kanan dan kaki kiri bayi secara lembut. Perlahan, arahkan keduanya agar bertemu di atas bagian perut, lalu kembalikan ke posisi semula. Setelah itu, lakukan secara bergantian dengan tangan kiri dan kaki kanan.

Gerakan menyilang ini dapat menjadi aktivitas untuk melatih koordinasi gerak kedua sisi tubuh bayi.

Itulah mengenai baby brain gym: apa itu, manfaat, dan caranya. Semoga informasi ini bermanfaat dan membantu Mama mendukung tumbuh kembang si Kecil melalui aktivitas yang menyenangkan.

Curated For You

Editorial Team

Related Article