Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Install

Pertolongan Pertama Bayi Tidak Sengaja Makan Pedas, Ini Caranya!

5 min read
Pertolongan Pertama Bayi Tidak Sengaja Makan Pedas, Ini Caranya!
Pexels/Bence Szemerey
  • Jika bayi tak sengaja makan pedas, berikan ASI, susu formula, yogurt, makanan asam, atau karbohidrat lunak untuk membantu meredakan capsaicin; cipratan di mata perlu dibilas air hangat 15 menit.
  • Pedas dapat memicu mulut terbakar, wajah memerah, menangis, gumoh, muntah ringan, atau diare. Reaksi biasanya sementara, namun pemberian rempah perlu ditunda bila gejala berulang.
  • Segera cari bantuan medis bila bayi sesak napas, mengalami bengkak atau ruam berat, muntah-diare berkepanjangan disertai dehidrasi, atau tetap lemas dan menolak minum setelah pertolongan pertama.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Lagi asyik makan malam bareng keluarga, tiba-tiba Mama kaget melihat si Kecil ikut mengunyah potongan sambal yang tidak sengaja jatuh dari piring Papa. 

Atau mungkin ada anggota keluarga yang lengah dan menyuapkan makanan pedas ke mulut mungilnya. Wajahnya langsung memerah, mulutnya terbuka lebar, dan tangisan pun pecah.

Situasi ini memang bikin panik, Ma. Tapi tenang, sebelum buru-buru ke rumah sakit, ada beberapa langkah pertolongan pertama yang bisa Mama lakukan di rumah untuk meredakan rasa terbakar di mulut si Kecil.

Supaya Mama tidak semakin panik dan bisa segera melakukan tindakan, berikut Popmama.com mengulas pertolongan pertama bayi tidak sengaja makan pedas, dikutip dari Natural Baby Life. Yuk, simak sampai habis!

  1. Apa Pertolongan Pertama untuk Bayi yang Tidak Sengaja Makan Pedas?

    Apa Pertolongan Pertama untuk Bayi yang Tidak Sengaja Makan Pedas?
    Pexels/Anna Shvets

    Begitu tahu si Kecil kemasukan makanan pedas, jangan tunggu lama-lama, Ma. Ada tiga jenis cara alami yang bisa langsung Mama coba di rumah:

    • Susu atau produk olahan susu
      Berikan ASI, susu formula, atau yogurt secukupnya karena kandungan kasein di dalamnya membantu memecah capsaicin, senyawa penyebab rasa pedas dan terbakar di mulut.
    • Makanan yang mengandung asam
      Sepotong tomat atau sedikit air jeruk bisa membantu menetralkan sifat basa dari capsaicin yang menempel di lidah si Kecil.
    • Karbohidrat lunak
      Roti tawar, tortilla, atau nasi bisa jadi penyerap alami yang menghalangi capsaicin menempel lebih lama di rongga mulut si Kecil.

    Kalau si Kecil sampai terkena cipratan bumbu pedas di matanya, segera bilas dengan air hangat mengalir selama kurang lebih 15 menit, lalu kompres dingin kalau matanya masih terlihat merah.

  2. Apakah Makan Pedas Bisa Membuat Bayi Diare atau Muntah?

    Apakah Makan Pedas Bisa Membuat Bayi Diare atau Muntah?
    Pexels/Polina Smelova

    Selain rasa terbakar di mulut, makan pedas juga bisa memengaruhi sistem pencernaan si Kecil yang masih sangat sensitif. Capsaicin dalam jumlah banyak bisa memicu asam lambung naik, sehingga si Kecil jadi gumoh atau muntah ringan setelahnya.

    Kalau perutnya belum terbiasa dengan rempah atau rasa pedas, diare juga jadi salah satu reaksi yang cukup sering muncul, Ma. Ini terjadi karena saluran cerna si Kecil berusaha menolak zat asing yang dianggap terlalu kuat untuk diproses.

    Meski begitu, Mama tidak perlu langsung khawatir berlebihan. Biasanya reaksi ini bersifat sementara dan akan membaik dengan sendirinya begitu si Kecil diberi cukup cairan dan istirahat.

  3. Apa Tanda Bayi Tidak Cocok dengan Makanan Pedas?

    Apa Tanda Bayi Tidak Cocok dengan Makanan Pedas?
    Pexels/Polina Smelova

    Nah, supaya Mama lebih siap ke depannya, penting juga untuk tahu tanda-tanda kalau si Kecil memang belum cocok dengan makanan pedas. Berikut beberapa reaksi yang biasa muncul:

    • Menangis sambil menjulurkan lidah
      Tanda paling umum kalau kadar pedasnya terlalu tinggi untuk ditoleransi oleh si Kecil.
    • Berkeringat dan wajah memerah
      Tubuh bereaksi seolah kepanasan, padahal ini murni respons terhadap capsaicin, bukan demam.
    • Gumoh atau sering bersendawa
      Biasanya muncul karena asam lambung ikut terpicu naik akibat rasa pedas yang cukup kuat.
    • Diare atau BAB lebih cair dari biasanya
      Tandanya, saluran cerna si Kecil sedang berusaha menyesuaikan diri dengan zat yang belum familiar baginya.

    Kalau salah satu atau beberapa tanda di atas muncul berulang setiap kali si Kecil mencicipi makanan berbumbu, sebaiknya Mama tunda dulu pemberian rempah tersebut untuk sementara waktu.

  4. Apakah Bayi yang Tidak Sengaja Makan Pedas Bisa Mengalami Alergi?

    Apakah Bayi yang Tidak Sengaja Makan Pedas Bisa Mengalami Alergi?
    Pexels/Los Muertos Crew

    Banyak Mama yang bertanya-tanya, apakah makanan pedas bisa memicu alergi pada si Kecil? Jawabannya, bisa, Ma. Reaksi alergi terhadap bumbu dan rempah biasanya ditandai dengan bengkak dan gatal di area bibir serta lidah.

    Beberapa rempah memang lebih sering memicu reaksi alergi dibandingkan dengan yang lain, seperti kayu manis, jintan, ketumbar, adas, hingga seledri. 

    Reaksi ini berbeda dengan sensasi pedas biasa, karena biasanya disertai gejala khas alergi seperti gatal, kemerahan, atau bentol di sekitar area yang terkena.

    Kalau Mama curiga si Kecil mengalami reaksi alergi setelah makan sesuatu yang berbumbu, sebaiknya catat jenis makanan dan rempah yang dikonsumsi. Informasi ini akan sangat membantu dokter untuk menentukan penyebab pastinya.

  5. Kapan Bayi yang Makan Pedas Harus Dibawa ke Dokter?

    Kapan Bayi yang Makan Pedas Harus Dibawa ke Dokter?
    Pexels/Jonathan Borba

    Sebagian besar kasus bayi tidak sengaja makan pedas memang bisa ditangani sendiri di rumah. Tapi, ada kondisi tertentu yang mengharuskan Mama segera mencari bantuan medis. Berikut situasi yang perlu diwaspadai:

    • Si Kecil kesulitan bernapas
      Ini termasuk kondisi darurat, Ma. Segera hubungi layanan gawat darurat kalau si Kecil terlihat sesak atau napasnya berbunyi.
    • Muncul reaksi alergi berat
      Waspadai kalau wajah, bibir, atau area sekitar mata tiba-tiba bengkak signifikan disertai ruam yang menyebar cepat.
    • Muntah atau diare terus-menerus
      Kalau sudah berlangsung berjam-jam dan disertai tanda dehidrasi seperti mulut kering, mata cekung, atau popok yang jarang basah, segera bawa ke fasilitas kesehatan terdekat.
    • Tidak kunjung tenang meski sudah diberi pertolongan pertama
      Kalau si Kecil tetap rewel berat, menolak minum, atau justru makin lemas, jangan ragu untuk segera konsultasi ke dokter anak.

  6. Bagaimana Cara Mencegah Bayi Tidak Sengaja Makan Makanan Pedas?

    Bagaimana Cara Mencegah Bayi Tidak Sengaja Makan Makanan Pedas?
    Pexels/Kent Ng

    Daripada repot menangani situasi darurat, tentu lebih baik mencegah sejak awal, ya, Ma. Berikut beberapa langkah yang bisa Mama terapkan di rumah:

    • Simpan bumbu dan rempah dapur di tempat yang tidak terjangkau si Kecil
      Rak tinggi atau lemari tertutup jadi pilihan aman, apalagi kalau si Kecil sudah mulai merangkak atau berjalan.
    • Pisahkan porsi makan si Kecil sebelum menambahkan bumbu pedas untuk anggota keluarga lain
      Cara ini paling efektif supaya tidak ada rempah yang tidak sengaja masuk ke piring MPASI-nya.
    • Kenalkan satu jenis rempah dalam satu waktu, dengan jeda beberapa hari sebelum mencoba yang baru
      Cara ini membantu Mama memantau reaksi tubuh si Kecil terhadap setiap bahan.
    • Pastikan rempah yang digunakan masih segar dan belum kedaluwarsa
      Bumbu kering yang sudah lama disimpan berisiko mengandung bakteri berbahaya bagi pencernaan si Kecil yang masih sensitif.

    Nah, itulah pembahasan mengenai pertolongan pertama bayi tidak sengaja makan pedas. Semoga informatif dan bermanfaat, Ma!

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More