Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Benarkah Menidurkan Bayi di Baby Box Bisa Sebabkan Kematian Mendadak?
Pexels/Filip Wouters

Ketika bayi berusia di atas enam bulan, sebagian orangtua memutuskan untuk mengajarkan bayi untuk tidur terpisah. Mereka mulai membiasakan si Kecil untuk tidur di box bayi sebelum mulai meninggalkan si Kecil di kamarnya sendiri. 

Namun, ada beberapa informasi yang berkembang bahwa menidurkan bayi di box bayi bisa menyebabkan bayi meninggal secara mendadak. Pasalnya, sindrom kematian bayi mendadak bisa saja terjadi meski bayi terlihat sehat dan meninggal secara tiba-tiba. 

Lantas, benarkah menidurkan si Kecil di box bayi bisa sebabkan sindrom kematian bayi mendadak? Simak penjelasannya yang dirangkum Popmama.com di bawah ini.

Apa itu Sindrom Kematian Mendadak?

Pexels/filipwouter

Sindrom kematian bayi mendadak atau sudden infant death syndrome (SIDS) adalah kematian mendadak pada bayi tanpa disertai gejala-gejala terlebih dahulu. 

Sindrom kematian mendadak umumnya menyerang bayi berusia di bawah satu tahun yang sedang tertidur. Namun, tidak menutup kemungkinan bahwa SIDS bisa menyerang bayi yang sedang terbangun. 

Hingga kini, belum ada penyebab pasti dari SIDS. Namun, beberapa peneliti kesehatan menduga SIDS disebabkan oleh beberapa faktor yakni kelainan genetik, gangguan pada otak bayi, dan infeksi paru. 

Menidurkan Bayi di Box Bayi Tidak Sebabkan SIDS

pixabay/cherylholt

Mengenai mitos sindrom kematian mendadak yang dialami bayi yang ditidurkan di box bayi itu tidak sepenuhnya benar. Pasalnya, hal-hal yang menyebabkan sindrom kematian mendadak pada bayi adalah keadaan di sekililing box bayi. 

Misalnya, permukaan kasur yang lunak atau terlalu empuk bisa menyebabkan kematian mendadak pada bayi. Selain itu, bantal atau guling yang ditempatkan di sekitar bayi juga bisa meningkatkan risiko sindrom kematian mendadak. Sebab, bantal atau guling bayi itu dapat menimpa tubuh si Kecil ketika tertidur. 

Faktor yang Meningkatkan Risiko SIDS

Unsplash/Nyana Stoica

Selain kondisi di sekeliling bayi, suhu ruangan yang terlalu panas juga dipercaya dapat meningkatkan risiko SIDS. Oleh karena itu, apabila Mama ingin menempatkan si Kecil di box bayi, atur suhu ruangan atau suhu AC menjadi sejuk. 

Kemudian, posisi bayi saat tidur juga menjadi salah satu faktor sindrom kematian bayi mendadak. Tidur menyamping atau tengkurap dapat membuat bayi sulit bernapas sehingga meningkatkan risiko sindrom kematian bayi mendadak.

Perhatikan Posisi Tidur Bayi di Box Bayi

Mitos fakta posisi tidur bayi - rawpixel.com/McKinsey

Ketika Mama tetap memilih menidurkan bayi di box-nya, maka pastikan untuk selalu memerhatikan posisi tidur si Kecil. Pastikan bayi tidur dengan posisi telentang, bukan tengkurap. 

Tidur tengkurap dapat meningkatkan risiko sindrom kematian bayi mendadak karena barang-barang di sekitarnya dapat menghambat saluran pernapasan di mulut maupun hidung. 

Untuk memantau posisi tidur si Kecil, Mama dapat menempatkan box bayi di dekat tempat tidur mama. Nantinya, jika si Kecil sudah bisa memilih posisi tidur yang membuatnya nyaman, Mama bisa memisahkan box bayi di ruangan lain. 

Hindari Menempatkan Barang-barang di Sekitar Box Bayi

blibli.com

Terpenting adalah hindari menempatkan barang-barang berbahaya di dalam box bayi misalnya mainan. Jangan pula menaruh kasur tambahan, selimut tebal, maupun kasur air karena bisa menghambat saluran pernapasan bayi. 

Menempatkan bayi di box bayi memang diperbolehkan, namun Mama teap harus memerhatikan keselamatan dan keamanan si Kecil selama tidur. 

Editorial Team

Related Article