Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Install
For
You

Kebiasaan Makan Sambil Nonton Bisa Membuat Anak Kekurangan Gizi 

Kebiasaan Makan Sambil Nonton Bisa Membuat Anak Kekurangan Gizi 
Popmama.com/Alya Putri Abi/AI
Intinya Sih
  • Kebiasaan makan sambil menonton membuat anak mengalami mindless eating, sehingga sulit mengenali rasa lapar dan kenyang yang berujung pada risiko kekurangan gizi atau obesitas.

  • Dokter menyarankan penerapan mindful eating tanpa layar agar anak fokus menikmati makanan, sekaligus membangun interaksi keluarga saat makan bersama.

  • Orangtua disarankan melatih anak duduk tenang secara bertahap tanpa paksaan.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Di tengah kesibukan sehari-hari, kebiasaan makan sambil menonton kartun sering menjadi pilihan orangtua agar anak lebih mudah menyelesaikan waktu makannya. Banyak yang menganggap cara ini efektif untuk mengurangi rewel dan membantu anak tetap duduk tenang.

Bahkan, tidak sedikit yang menjadikannya sebagai solusi praktis agar pekerjaan rumah tetap bisa dilakukan sambil memastikan anak tetap makan. Namun, kebiasaan ini perlu diperhatikan karena dalam jangka panjang dapat membuat anak kurang fokus saat makan, sehingga berpotensi memengaruhi pola makan dan berdampak pada asupan gizi yang tidak optimal.

Berikut Popmama.com rangkum penjelasan soal kebiasaan makan sambil nonton bisa membuat anak kekurangan gizi.

Table of Content

Makan Sambil Nonton Bisa Membuat Anak Kekurangan Gizi

Makan Sambil Nonton Bisa Membuat Anak Kekurangan Gizi

Penjelasan dokter terkait makan sambil nonton bisa membuat anak kekurangan gizi
Popmama.com/Alya Putri Abi/AI

dr. Agus Wijata, Sp.A melalui akun TikTok @dr.aguswijata, menjelaskan bahwa kebiasaan makan sambil menonton dapat membuat anak mengalami mindless eating. Kondisi ini terjadi ketika perhatian anak lebih tertuju pada layar dibandingkan makanan yang dikonsumsi, sehingga proses makan berlangsung tanpa kesadaran penuh.

Akibatnya, anak menjadi kurang mampu mengenali sinyal lapar dan kenyang dari tubuhnya. Hal ini bisa membuat mereka makan terlalu banyak atau justru kurang makan. Dalam jangka panjang, kondisi tersebut juga dapat memicu kebiasaan pilih-pilih makanan, meningkatkan risiko GTM (gerakan tutup mulut), hingga berdampak pada masalah gizi seperti obesitas maupun kekurangan gizi.

Solusi agar Anak Berhenti Makan sambil Nonton

Solusi agar anak berhenti makan sambil menonton
Popmama.com/Alya Putri Abi/AI

Dalam video, dr. Agus Wijata juga menjelaskan bahwa solusi untuk menghentikan kebiasaan makan sambil menonton adalah dengan menciptakan suasana makan yang mindful, yaitu kondisi tanpa layar dan tanpa gangguan agar anak dapat lebih fokus pada makanan yang dikonsumsi.

Selain itu, orangtua perlu membiasakan pola makan yang lebih teratur dan tenang, seperti membuat anak duduk dengan baik saat makan. Ia juga menekankan pentingnya interaksi keluarga saat makan bersama, sekaligus mengenalkan berbagai aspek makanan seperti rasa, bau, tekstur, dan warna agar anak lebih sadar dan menikmati setiap proses makan.

Tips agar Anak Duduk Lama di Kursi Makan

Tips agar anak duduk lama di kursi makan
Popmama.com/Alya Putri Abi/AI

Agar anak bisa terbiasa duduk lebih lama saat makan, hal ini perlu dilakukan secara bertahap dan konsisten. Berikut beberapa cara yang bisa Mama lakukan:

  • Mulai dari durasi pendek (5–10 menit), lalu tingkatkan secara bertahap

  • Biarkan anak banyak bergerak terlebih dahulu sebelum makan, agar energinya tersalurkan

  • Gunakan tempat makan yang sama setiap kali makan, agar anak lebih terbiasa

  • Jangan menunda makanan setelah anak duduk, pastikan makanan sudah siap

  • Temani anak saat makan dan biarkan ia eksplorasi makanan, meski sedikit berantakan

Dampak jika Anak Dipaksa saat Makan

Dampak jika anak dipaksa saat makan
Popmama.com/Alya Putri Abi/AI

Bagi anak yang sudah terbiasa makan sambil menonton, proses membiasakan makan tanpa layar memang membutuhkan kesabaran dari orangtua. Pada tahap awal, anak belum tentu bisa langsung duduk lama, sehingga tidak perlu dipaksa secara berlebihan. Jika terlalu ditekan, anak bisa merasa tidak nyaman bahkan berisiko mengalami trauma saat waktu makan.

Perubahan kecil justru lebih efektif untuk dilakukan, misalnya menambah durasi duduk sedikit demi sedikit, meskipun hanya satu menit setiap hari. Jika dilakukan secara konsisten, anak akan terbiasa dengan sendirinya hingga mampu makan dengan lebih tenang sampai selesai.

Waktu Makan si Kecil Bagian dari Proses Belajar

Waktu makan si Kecil bagian dari proses belajar
Popmama.com/Alya Putri Abi/AI

Waktu makan pada si Kecil bukan hanya untuk mengisi perut, tetapi juga menjadi proses belajar yang penting. Saat makan, anak belajar mengenali rasa, tekstur, bau, dan bentuk makanan, sekaligus melatih fokus serta kesadaran terhadap apa yang sedang ia konsumsi.

Selain itu, aktivitas makan juga melatih perkembangan motorik mulut seperti mengunyah dan menggerakkan lidah, serta membantu kerja otak dalam mengatur rasa lapar, kenyang, dan koordinasi saat makan. Karena itu, sebaiknya waktu makan dijadikan momen tanpa gangguan layar agar anak bisa lebih optimal dalam belajar dan berkembang melalui pengalaman makan tersebut.

Nah, itu dia penjelasan terkait kebiasaan makan sambil nonton bisa membuat anak kekurangan gizi. Yuk, bantu si Kecil membangun kebiasaan makan yang lebih baik, Ma!

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Wahyuni Sahara
EditorWahyuni Sahara

Related Articles

See More