AYIMUN Depok Chapter 2026 tak akan terwujud tanpa kolaborasi erat antara berbagai pihak.
SIT Al Haraki sebagai school partner menjadi tuan rumah yang menyambut 315 peserta dari berbagai daerah, mulai dari Jabodetabek, Sukabumi, Sumatera Selatan, hingga Bali.
Direktur Pendidikan SIT Al Haraki, Susi P. Krisnawan, menyampaikan bahwa pendidikan pada hakikatnya adalah tempat pembentukan karakter.
"Lebih dari sekadar konferensi, di sini kita sedang memersiapkan generasi yang mampu membangun jembatan, memiliki dialog daripada perpecahan, serta memimpin dengan kecerdasan dan integritas," ujarnya.
Sinergi lintas sektor antara lembaga pendidikan, pemerintah, dan mitra global diharapkan dapat menciptakan generasi luar biasa bagi Indonesia, agar bisa bersaing di kancah internasional.
Dalam konferensi ini, peserta berdiskusi dan merumuskan solusi terhadap berbagai isu global melalui dua council utama, yaitu UNICEF (United Nations International Children's Emergency Fund) dengan tema “Ensuring Quality Education for Every Child” untuk siswa/i berusia 11-14 tahun dan UNODC (United Nations Office on Drugs and Crime) dengan tema “Mitigating the Worst Impacts of Illicit Online Activities: Illegal Gambling and Cybercrime” untuk siswa/i berusia 15 tahun ke atas.
Nantinya, pemenang dari konferensi ini akan mendapatkan beasiswa mengikuti Asia World Model United Nations XV yang akan diselenggarakan di Bali Nusa Dua Convention Center pada 2-5 Oktober 2026 mendatang.
Setelah Depok, konferensi berikutnya dijadwalkan berlangsung di Bandung pada 29–30 Agustus 2026.
Dengan terus berkembangnya program-program seperti ini, diharapkan semakin banyak pelajar Indonesia yang siap bersaing dan membawa nama harum bangsa di kancah global.