Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Dukungan Orangtua Firyal hingga Jadi Pemenang Lomba Vokal Melawan Peserta dari 13 Negara
Dok. Popmama.com
  • Firyal Nasyorleen Wardhana, siswi kelas 6 SD yang sebelumnya berprestasi sebagai atlet renang, mengembangkan minat menyanyi setelah kerap mendengarkan musik sejak kecil.
  • Orangtuanya, Papa Jaya dan Mama Winda, mengenali potensi vokalnya, mendukung lomba pertamanya hingga meraih Juara 3, lalu menyediakan pelatih profesional saat Firyal serius bernyanyi.
  • Firyal memenangkan Distinction Gold Award sekaligus Juara 1 pada The ArtSense International Arts Festival & Competition di Malaysia, menghadapi peserta dari 13 negara dengan dukungan latihan dan pendampingan orangtua.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Siapa sangka, dibalik sosok anak berbakat yang berdiri anggun mengguncang panggung musik internasional. Ada sepasang orangtua dengan setia berdiri di belakang bersama doa yang tak pernah putus.

Keberhasilan Firyal Nasyorleen Wardhana menyabet juara 1, kompetisi vokal internasional di Malaysia menjadi bukti betapa indahnya buah dari pendampingan penuh kasih.

Papa Jaya dan Mama Winda bukan sekadar memfasilitasi minat anak, melainkan sebagai support system yang selalu siap menjadi tempat berlabuh Firyal di setiap proses tumbuh kembangnya.

Bisa jadi inspirasi untuk para orangtua, berikut sudah Popmama.com rangkum kisah kehangatan keluarga Firyal dalam mendukung potensinya.

1. Mengenal sosok Firyal yang multitalenta

Instagram.com/firyalnasyorleen

Sejak kecil, sosok Firyal Nasyorleen dikenal sebagai anak yang sangat aktif, bersemangat tinggi, dan haus akan hal baru.

Sebagai anak sulung dari tiga bersaudara, Firyal sangat menikmati setiap momen petualangan dan kegiatan positif bersama keluarga tercinta.

Menariknya, sebelum suara merdunya memukau panggung internasional, siswi kelas 6 SD ini lebih dulu dikenal sebagai atlet dibidang olahraga.

Seakan sudah ditakdirkan untuk ikut kompetisi internasional, sifat tangguh dan mental bertandingnya sudah teruji sejak duduk di kelas 2 SD.

"Firyal sendiri sudah mulai ikut lomba-lomba sejak kelas 2 SD dan membawa pulang medali. Di renang medali emasnya sudah banyak sekali, mulai dari nomor 50 meter, gaya bebas, sampai hampir semua gaya," tutur sang mama.

Namun, dibalik jadwalnya yang padat, Firyal masih seperti anak-anak pada umumnya. Ia memiliki kebiasaan mendengarkan lagu untuk mengembalikan mood dan semangatnya.

Saat mendengarkan lagu anak favoritnya seperti Lihatlah Lebih Dekat milik Sherina atau Untuk Tuhan dari Naura, ada binar impian kecil yang perlahan tumbuh di hatinya.

Momen sederhana inilah yang tanpa disadari memupuk kecintaannya pada dunia tarik suara. Demi mengerjar cita-citanya untuk bisa berdiri di atas panggung besar suatu hari nanti.

​2. Kisah dibalik bakat menyanyi Firyal

Dok. Popmama.com

​Meskipun awalnya lebih mengarahkan Firyal dibidang olahraga, Papa Jaya dan Mama Winda tetap peka melihat potensi lain dalam diri putri sulungnya.

Siapa sangka, bakat bernyanyi Firyal rupanya mengalir hangat dari sang Mama yang memang hobi mendengarkan musik di rumah.

​"Sebenarnya Firyal bisa nyanyi itu turun dari Maminya. Maminya memang biasa dengar musik dan satu keluarga suaranya bagus," ucap Papa Jaya.

Kejelian orangtuanya makin teruji saat gurunya secara tiba-tiba menunjuk Firyal untuk bernyanyi. Melihat hal itu, Mama Winda pun penasaran dan mencoba menguji sendiri kualitas suara sang anak di rumah.

Memang dasarnya setiap anak menyimpan potensi luar biasa, untuk digali dan diasah oleh orangtua. Hasil pengujian itu pun mengejutkan sang Mama. Teknik vokal seperti vibrasi ternyata bisa ditunjukkan Firyal dengan sangat tepat dan indah.

​3. Keberanian awal yang disambut hangat oleh orangtua

Pintu menuju dunia tarik suara akhirnya terbuka pada Oktober lalu. Secara mengejutkan, Firyal memberanikan diri menemui kedua orangtuanya untuk meminta izin mengikuti lomba bernyanyi antarsekolah untuk pertama kalinya.

Melihat api keberanian serta potensi Firyal dalam bernyanyi. Papa dan Mama tidak ragu untuk memberikan restu dan dukungan penuh.

Momen tersebut menjadi bentuk kepercayaan orangtua terhadap langkah baru yang ingin dicoba oleh sang anak.

​"Firyal bilang ke kami, 'Mam, boleh enggak aku ikut singing competition antarsekolah?' Ya sudah kami bilang oke dan kami support. Kami bilang, kalau Firyal menang di lomba pertama ini, kami pasti akan dukung penuh ke depannya. Ternyata di lomba pertama itu dia langsung berhasil meraih Juara 3," ujar sang papa.

Hasilnya pun sungguh manis! Di pengalaman perdananya berdiri di panggung musik, Firyal langsung sukses meraih Juara 3.

Kemenangan awal ini tidak hanya melipatgandakan rasa percaya diri Firyal. Tetapi juga makin meyakinkan orangtuanya, bahwa bakat dan potensi indah sang putri, siap untuk diterbangkan lebih tinggi lagi. Menuju kompetisi vokal internasional di Malaysia.

​4. Pendampingan penuh kasih dan komitmen memfasilitasi minat anak

Satu prinsip indah yang dipegang teguh oleh Papa Jaya dan Mama Winda adalah membiarkan anak tumbuh sesuai minat dan kebahagiannya sendiri.

Bagi mereka, tugas orangtua bukanlah memaksakan kehendak, melainkan mendampingi serta memfasilitasi apa yang dicintai dan disenangi oleh si Anak.

Ketika melihat Firyal menunjukkan keseriusan dan komitmen tinggi untuk mendalami dunia tarik suara, orangtua dengan sigap menghadirkan pelatih profesional. Langkah ini diambil agar potensi emas dalam diri Firyal bisa terarah dengan maksimal.

​"Awalnya bagi orangtua kan anak mau ke mana nih? Yang penting dia bisa melakukan hal yang dia suka agar bisa ditekuni secara profesional. Begitu coach-nya mengarahkan bahwa ada potensi dan jalurnya ke jenjang internasional, yaudah bismillah kita gas terus," tutur papa.

Bahkan, ketika sang pelatih melihat adanya peluang emas untuk membawa Firyal ke panggung internasional. Orangtuanya tanpa ragu memberikan restu dan dukungan penuh.

Di setiap proses latihan yang melelahkan, Papa dan Mama selalu hadir. Mereka menjadi tempat berlabuh yang aman dan nyaman saat Firyal butuh tempat bercerita.

"Papi dan Mami itu support aku banget. Mulai dari pertama kali aku les nyanyi, pertama kali dipanggil untuk maju ke depan panggung, sampai sekarang, Papi dan Mami selalu ada buat mendukung aku," diungkapkan Firyal dengan penuh rasa syukur.

​5. Perjuangan bersama hingga berhasil mengibarkan merah putih di kancah dunia

Dok. Popmama.com

Menempuh jalur kompetisi hingga ke tingkat internasional tentu membutuhkan perjuangan dan energi yang tak sedikit.

Latihan keras, komitmen, dan konsistensi harus terus Firyal pupuk demi mendapatkan hasil yang terbaik. Meskipun harus diakui bahwa rasa lelah pasti dirasakan olehnya. Tapi berkat Papa dan Mama yang tak pernah absen hadir di belakang panggung, seketika rasa lelah itu hilang.

Di ajang The ArtSense International Arts Festival & Competition Malaysia, saat Firyal harus berhadapan dengan kontestan tangguh dari 13 negara. Di tengah tekanan panggung yang begitu besar, wejangan dari orangtuanya selalu menjadi penguat jiwa,

"Yang penting kamu membawa bendera Indonesia. Selama kita berjuang, Papa dan Mami akan selalu ada mendampingi."

Pelukan dan doa terbaik mereka itulah, fondasi mental utama Firyal. Hingga akhirnya, senyum haru dan rasa bangga meledak saat namanya diumumkan sebagai peraih Distinction Gold Award sekaligus Juara 1.

Momen berkibarnya Sang Saka Merah Putih juga menjadi saksi bisu manisnya buah dari kerja keras anak dan cinta tulus orangtuanya.

Dari kisah Firyal membuktikan bahwa tiap anak memiliki potensi yang luar biasa, untuk digali dan diasah oleh orangtua. Seperti Firyal, Mama bisa lebih peka membaca potensi anak dan beri kesempatan anak untuk mengasah minatnya.

Selain itu, pendampingan penuh kasih tanpa paksaan jadi faktor lahirnya prestasi yang membanggakan, dalam membentuk kepercayaan diri dan mental juara anak.

​Selamat atas pencapaian luar biasa, Firyal dan keluarga!

Curated For You

Editorial Team

Related Article