Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Manfaat Rambut Jagung, Bisa Dikonsumsi dan Baik untuk Kesehatan
Magnific/8photo
  • Studi menunjukkan rambut jagung mengandung flavonoid, alkaloid, fenol, glikosida, saponin, dan tanin yang berpotensi menghambat enzim α-amilase serta mengontrol gula darah.

  • Ekstrak rambut jagung dilaporkan memiliki aktivitas antioksidan dan antibakteri terhadap bakteri penyebab karies, bau mulut, penyakit periodontal, hingga jerawat.

  • Rambut jagung dapat direbus bersama jagung atau sekitar 30 gram secara terpisah, lalu airnya disaring dan diminum; penderita kondisi medis atau pengguna obat disarankan berkonsultasi dahulu.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Pernahkah Mama berpikir bahwa bagian yang sering dibuang dari jagung justru menyimpan segudang manfaat? Rambut jagung yang sering kita bersihkan ternyata memiliki potensi luar biasa bagi kesehatan tubuh.

Dalam salah satu unggahannya, Natasya Limano, seorang fitness coach dan influencer kesehatan yang sering berbagi edukasi di media sosialnya membagikan penjelasan tersebut lewat penelitian yang ada.

Melalui berbagai studi laboratorium, rambut jagung ini memang menunjukkan kandungan senyawa aktif yang melimpah di dalamnya, Ma.

Mulai dari membantu menurunkan kolesterol hingga menjaga kadar gula darah, semua ada dalam serat-serat halus ini. Jadi, sangat sayang sekali jika terbuang sia-sia, kan?

Nah, untuk mengetahui apa saja manfaatnya dan bagaimana cara mengonsumsinya, berikut Popmama.com rangkumkan dari berbagai sumber informasi selengkapnya.

1. Hasil penelitian ilmiah di balik khasiatnya

Natasya Limano dalam unggahannya menjelaskan berdasarkan salah satu studi bahwa rambut jagung mengandung senyawa bioaktif, terutama flavonoid, yang memiliki sifat antibakteri dan mampu menghambat enzim α-amilase, sehingga berpotensi membantu mengontrol kadar gula darah.

Mekanisme ini bekerja dengan memperlambat pemecahan karbohidrat menjadi glukosa di dalam tubuh. Selain itu, studi lain juga mengungkap ekstrak etanol rambut jagung mengandung berbagai senyawa aktif seperti alkaloid, fenol, glikosida, saponin, dan tanin.

Kandungan inilah yang membuat rambut jagung memiliki aktivitas antibakteri terhadap berbagai bakteri, termasuk Streptococcus mutans penyebab karies gigi dengan zona hambat sedang, serta Porphyromonas gingivalis penyebab bau mulut dan penyakit periodontal dengan zona hambat kuat.

Nah, dari berbagai temuan ini, jadi sangat jelas bahwa rambut jagung bukan sekadar limbah dapur saja, Ma. Mulai sekarang, Mama bisa mengajarkan anak untuk memanfaatkannya menjadi lebih bermanfaat.

2. Beragam manfaat dari rambut jagung

Magnific/8photo

Dari hasil penelitian di atas, rambut jagung menawarkan banyak manfaat yang sayang dilewatkan.

Yang pertama, ia bekerja sebagai antioksidan alami berkat flavonoid, saponin, dan tanin yang melindungi sel tubuh dari radikal bebas.

Kandungan senyawa bioaktif ini juga yang membuat rambut jagung berpotensi sebagai antidiabetes dengan menghambat enzim pencernaan karbohidrat, Ma.

Selain itu, rambut jagung memiliki kemampuan antibakteri yang cukup mengesankan. Penelitian menunjukkan ekstraknya efektif melawan berbagai bakteri penyebab infeksi, mulai dari bakteri mulut hingga bakteri kulit seperti Cutibacterium acnes penyebab jerawat.

Bahkan, ekstrak rambut jagung dikembangkan sebagai bahan aktif dalam produk cleansing balm dan hand sanitizer alam, lho.

Dengan berbagai manfaat ini, rambut jagung layak disebut sebagai 'ramuan tersembunyi' dari dapur kita, Ma.

3. Air rebusannya bisa diminum, ini cara tepat konsumsinya

Magnific/azerbaijan_stockers

Dalam video yang dibagikan Natasya Limano, ia memerlihatkan video seorang kreator yang merebus jagung bersamaan dengan rambutnya tanpa dipisahkan dahulu, kemudian air rebusannya bisa langsung diminum.

Ternyata bukan mitos belaka, cara ini memang bisa dilakukan sebagai minuman herbal, Ma. Mengingat banyaknya manfaat yang terkandung di dalam jagung beserta rambutnya tersebut.

Cara membuatnya pun bisa seperti contoh tadi, Ma, yaitu merebus jagung bersamaan dengan rambutnya tanpa perlu dikupas.

Dengan metode ini, jagung yang kita rebus pun akan lebih harum, manis, dan teksturnya tetap empuk, dengan waktu perebusan sekitar 10 menit.

Rambut jagung yang terbaik diambil dari bagian dalam yang masih terbungkus kulit agar lebih bersih. Siapkan sekitar 30 gram rambut jagung segar, rebus dengan air hingga mendidih, lalu saring dan biarkan dingin sebelum diminum.

Untuk menambah cita rasa, Mama bisa menambahkan perasan jeruk nipis, madu, atau jahe. Minuman ini cocok dijadikan teh herbal hangat untuk keluarga di rumah.

Jadi, mulai sekarang jangan buru-buru membuang rambut jagung ya, Ma. Bagian yang sering dianggap limbah ini ternyata menyimpan khasiat yang sudah dibuktikan secara ilmiah, mulai dari membantu mengontrol gula darah hingga melawan bakteri penyebab infeksi.

Meski begitu, Mama tetap perlu bijak dalam mengonsumsinya. Jika memiliki kondisi medis tertentu atau sedang mengonsumsi obat-obatan, sebaiknya konsultasikan dulu dengan dokter.

Yang terpenting, ini bisa jadi wawasan baru bagi anak dan Mama di rumah bahwa bagian dari sayur atau buah yang sering kita abaikan ternyata bisa memberi manfaat baik yang sayang untuk dilewatkan.

Curated For You

Editorial Team

Related Article