Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Install

Haru, Kisah Mama yang Mendengar Jantung Putrinya di Dada Orang Lain

Haru, Kisah Mama yang Mendengar Jantung Putrinya di Dada Orang Lain
Instagram.com/bbcindonesia
Intinya Sih
  • Nazar, 12 tahun, menerima transplantasi jantung pada 30 April 2026 dari anak perempuan 10 tahun yang meninggal akibat kecelakaan lalu lintas.

  • Transplantasi menjadi kesempatan hidup bagi Nazar setelah tiga tahun berjuang melawan leukemia, pneumonia berat, dan komplikasi jantung yang memburuk.

  • Pertemuan keluarga donor dan penerima berlangsung emosional. Mama sang pendonor mendengar detak jantung putrinya di dada Nazar, sementara mamanya Nazar menyampaikan terima kasih.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Kisah haru datang dari Lviv, Ukraina, ketika seorang mama mendapat kesempatan untuk mendengarkan kembali detak jantung mendiang putrinya. Jantung tersebut kini berdetak di tubuh Nazar, anak laki-laki berusia 12 tahun yang mendapat kesempatan hidup baru melalui transplantasi.

Nazar sebelumnya telah berjuang menghadapi berbagai masalah kesehatan hingga akhirnya membutuhkan donor jantung. Pada 30 April 2026, ia menjalani transplantasi dengan jantung dari seorang anak perempuan berusia 10 tahun yang meninggal akibat kecelakaan lalu lintas.

Momen tersebut menjadi pertemuan yang begitu emosional bagi keluarga donor dan penerima. Sang mama dapat mendengar jantung putrinya kembali berdetak, sementara anak penerima transplantasi mendapat kesempatan untuk melanjutkan hidup dengan jantung baru.

Kisah ini sekaligus memperlihatkan sisi lain dari transplantasi organ, ketika kehilangan seorang anak dapat memberikan harapan baru bagi anak lainnya. Berikut Popmama.com telah merangkum kisah haru di balik pertemuan tersebut.

1. Mama dari pendonor tak kuasa menahan tangis saat dengarkan detak jantung putrinya

Kisah haru transplantasi jantung di Ukraina
Instagram.com/bbcindonesia

Pertemuan keluarga donor dengan Nazar menjadi momen yang sangat emosional, terutama bagi sang mama. Ia akhirnya bisa mendengar detak jantung putrinya kembali, meski kini jantung tersebut berdetak di dada anak laki-laki berusia 12 tahun tersebut.

Saat mendengarkan detak jantung tersebut, sang mama terlihat tak mampu menahan air matanya. Momen itu terasa begitu berat sekaligus mengharukan karena ia mendengar kembali jantung anak yang telah tiada melalui tubuh Nazar.

Sebelumnya, keluarga donor memang sempat khawatir dengan kondisi Nazar dan membutuhkan waktu sebelum akhirnya berani bertemu. Namun, mereka merasa bahagia karena keputusan untuk mendonorkan organ putrinya telah memberikan kesempatan hidup baru bagi Nazar.

2. Tiga tahun berjuang, transplantasi jadi harapan Nazar

Kisah haru transplantasi jantung di Ukraina
Instagram.com/bbcindonesia

Selama tiga tahun terakhir, Nazar harus menghadapi perjalanan kesehatan yang berat. Ia sempat berjuang melawan leukemia dan kemudian mengalami pneumonia berat yang menyebabkan komplikasi serius pada jantungnya.

Kondisinya terus memburuk hingga pengobatan tidak lagi cukup untuk membantu kerja jantungnya. Saat itu, transplantasi jantung menjadi satu-satunya kesempatan yang dapat menyelamatkan hidup Nazar.

Kesempatan tersebut akhirnya datang setelah keluarga anak perempuan memberikan persetujuan untuk donor organ setelah kematiannya. Keputusan berat itu memungkinkan Nazar mendapatkan jantung yang sesuai dan kesempatan untuk melanjutkan hidup.

3. Pertemuan dua mama berlangsung penuh haru

Kisah haru transplantasi jantung di Ukraina
Instagram.com/bbcindonesia

Pertemuan antara mamanya Nazar dan mama dari anak perempuan yang menjadi donor jantung berlangsung dengan penuh haru. Keduanya dipertemukan oleh sebuah kisah kehilangan dan harapan, setelah jantung sang putri kini membantu Nazar mendapatkan kesempatan untuk melanjutkan hidup.

Mamanya Nazar pun mengungkapkan rasa terima kasih yang begitu besar kepada keluarga donor. Baginya, keputusan tersebut merupakan sesuatu yang tidak akan pernah ia lupakan sepanjang hidupnya.

"Saya berutang budi pada Anda seumur hidup saya. Saya akan mendoakan Anda dan mendiang anak Anda. Terima kasih," ungkap mamanya Nazar.

Kisah Nazar dan keluarga donornya menjadi gambaran bahwa di balik sebuah kehilangan, ada kehidupan lain yang masih memiliki kesempatan untuk berlanjut. Bagi keluarga donor, keputusan untuk memberikan organ sang anak tentu bukan hal mudah, tetapi melalui transplantasi tersebut, Nazar akhirnya mendapat harapan baru setelah bertahun-tahun berjuang melawan penyakit.

Pertemuan kedua keluarga pun menjadi momen yang begitu emosional. Di satu sisi ada mama yang harus kehilangan putrinya, sementara di sisi lain ada mama yang mendapat kesempatan untuk melihat anaknya kembali sehat berkat jantung dari seorang anak yang telah tiada.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More