Ada banyak cara yang dapat dilakukan Mama untuk membantu si Kecil mengatasi migrain. Berikut di antaranya:
Membantu anak mengenali faktor pemicunya
Buatlah sebuah catatan kecil yang berkaitan dengan faktor pemicu terjadinya migrain pada anak. Tujuannya, agar anak dapat belajar memahami hal apa saja yang dapat memicu terjadinya serangan di waktu mendatang.
Catatan ini juga sebaiknya dibawa dan ditunjukkan pada guru di sekolah, agar mereka tidak panik dan tahu apa yang harus dilakukan saat migrain menyerang.
Amati gejala yang muncul
Perhatikan tanda-tanda yang biasanya diperlihatkan anak dalam dua hingga 48 jam sebelumnya. Antara lain: kelelahan, mengantuk, kulit tampak pucat, nyeri otot, kebingungan atau bahkan mudah tersinggung. Jika anak mulai menampakkan hal-hal tersebut, bantu ia untuk mengendalikan gejalanya.
Mengendalikan gejala
Ada beberapa cara yang dapat dilakukan orangtua untuk membantu anak mengendalikan gejala dan membuatnya merasa tenang saat serangan sakit kepala datang. Caranya, antara lain dengan:
- Menempelkan kompres dingin pada dahi anak,
- meminta anak untuk latihan pernapasan,
- membaringkan anak di ruangan gelap dan sejuk,
- membiarkannya tidur minimal 15 menit hingga rasa sakit berkurang.
Saat anak mengalami migrain, Mama dapat membantunya menghilangkan ketegangan dengan cara terapi pijat untuk membantu mengurangi nyeri otot di leher dan bahu. Apalagi jika penyebab umum munculnya rasa sakit di kepala anak adalah beban tas sekolah yang berat.