Baru-baru ini mahasiswa Universitas Brawijaya membuat inovasi yang dapat membantu orangtua yang memiliki anak autis. Disebut dengan rompi pintar ADAPT-V dengan tujuan untuk meredakan emosi saat anak autis sedang tantrum.
Rompi pintar ADAPT-V bekerja dengan memanfaatkan metode Deep Pressure Therapy (DPT) yang terintegrasi dengan teknologi Internet of Things (IoT) dan Machine Learning.
Melalui teknologi tersebut, rompi akan mendeteksi dua sensor utama pada anak autis, yaitu sensor jantung dan pergerakan. Tujuannya untuk mengetahui tanda-tanda anak autis akan tantrum. Cara bekerja rompi tersebut adalah mengembang dan memberikan tekanan lembut seperti pelukan hangat yang efektif menenangkan sistem saraf anak.
Selain perangkat fisik rompi dan jam tangan sensor, inovasi ini juga dilengkapi dengan aplikasi smartphone khusus bagi orangtua dan terapis.
Aplikasi tersebut memungkinkan pemantauan kondisi fisik anak dilakukan secara real-time sekaligus memberikan notifikasi seketika jika tantrum terjadi.
Lebih jelasnya Popmama.com rangkum 5 hal penting yang perlu diketahui tentang rompi pintar ADAPT-V, inovasi penenang tantrum anak autis.
