- perih berlebihan,
- gatal,
- kemerahan,
- iritasi.
5 Tips Mengatasi Jerawat Remaja yang Membandel, Jangan Dipencet!

Perubahan hormon remaja meningkatkan produksi minyak sehingga jerawat mudah muncul; hindari memencet atau sering menyentuh wajah karena dapat memicu iritasi, bakteri, peradangan, dan bekas.
Pilih skincare sesuai kebutuhan kulit, bukan tren, gunakan bertahap, dan jangan menumpuk bahan aktif. Bersihkan wajah lembut secara rutin serta jaga kebersihan tangan, handuk, sarung bantal, dan layar ponsel.
Acne spot treatment dapat dipakai pada jerawat meradang sesuai aturan. Rawat kulit secara konsisten tanpa sering ganti produk; hentikan bila iritasi dan konsultasikan ke dokter untuk jerawat berat, nyeri, atau berulang.
Memasuki usia remaja, perubahan hormon bisa membuat produksi minyak pada kulit meningkat. Akibatnya, jerawat lebih mudah muncul, bahkan pada anak yang sebelumnya tidak memiliki masalah kulit.
Bagi sebagian remaja, jerawat bisa menjadi masalah yang cukup mengganggu karena muncul berulang dan sulit hilang.
Kondisi ini juga terkadang membuat anak merasa kurang percaya diri ketika harus bertemu teman atau tampil di depan umum.
Meski begitu, Mama tidak perlu langsung meminta anak mencoba banyak produk skincare. Ada beberapa kebiasaan yang bisa dilakukan untuk membantu merawat kulit agar jerawat tidak semakin parah.
Berikut Popmama.com telah merangkum 5 tips yang bisa dilakukan untuk membantu mengatasi jerawat remaja yang membandel. Yuk, simak!
1. Jangan memencet jerawat sembarangan

Popmama.com/Violin Heldina/AI Melihat jerawat yang sudah matang memang terkadang membuat tangan terasa ingin segera memencetnya.
Namun, kebiasaan ini sebaiknya dihindari karena dapat membuat kulit mengalami iritasi dan berisiko meninggalkan bekas jerawat.
Ketika jerawat dipencet menggunakan tangan, kotoran dan bakteri dari tangan juga bisa berpindah ke area wajah. Tekanan yang terlalu kuat bahkan dapat membuat peradangan semakin parah dan memperlambat proses pemulihan kulit.
Mama bisa mengingatkan anak untuk tidak menyentuh wajah terlalu sering, terutama ketika tangannya belum dicuci.
Jika jerawat terasa mengganggu, gunakan produk yang memang diformulasikan untuk membantu merawat kulit berjerawat.
Anak juga sebaiknya tidak menggunakan kuku untuk menggaruk atau mengelupas jerawat yang sedang mengalami proses penyembuhan. Biarkan kulit memperbaiki kondisinya secara bertahap.
Jika jerawat terus muncul, terasa nyeri, atau semakin meradang, jangan ragu mengajak anak berkonsultasi dengan dokter kulit.
2. Pilih skincare yang sesuai dengan kulit remaja

Dok. From This Island Tidak semua produk skincare yang sedang viral cocok digunakan oleh remaja, terutama jika kulitnya mudah berjerawat. Karena itu, penting bagi Mama untuk membantu anak memilih produk berdasarkan kebutuhan kulit, bukan sekadar mengikuti tren.
Salah satu pilihan yang bisa dipertimbangkan adalah skincare dengan kandungan yang memang dikembangkan untuk membantu merawat kulit berjerawat.
Misalnya, PolyAcNix, bahan aktif berbasis tanaman Tamanu yang menjadi bagian dari Tamanu Acne Series dari From This Island.
Berdasarkan materi yang diberikan, bahan aktif tersebut dikembangkan melalui riset bersama Sekolah Farmasi ITB dan EBM SciTech Research Center.
Pengujian laboratorium menunjukkan aktivitas antibakteri yang lebih tinggi dibandingkan dengan Tamanu Oil konvensional serta manfaat dalam mendukung regenerasi sel kulit.
Namun, penggunaan skincare tetap perlu disesuaikan dengan kondisi kulit masing-masing.
Sebaiknya jangan langsung menggunakan banyak produk dengan bahan aktif sekaligus. Mulailah secara bertahap dan perhatikan apakah muncul tanda iritasi seperti kemerahan, perih, atau gatal.
3. Bersihkan wajah secara rutin, tetapi jangan berlebihan

Popmama.com/Violin Heldina/AI Menjaga kebersihan wajah menjadi salah satu kebiasaan sederhana yang penting dilakukan remaja. Setelah beraktivitas, kulit dapat terpapar keringat, debu, minyak, hingga sisa produk yang digunakan sepanjang hari.
Meski begitu, mencuci wajah terlalu sering bukan berarti membuat kulit semakin bersih.
Kebiasaan tersebut justru berpotensi membuat kulit terasa kering atau mengalami iritasi. Oleh karena itu, ajarkan anak untuk membersihkan wajah secara lembut dan tidak menggosoknya terlalu keras.
Pilih pembersih wajah yang sesuai dengan kondisi kulit anak dan gunakan sesuai petunjuk.
Setelah mencuci wajah, keringkan dengan handuk bersih dengan cara menepuk-nepuknya secara perlahan.
Selain wajah, Mama juga bisa mengingatkan anak untuk memperhatikan benda yang sering bersentuhan dengan kulit. Sarung bantal, handuk wajah, dan layar ponsel, misalnya, sebaiknya dibersihkan secara rutin.
Anak juga sebaiknya membiasakan diri mencuci tangan sebelum menyentuh wajah. Kebiasaan kecil tersebut dapat membantu mengurangi perpindahan kotoran ke kulit.
4. Gunakan acne spot treatment untuk jerawat yang mengganggu

Dok. From This Island Tidak semua jerawat harus mendapatkan perawatan yang sama. Jika hanya terdapat beberapa jerawat yang sedang meradang, produk yang digunakan secara langsung pada area tersebut bisa menjadi salah satu pilihan.
Acne spot treatment biasanya dirancang untuk diaplikasikan pada bagian kulit yang membutuhkan perhatian lebih.
Dengan begitu, anak tidak perlu mengoleskan produk tersebut ke seluruh wajah jika memang penggunaannya ditujukan untuk area tertentu.
Salah satu produk acne spot yang hadir dalam Tamanu Acne Series adalah Tamanu Rapid Acne Spot Treatment.
Berdasarkan materi pengujian yang diberikan, formulanya menunjukkan penurunan kemerahan dan minyak berlebih. Sebanyak 88 persen subjek juga merasa kondisi jerawatnya membaik.
Meski begitu, hasil penggunaan skincare dapat berbeda pada setiap orang. Mama sebaiknya tetap mengikuti aturan pemakaian yang tertera pada produk dan tidak menggunakannya secara berlebihan dengan harapan jerawat lebih cepat hilang.
Jika setelah penggunaan muncul rasa kondisi seperti:
Maudy Ayunda, Co-Founder From This Island, mengatakan bahwa perjalanan menghadirkan Tamanu Acne Series tidak dimulai dari keinginan menciptakan produk baru, melainkan dari keyakinan bahwa inovasi terbaik lahir dari riset.
"Kami percaya masa depan industri kecantikan Indonesia tidak hanya ditentukan oleh kekayaan alam yang kita miliki, tetapi juga oleh kemampuan mengubahnya menjadi inovasi berbasis riset. Karena itu, kami memilih memulai dari laboratorium. PolyAcNix™ merupakan hasil kolaborasi bersama Sekolah Farmasi ITB & EBM SciTech sekaligus langkah awal kami untuk membangun intellectual property yang berasal dari Indonesia dan mampu bersaing ditingkat global. Kami berharap semakin banyak kolaborasi antara industri dan akademisi yang dapat melahirkan inovasi serupa di masa depan."
Segera hentikan pemakaian. Untuk jerawat yang berat atau berulang, konsultasi dengan dokter kulit tetap menjadi langkah yang lebih tepat.
5. Konsisten merawat kulit dan jangan mudah ganti produk

Popmama.com/Violin Heldina/AI Saat jerawat tidak kunjung membaik, remaja mungkin merasa frustrasi dan ingin segera mengganti skincare.
Apalagi ketika melihat produk baru yang diklaim mampu membuat jerawat cepat hilang di media sosial.
Padahal, terlalu sering mengganti produk dapat membuat rutinitas skincare menjadi tidak terarah.
Anak juga bisa saja menggunakan terlalu banyak bahan aktif secara bersamaan sehingga kulit justru mengalami iritasi.
Karena itu, Mama bisa membantu anak membuat rutinitas perawatan kulit yang sederhana dan dilakukan secara konsisten.
Jangan lupa gunakan produk sesuai petunjuk pemakaian dan berikan waktu agar perawatan menunjukkan hasil.
Dalam materi pengujian Tamanu Acne Defense Serum, penggunaan selama 14 hari menunjukkan pengurangan jerawat meradang pada 81 persen subjek.
Sementara itu, 97 persen subjek dalam penilaian mandiri merasa produk membantu mengontrol jerawat.
Meski hasil tersebut cukup menjanjikan, angka pengujian produk tidak berarti hasil yang sama pasti dialami setiap orang. Kondisi kulit setiap remaja berbeda, sehingga diperlukan kesabaran dalam menjalani perawatan.
Jika jerawat semakin parah, terasa sakit, atau meninggalkan bekas yang mengganggu, sebaiknya konsultasikan dengan dokter kulit.
Itulah 5 tips yang bisa dilakukan untuk membantu mengatasi jerawat remaja yang membandel. Semoga membantu ya!





















