Data Tim Surveilans Dinas Kesehatan Lombok Tengah mencatat ratusan siswa yang diduga mengalami keracunan MBG dilarikan ke empat puskesmas berbeda.
Puskesmas Pringgarata menangani 144 orang, Puskesmas Aik Darek 124 orang, Puskesmas Mantang 67 orang, dan Puskesmas Bagu 17 orang.
Dokter Penanggungjawab Medis Puskesmas Pringgarata, dr. Dessy Jumianita, mengatakan bahwa hingga pukul 12.30 WITA, korban yang ditangani di puskesmasnya sebanyak 179 orang.
"Kalau yang kami data di sini dari SDN Beber, ada 179 orang korban. Berdasarkan informasi yang kami dapatkan pukul 11.05 WITA, ada siswa yang dibawa ke sini dengan keluhan mual, muntah, sakit perut dan pusing. Itu informasinya setelah makan MBG di sekolahnya," kata dr. Dessy mengutip dari IDN Times.
Dari 179 siswa yang dibawa ke Puskesmas Pringgarata, sebanyak 17 orang mengalami gejala sedang dan harus dirawat. Sedangkan ratusan orang lainnya sudah dipulangkan setelah diobservasi selama tiga jam.
Karena banyaknya siswa yang dibawa, bagi yang mengalami gejala ringan ditempatkan di Kantor Camat Pringgarata yang berada di depan puskesmas.
dr. Dessy menambahkan, siswa yang telah diperbolehkan pulang tetap akan dilakukan pemantauan oleh tim surveilans.