Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
7 Aktivitas Seru di Jakarta Future Festival for Kids 2026
Dok.JakartaFutureFestival
  • Jakarta Future Festival for Kids 2026 menghadirkan berbagai aktivitas interaktif yang menggabungkan hiburan dan edukasi, menarik banyak keluarga untuk belajar dan bermain bersama.
  • Visinema Studios menampilkan tiga IP populer—Nussa, JUMBO, dan Na Willa—melalui pengalaman langsung yang membuat anak merasakan cerita secara nyata di luar layar.
  • Festival ini menyoroti pentingnya ruang aman bagi keluarga untuk beraktivitas bersama, dari belajar memilah sampah hingga menikmati sesi membaca dan bernyanyi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta Future Festival for Kids 2026 yang digelar pada Senin, 8 Juni 2026 menjadi salah satu destinasi keluarga yang dipadati pengunjung. Bukan hanya menghadirkan hiburan, festival ini juga menawarkan berbagai aktivitas interaktif yang mengajak anak belajar, berimajinasi, hingga menikmati waktu berkualitas bersama orangtua.

Sebagai kolaborator resmi acara, Visinema Studios menghadirkan tiga IP favorit keluarga Indonesia, yaitu Nussa, JUMBO, dan Na Willa dan Rumah Dalam Gang. Ketiganya hadir melalui pengalaman langsung yang membuat cerita tidak hanya dinikmati di layar, tetapi juga dirasakan dalam kehidupan sehari-hari.

Berikut Popmama.com rangkum 7 aktivitas menarik yang berhasil mencuri perhatian keluarga selama festival berlangsung.

1. Belajar memilah sampah bersama Nussa

Dok.JakartaFutureFestival

Salah satu area yang paling ramai dikunjungi adalah aktivitas Pilah Sampah Bersama Nussa. Di sini, anak-anak diajak mengenal berbagai jenis sampah, mulai dari organik, anorganik, hingga limbah B3.

Menariknya, proses belajar terasa lebih menyenangkan karena ditemani karakter yang sudah akrab bagi mereka. Bagi banyak orangtua, kegiatan ini menjadi cara sederhana untuk mengenalkan kebiasaan baik tanpa terkesan menggurui.

2. Merasakan langsung dunia Dongeng Pulau Gelembung

Dok.JakartaFutureFestival

Anak-anak yang mengenal JUMBO dari film animasinya tampak antusias mengikuti sesi dongeng Pulau Gelembung.

Melalui pertunjukan interaktif, mereka diajak masuk ke dalam petualangan yang sebelumnya hanya bisa dinikmati melalui cerita. Pengalaman ini membuat dunia imajinasi terasa lebih nyata dan dekat dengan anak.

3. Berfoto di gelembung raksasa ala JUMBO

Dok.JakartaFutureFestival

Salah satu spot favorit pengunjung adalah instalasi gelembung berukuran besar yang terinspirasi dari Pulau Gelembung.

Anak-anak bisa masuk dan berfoto di dalamnya, seolah sedang menjadi bagian dari cerita yang mereka baca atau tonton. Aktivitas sederhana ini sukses menarik perhatian banyak keluarga sepanjang acara.

4. Menikmati sesi membaca yang tenang bersama Na Willa

Dok.JakartaFutureFestival

Di tengah suasana festival yang ramai, hadir sebuah area yang menawarkan pengalaman berbeda.

Melalui sesi membaca buku Na Willa dan Rumah Dalam Gang, anak dan orangtua diajak menikmati waktu bersama dalam suasana yang lebih tenang. Aktivitas ini menjadi pengingat bahwa membaca juga bisa menjadi pengalaman yang menyenangkan ketika dilakukan bersama keluarga.

5. Berdiskusi tentang cerita setelah membaca buku

Dok.JakartaFutureFestival

Tidak hanya membaca, peserta juga diajak berbincang mengenai isi cerita bersama penulisnya, Reda Gaudiamo.

Kegiatan ini memberi ruang bagi anak untuk mengungkapkan pendapat, berbagi sudut pandang, dan melatih kemampuan mereka memahami sebuah cerita dengan cara yang lebih mendalam.

6. Bernyanyi bersama lagu-lagu dari Na Willa

Dok.JakartaFutureFestival

Suasana hangat semakin terasa ketika sesi membaca ditutup dengan menyanyikan lagu-lagu yang hadir dalam dunia Na Willa.

Aktivitas ini membuat pengalaman literasi terasa lebih hidup karena anak dapat menikmati cerita melalui berbagai bentuk ekspresi, mulai dari membaca hingga bernyanyi bersama.

7. Menemukan ruang berkualitas untuk keluarga

Dok.JakartaFutureFestival

Di balik seluruh aktivitas yang hadir, ada satu hal yang paling terasa selama festival berlangsung, yaitu kebutuhan keluarga akan ruang yang aman dan nyaman untuk beraktivitas bersama.

Mulai dari belajar menjaga lingkungan bersama Nussa, berimajinasi lewat JUMBO, hingga menikmati waktu tenang melalui Na Willa, seluruh kegiatan menunjukkan bahwa pengalaman sederhana yang dilakukan bersama keluarga sering kali menjadi momen yang paling berkesan bagi anak.

Pada akhirnya, cerita yang baik tidak berhenti saat layar dimatikan atau buku ditutup. Cerita tersebut dapat berlanjut menjadi percakapan, kebiasaan baru, hingga kenangan hangat yang dibawa anak pulang ke rumah.

Editorial Team

Related Article