Setiap anak memiliki karakter dan cara yang berbeda dalam merespons sesuatu. Ada anak yang terlihat santai ketika mendapat teguran, tetapi ada pula yang mudah menangis, tersinggung, atau merasa sedih hanya karena perkataan sederhana.
Kondisi ini terkadang membuat orangtua bertanya-tanya mengapa anak begitu sensitif.
Anak yang mudah sakit hati bukan berarti sedang mencari perhatian atau terlalu manja. Respons tersebut bisa menjadi cara anak menunjukkan emosi yang belum mampu mereka kelola dengan baik.
Pengalaman sehari-hari, lingkungan, hingga tahap perkembangan emosional juga dapat memengaruhi cara anak menghadapi perasaan.
Memahami penyebabnya dapat membantu orangtua memberikan respons yang lebih tepat.
Berikut Popmama.com telah merangkum 7 alasan kenapa anak mudah sakit hati dan sensitif.
