Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Alat Pendeteksi Basi MBG Dicoba BGN, Bagaimana Kata Dokter?
Unsplash/Obi
  • BGN menguji Food Guard atau FreshScan, teknologi BRIN yang mendeteksi gas atau uap dari perubahan kualitas makanan, untuk memperkuat pengawasan keamanan pangan program Makan Bergizi Gratis.

  • dr. Dion Haryadi menilai makanan basi dapat dikenali tanpa alat dan mempertanyakan alasan kebutuhan teknologi tersebut, dengan menyoroti proses penanganan makanan sejak awal.

  • Ia menekankan pentingnya mencari akar masalah keracunan dan mencegahnya melalui pengelolaan makanan yang tepat, termasuk mempelajari praktik katering besar serta SPPG yang aman.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Badan Gizi Nasional (BGN) melakukan uji coba alat pendeteksi makanan basi bernama Food Guard atau FreshScan. Teknologi yang dikembangkan oleh peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) ini bekerja dengan mendeteksi senyawa gas atau uap yang dilepaskan makanan ketika mengalami perubahan kualitas.

Alat tersebut menjadi salah satu teknologi yang dipertimbangkan untuk mendukung keamanan pangan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Namun, dokter sekaligus kreator konten kesehatan dr. Dion Haryadi memberikan pandangannya mengenai penggunaan alat tersebut melalui video Instagram Reels. Berikut tiga poin yang disampaikannya.

Berikut Popmama.com rangkum informasi selengkapnya!

1. BGN uji coba alat pendeteksi basi untuk MBG

Unsplash/Syamsul Haj

Food Guard atau FreshScan dikembangkan untuk membantu mendeteksi perubahan kualitas makanan melalui senyawa gas atau uap yang dilepaskan makanan. Uji coba alat tersebut dilakukan BGN sebagai bagian dari upaya memperkuat pengawasan keamanan pangan dalam program MBG.

Sebelumnya, prototipe sensor uap makanan tersebut juga telah dipresentasikan oleh peneliti BRIN kepada Presiden Prabowo Subianto di Istana pada 6 Agustus 2026.

2. dr. Dion menilai makanan basi bisa terdeteksi tanpa alat

Dalam video yang diunggah melalui Instagram Reels, dr. Dion menyampaikan tanggapannya mengenai alat pendeteksi makanan basi tersebut. Ia mengawali pernyataannya dengan menyebut bahwa menurutnya alat tersebut sebenarnya tidak terlalu diperlukan untuk mengetahui makanan yang sudah basi.

“Kalau basi ya basi, terdeteksi kok tanpa alat ini,” jelas dr. Dion.

Menurut dr. Dion, hal yang menurutnya justru lebih penting untuk dibahas bukan sekadar bagaimana mendeteksi makanan yang sudah basi, melainkan mengapa sampai diperlukan alat untuk mendeteksi makanan basi.

Ia kemudian memberikan sebuah analogi untuk menjelaskan pemikirannya.

"Logika saya nih ya gini, kenapa ada dokter? Karena ada penyakit, perlu diatas. Kenapa ada polisi? Karena ada penjahat, perlu dikontrol,” tegasnya.

Kemudian ia melanjutkan dan mempertanyakan mengapa alat ini sangat penting untuk sekarang? Pertanyaan tersebut berkaitan dengan bagaimana proses penanganan makanan dilakukan sejak awal.

3. Pentingnya mencari akar masalah keracunan MBG

IDN Times/Amir Faisol

Masih dalam video yang sama, dr. Dion mengatakan bahwa jika penanganan makanan dilakukan dengan tepat, kondisi makanan basi atau masalah keamanan pangan seharusnya dapat dicegah.

"Padahal kalau penanganan makanannya tepat, harusnya yang nggak pernah terjadi begini. Itu yang dicari akar masalahnya, kenapa sampai berulang-ulang,” tutur dr. Dion.

dr. Dion kemudian menyarankan agar proses dari pihak yang sudah terbiasa menangani makanan dalam jumlah besar dapat dipelajari.

"Coba tanya ke resto catering yang handle ratusan, ribuan paket tiap hari."

Ia juga menyebut SPPG sebagai salah satu pihak yang dapat dijadikan contoh untuk melihat bagaimana pengelolaan makanan dilakukan.

"Tanya ke SPPG yang amanah, yang nggak pernah bikin masakan basi, yang nggak pernah bikin anak orang keracunan. Karena mereka juga bisa,” pungkas dr. Dion. 

Menurut dr. Dion, pembahasan mengenai alat pendeteksi makanan basi pada akhirnya juga perlu disertai perhatian terhadap proses penanganan makanan dan upaya mencegah masalah sejak awal.

Itulah tadi informasi mengenai alat pendeteksi basi MBG dicoba BGN dan pendapat dr. Dion di Instagramnya. Penggunaan alat pendeteksi makanan ini akan menjadi bagian dari upaya BGN dalam memperkuat pengawasan keamanan pangan pada program MBG.

Curated For You

Editorial Team

Related Article