Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Install

Cara Menulis Laporan Hasil Wawancara

Cara Menulis Laporan Hasil Wawancara
Pexels/olia danilevich
Share Article

Wawancara adalah percakapan antara dua orang atau lebih yang terdiri dari narasumber dan pewawancara.

Pewawancara adalah orang yang mengajukan pertanyaan, sedangkan narasumber adalah orang yang menjawab pertanyaan yang diajukan.

Hasil dari wawancara dapat disajikan dalam berbagai bentuk seperti tulisan, audio, visual, maupun audio-visual.

Nah, kira-kira bagaimana cara menulis laporan hasil wawancara?

Yuk, simak pembahasannya di Popmama.com.

  1. Menulis Laporan Hasil Wawancara

    Pexels/Greta Hoffman
    Pexels/Greta Hoffman

    Laporan hasil merupakan ringkasan dari hasil tanya jawab antara narasumber dan pewawancara.

    Tujuan dari penulisan hasil laporan ini adalah agar memudahkan pewawancara untuk memahami apa inti dari wawancara tersebut.

    Laporan ini sangat penting untuk menyampaikan informasi yang kredibel bagi pembaca.

    Berikut merupakan poin-poin penting untuk menulis laporan hasil wawancara yang baik.

  2. 1. Tentukan tujuan wawancara

    Pexels/Alex Green
    Pexels/Alex Green

    Sebelum mulai menulis laporan, penting untuk mengingat tujuan utama dari wawancara tersebut. 

    Apakah wawancara dilakukan untuk penelitian, artikel berita, atau tugas sekolah.

    Mengetahui tujuan akan membantu kamu menyusun laporan yang relevan dan sesuai dengan kebutuhan pembaca.

  3. 2. Gunakan struktur yang jelas

    Pexels/Julia M Cameron
    Pexels/Julia M Cameron

    Laporan wawancara harus memiliki struktur yang teratur agar mudah dipahami. 

    Struktur umum yang dapat digunakan meliputi:

    • Pendahuluan: Jelaskan latar belakang wawancara, termasuk siapa yang diwawancarai, tujuan wawancara, dan topik yang dibahas.
    • Isi/Pembahasan: Sampaikan hasil wawancara dalam bentuk narasi atau transkrip yang telah disaring dan di edit untuk menyampaikan poin-poin utama.
    • Kesimpulan: Simpulkan wawancara dengan merangkum temuan penting atau kesan yang diperoleh dari percakapan tersebut.
  4. 3. Sertakan detail wawancara

    Freepik/master1305
    Freepik/master1305

    Detail seperti waktu, tempat, dan durasi wawancara bisa membantu memberikan konteks.

    Informasi ini penting untuk menunjukkan profesionalitas dan memberi gambaran yang lebih jelas kepada pembaca mengenai situasi saat wawancara dilakukan.

    Dengan menyertakan detail yang relevan, laporan menjadi lebih hidup dan kredibel.

  5. 4. Gunakan kutipan langsung dan tidak langsung

    Freepik/starline
    Freepik/starline

    Kamu dapat menggunakan kombinasi kutipan langsung dan tidak langsung dari narasumber. 

    Kutipan langsung memperkuat otentisitas wawancara, sementara kutipan tidak langsung memungkinkan kamu menyusun informasi dengan lebih ringkas. 

    Pastikan untuk tetap mempertahankan esensi jawaban narasumber.

  6. 5. Analisis dan interpretasi

    Freepik/rawpixel.com
    Freepik/rawpixel.com

    Jika diperlukan, sertakan analisis atau interpretasi dari jawaban narasumber. 

    Misalnya, kamu bisa menambahkan pendapat atau perbandingan dengan wawancara lain, data penelitian, atau teori yang relevan. 

    Hal ini membantu memberikan sudut pandang lebih dalam mengenai topik yang dibahas.

  7. 6. Jaga objektivitas

    Freepik
    Freepik

    Objektivitas sangat penting dalam menulis laporan wawancara, terutama jika laporan tersebut bertujuan untuk menyampaikan informasi secara netral. 

    Hindari menyisipkan opini pribadi atau memperkuat pandangan yang hanya didasarkan pada asumsi sendiri. 

    Sebaliknya, sampaikan pernyataan narasumber sebagaimana adanya, dan jika diperlukan, biarkan analisis atau interpretasi berbicara berdasarkan data yang relevan.

  8. 7. Edit dan revisi

    Pexels/julia-m-cameron
    Pexels/julia-m-cameron

    Sebelum menyelesaikan laporan, pastikan untuk mengedit dan merevisi tulisan. 

    Periksa kesalahan tata bahasa, ejaan, serta pastikan informasi yang disampaikan akurat dan sesuai dengan hasil wawancara. 

    Revisi ini penting untuk memastikan laporan kamu jelas dan profesional.

    Dengan mengetahui cara menulis laporan hasil wawancara yang baik akan membuat pembaca lebih mudah memahami hasil wawancara tersebut.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More