Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
​Fakta Pentingnya Pendidikan Nonformal untuk Dampingi Belajar Anak
Dok. Smartkidz
  • Pendidikan nonformal berkembang sebagai pendamping sekolah formal yang fleksibel, membantu orangtua mendukung belajar anak di tengah meningkatnya beban pelajaran.
  • Pendekatan adaptif dan interaktif, seperti penguatan membaca, menulis, dan berhitung, ditujukan agar anak memahami materi tanpa tekanan berlebihan.
  • Kualitas pengajar dan sistem lembaga yang terstruktur dinilai penting untuk menjaga pengalaman belajar, sekaligus melatih fokus, percaya diri, dan kemandirian anak.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Seiring meningkatnya beban pelajaran di sekolah formal, perhatian orangtua terhadap kemampuan belajar anak kini mengalami peningkatan.

Kebutuhan ini mendorong berkembangnya pendidikan nonformal sebagai pendamping belajar yang lebih fleksibel dan sesuai tumbuh kembang anak.

Tren ini terlihat dari meluasnya jaringan lembaga pendidikan seperti Smartkidz yang memiliki lebih dari 50 cabang. Kehadiran fasilitas tersebut pun membantu orangtua memberikan dukungan belajar yang lebih terstruktur untuk anak.

Bisa membantu pembelajaran anak mama di rumah, sudah Popmama.com rangkum pentingnya pendidikan nonformal untuk dampingi anak.

1. Memberikan metode belajar yang menyenangkan dan bebas tekanan

Dok. Smartkidz

Memasuki usia sekolah , anak kerap berhadapan dengan jadwal dan metode belajar formal yang cenderung kaku. Terkadang untuk beberapa anak, metode belajar seperti itu tidak efektif.

Tak jarang, kondisi ini memicu kejenuhan hingga menurunkan rasa percaya diri si Anak saat menghadapi pelajaran yang makin sulit.

Kehadiran pendidikan nonformal berfungsi melengkapi proses belajar di sekolah melalui pendekatan yang adaptif dan interaktif.

Program seperti Bimbel Smartkidz, misalnya, mengemas penguatan materi membaca, menulis, dan berhitung lewat metode yang lebih fleksibel.

Hasilnya, anak bisa memperdalam pemahaman akademisnya tanpa merasa terbebani atau dituntut secara berlebihan.

2. Menjaga kualitas belajar lewat sistem yang terstruktur

Pexels/Pavel Danilyuk

Pendampingan belajar yang efektif tidak hanya bergantung pada metode pembelajaran, tetapi juga kesiapan sistem operasionalnya serta kualitas pengajar.

Mama tentunya tidak mau si Anak mendapatkan kualitas pengajar yang kurang berpengalaman. Apalagi jika disertai sistem lembaga pendidikan nonformal yang kurang profesional.

Hal ini krusial, agar kualitas pembelajaran di setiap cabang lembaga pendidikan tetap terjaga. Fajri Maulana, Marketing Business Development Smartkidz, menegaskan pentingnya hal tersebut dalam pengembangan lembaga edukasi anak.

​“Bagi kami, ekspansi bukan hanya mengenai jumlah cabang, tetapi bagaimana setiap unit dapat tumbuh dengan sistem yang terstruktur dan tetap memberikan pengalaman belajar yang positif bagi anak serta orang tua,” ungkap Fajri.

​Dengan sistem yang konsisten di tiap unit serta mutu kualitas pengajar, Mama tak perlu khawatir akan pendampingan yang diterima anak saat belajar.

3. Membangun Karakter dan Kemandirian Belajar Anak

Pexels/cottonbro studio

Pendidikan nonformal tidak sekadar berfokus pada hasil akademis atau nilai di sekolah.

Lebih dari itu, lingkungan belajar yang kondusif dan suportif turut melatih kemampuan fokus, rasa percaya diri, serta kemandirian anak. Khususnya bagi anak mama yang saat ini memasuki usia sekolah.

Lewat interaksi yang lebih interaktif di luar kelas formal, anak mama diajak untuk lebih berani mengeksplorasi rasa ingin tahunya dan menyelesaikan tugas secara mandiri.

​Melihat pentingnya fondasi karakter pada anak. Perluasan jaringan lembaga pendidikan seperti Smartkidz yang kini hadir di lebih dari 50 cabang, menjadi solusi nyata bagi para orangtua.

Kemudahan akses ini memastikan anak bisa mendapatkan pendampingan tumbuh kembang yang berkualitas dan berkelanjutan yang dekat dari rumah.

Itulah pentingnya pendidikan nonformal untuk dampingi belajar anak. Melalui kehadiran pendidikan nonformal yang fleksibel, terstruktur, dan menyenangkan, Mama bisa membantu anak menjalani masa sekolah dengan lebih percaya diri dan bebas stres.

​Jadi, sudahkah Mama mempertimbangkan pendampingan belajar tambahan untuk mendukung tumbuh kembang anak?

Curated For You

Editorial Team

Related Article