Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Install

7 Olahraga Anak yang Terlihat Berisiko, Tapi Punya Banyak Manfaat

7 Olahraga Anak yang Terlihat Berisiko, Tapi Punya Banyak Manfaat
Pexels/TimaMiroshnichenko
  • Beberapa olahraga anak yang tampak berisiko seperti pull-up, skateboard, dan judo ternyata punya manfaat besar bagi kekuatan fisik, postur tubuh, serta pengendalian emosi.
  • Kegiatan seperti bouldering, ice skating, dan surfing membantu anak melatih keseimbangan, keberanian, serta kemampuan problem solving dengan tetap memperhatikan keamanan dan pengawasan.
  • Senam menjadi contoh olahraga menantang yang mendukung fleksibilitas dan koordinasi motorik anak bila dilakukan sesuai usia dan dengan perlengkapan aman.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Saat memilih aktivitas fisik untuk anak, wajar jika Mama merasa khawatir, apalagi jika olahraga tersebut terlihat cukup menantang atau berisiko.

Namun, dengan pengawasan yang tepat dan dilakukan sesuai usia, beberapa olahraga yang tampak “ekstrem” justru bisa memberikan manfaat besar bagi tumbuh kembang anak, baik secara fisik maupun mental.

Berikut Popmama.com rangkum 7 olahraga yang mungkin terlihat mengkhawatirkan, tapi ternyata punya banyak manfaat!

  1. 1. Pull-up

    seorang anak perempuan melakukan pull up
    Pexels/Yankrukau

    Pull-up sering dianggap terlalu berat untuk anak karena melibatkan beban tubuh sendiri.

    Namun, jika dilakukan dengan teknik yang benar dan bertahap, olahraga ini bisa membantu postur tubuh sang anak. 

    Risiko:
    Melibatkan beban tubuh sendiri, sehingga bisa terasa berat untuk anak jika belum terbiasa.

    Manfaat:

    • Melatih kekuatan otot punggung, bahu, dan lengan
    • Membantu memperbaiki postur tubuh
    • Mendukung perkembangan otot dan kekuatan tubuh secara keseluruhan

  2. 2. Skateboard

    dua anak perempuan bermain skateboard
    Pexels/Danieltorobekov

    Bermain skateboard memang memiliki risiko jatuh, Ma.

    Tapi di balik itu, anak belajar banyak hal positif dari olahraga ini.

    Risiko:
    Berisiko jatuh, terutama saat anak masih belajar menjaga keseimbangan.

    Manfaat:

    • Melatih keseimbangan dan koordinasi tubuh
    • Meningkatkan kepercayaan diri
    • Mengajarkan anak untuk bangkit setelah jatuh

  3. 3. Judo

    dua orang anak laki-laki melakukan olahraga judo
    Pexels/cottonbrostudio

    Olahraga bela diri seperti judo sering membuat orangtua khawatir karena melibatkan bantingan.

    Risiko: terbentur atau terkilir ringan.
    Manfaat:

    • Melatih kontrol emosi dalam situasi intens
    • Mengajarkan disiplin dan rasa hormat pada lawan
    • Membantu anak memahami batas kekuatan diri

    Anak juga belajar bahwa kekuatan harus digunakan dengan tanggung jawab.

  4. 4. Bouldering (panjat tebing tanpa tali)

    seorang anak perempuan duduk di depan arena bouldering
    Pexels/Allanmas

    Bouldering terlihat menantang karena anak memanjat dengan ketinggian tertentu.

    Risiko: jatuh dari ketinggian rendah (biasanya dengan matras pengaman).
    Manfaat:

    • Mengasah kemampuan problem solving (memilih jalur panjat)
    • Melatih kekuatan otot seluruh tubuh
    • Membangun mental pantang menyerah.

    Anak akan terbiasa menghadapi kegagalan dan mencoba lagi.

  5. 5. Ice skating

    Seorang anak perempuan sedang ice skating
    Pexels/Paveldanilyuk

    Ice skating sering dianggap berbahaya karena permukaannya licin.

    Risiko: terpeleset atau jatuh.
    Manfaat:

    • Melatih keseimbangan tubuh secara maksimal
    • Meningkatkan kesadaran posisi tubuh (propriosepsi)
    • Membantu memperbaiki postur tubuh

    Anak belajar mengontrol tubuhnya dalam kondisi yang tidak stabil.

  6. 6. Surfing

    seorang anak laki-laki sedang surfing
    Pexels/kampusproduction

    Bermain di atas ombak tentu terdengar cukup ekstrem.

    Namun, dengan pengawasan instruktur dan alat yang aman, surfing bisa jadi aktivitas yang sangat positif.

    Manfaatnya antara lain:

    • Melatih keseimbangan dan kekuatan otot inti
    • Meningkatkan keberanian dan fokus
    • Membantu anak lebih dekat dengan alam

  7. 7. Gymnastics

    seorang anak perempuan sedang melakukan gymnastic
    Pexels/TimaMiroshnichenko

    Senam sering melibatkan gerakan seperti jungkir balik atau salto yang terlihat berisiko.

    Namun, olahraga ini justru sangat baik untuk perkembangan anak.

    Manfaatnya:

    • Melatih sistem keseimbangan (vestibular)
    • Meningkatkan koordinasi tubuh
    • Membantu fleksibilitas sendi sejak dini

    Kemampuan ini penting untuk perkembangan motorik jangka panjang.

    Meski memiliki banyak manfaat, penting untuk memastikan anak melakukan olahraga ini dengan pengawasan yang tepat, menggunakan perlengkapan yang aman, dan sesuai dengan usia serta kemampuan mereka.

    Dengan pendekatan yang tepat, aktivitas yang terlihat “menantang” justru bisa menjadi sarana belajar yang menyenangkan dan bermanfaat bagi si Kecil.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More